Budiarto
Program Studi Usaha Perjalanan Wisata, Universitas Asa Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Ruwatan Bumi Cipancar: Strategi Pengembangan Pariwisata Budaya Berbasis Kearifan Lokal Jenal Abidin; Budiarto; Lala Siti Sahara; Rahmat Darmawan
Journal of Tourism and Economic Vol. 8 No. 2 (2025): Edisi 16 Des 2025
Publisher : STIE Pariwisata API Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36594/jtec/bd2h2487

Abstract

This study examines the Ruwatan Bumi tradition in Cipancar Village, Subang Regency, as a potential cultural-based tourism development. Ruwatan Bumi is an annual ritual expressing gratitude for agricultural yields and serves as a platform for integrating local arts such as Debus, Gemyung Jaipong, Sisingaan, and Lengser. This tradition strengthens community identity, social cohesion, and spiritual values. The research employs a descriptive qualitative approach through observation, interviews, and documentation, with interactive analysis based on Miles & Huberman and SWOT analysis. The results indicate that the main strengths lie in the philosophical values and diversity of local arts, while weaknesses include limited digital promotion, absence of a formal management institution, and low involvement of younger generations. Development strategies focus on digital documentation, establishing a management institution, and packaging the tradition into an annual festival integrated with SMEs and local products. Thus, Ruwatan Bumi functions not only as a customary ritual but also as a means of cultural preservation, education, and a driver of sustainable tourism grounded in local wisdom.
REVITALISASI PERAN PRAMUWISATA LOKAL MELALUI PELATIHAN TEKNIK KEPEMANDUAN INTERPRETATIF Revalino Tigor Hasudungan; Rudhi Achmadi; Budiarto Budiarto; Wulandari Asri; Karolin Angelia; Setyo Widiarto; Refren Riadi; Dasih Irma Istiatik
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2026): Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i4.60851

Abstract

Museum memiliki peran strategis sebagai pusat edukasi dan pelestarian warisan budaya, namun efektivitas penyampaian informasinya sangat bergantung pada kualitas narasi pramuwisata. Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk merevitalisasi peran pramuwisata lokal melalui pelatihan teknik kepemanduan interpretatif, guna mengubah pola komunikasi yang semula tekstual-konvensional menjadi narasi yang bermakna dan interaktif. Kegiatan dilaksanakan di Museum Bank Indonesia dengan melibatkan 16 pramuwisata lokal dari lima museum berbeda di Jakarta. Metode yang digunakan adalah Participatory Learning and Action (PLA), yang meliputi tahap persiapan (observasi dan wawancara), tahap pelaksanaan (pelatihan materi teknik memandu dan seni interpretasi), serta tahap evaluasi (simulasi lapangan). Hasil kegiatan menunjukkan keberhasilan yang signifikan: realisasi jumlah peserta melampaui target, terjadi interaksi dinamis antara instruktur dan peserta, serta peningkatan kompetensi dalam menyusun storytelling berbasis pengalaman pengunjung (Prinsip Tilden). Evaluasi menunjukkan tingkat kepuasan peserta yang sangat tinggi (>90%). PKM ini berhasil membekali pemandu lokal untuk menjadi fasilitator pengalaman yang mampu memberikan nilai tambah pada daya tarik wisata museum di era digital.