Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Concept of Brotherhood in Islam: Overcoming Social Challenges and Building Tolerance Abdul Halim; Bahaking Rama; M. Ilham Muchtar
Annujum: Journal of Humaniora and Law Vol. 1 No. 4 (2025)
Publisher : Konsultan Jurnal Ilmiah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63738/annujum.v1i4.19

Abstract

The concept of ukhuwah (brotherhood) in Islam is a fundamental value that teaches the importance of brotherhood, solidarity, and harmony among humanity. Broadly speaking, ukhuwah is divided into several types: ukhuwah insaniyah (human brotherhood), ukhuwah Islamiyah (brotherhood among Muslims), ukhuwah wathaniyah (national brotherhood), and ukhuwah manusiaiyah (brotherhood among all creatures). Each of these types of ukhuwah has basic principles that lead to the formation of harmonious and mutually supportive social relationships within society. However, in this modern era full of challenges, the values of ukhuwah face various challenges, such as the emergence of divisions and conflicts between Muslims, between religions, and between ethnic groups. This article will also discuss the application of the principle of ukhuwah in addressing contemporary issues, such as increasing solidarity, tolerance, and harmony in a multicultural society. The application of the principle of ukhuwah is expected to be a solution to improve social relations amidst existing differences, create peace, and strengthen a sense of unity and oneness in an increasingly pluralistic global society.
SKRINING KESEHATAN DAN EDUKASI PENYAKIT TIDAK MENULAR PADA LANSIA Muhammad Sahlan Zamaa; Andi Aridhasari Sudirman; Sitti Zakiyyah Putri; Rahmawati; Sitti Maryam Bachtiar; Fitria Hasanuddin; Abdul Halim
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT) Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT)
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jgs.v6i2.762

Abstract

Latar belakang: Lansia merupakan individu dengan umur minimal 60 tahun. Saat ini, negara Indonesia mengalami perubahan demografi dimana jumlah lansia melebihi jumlah penduduk usia anak-anak (balita). Seiring bertambahnya usia, lansia mengalami berbagai penurunan fungsi fisiologis tubuh yang menyebabkan lansia rentan terkena berbagai penyakit. Tujuan: Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan skrining kesehatan dan meningkatkan pengetahuan lansia melalu edukasi penyakit tidak menular. Metode: Kegiatan ini dilakukan di Pustu Puskesmas Mamajang, dimulai dengan pemeriksaan tekanan darah, kolesterol, asam urat, serta tinggi dan berat badan. Kegiatan dilanjutkan dengan pemberian edukasi penyakit tidak menular. Hasil: Kegiatan ini diikuti oleh 18 peserta, dimana sebagian peserta terdeteksi menderita penyakit hipertensi, mengalami masalah gizi (kurus, overweight dan obesitas), peningkatan kolesterol dan asam urat. Kesimpulan: Kegiatan skrining kesehatan harus dilakukan secara rutin dalam mendeteksi secara dini berbagai masalah kesehatan potensial yang dapat terjadi pada lansia. Pemberian edukasi diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi lansia dalam rangka mencapai derajat kesehatan maksimal.