Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Teori Work Adjustment Untuk Kesesuaian Kerja Dan Kinerja Siswa Dalam Bimbingan Karier Di SMA Indah Permata Bunda; Ifdil Ifdil; Daharnis Daharnis; Syahrial
Jurnal Pendidikan Sosial Dan Konseling Vol. 2 No. 4 (2025): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jpdsk.v2i4.2067

Abstract

This study aims to examine the application of the Theory of Work Adjustment (TWA) in career counseling at SMA Negeri 3 Teluk Meranti, and its impact on students' job fit and performance. TWA is a theory that emphasizes the alignment between an individual's needs and the demands of the work environment. This research uses a descriptive qualitative approach, which delves into the meanings, experiences, and understandings of the subjects regarding the phenomenon and the overall picture. The implementation of TWA at this school is carried out through assessments of students' interests, values, and abilities, as well as guidance on understanding the demands of the workforce. The counseling process includes the use of psychological assessment tools, job simulations, internship programs, and industry visits to help students identify their potential and choose a suitable career path. Additionally, counselors collaborate with the school and parents to create a supportive ecosystem that facilitates students' job readiness. Ongoing evaluations are conducted to provide feedback and support students in overcoming challenges during the adjustment process. The results of the study indicate that the application of TWA can improve students' job fit, readiness for the workforce and overall performance.
Analisis Teori Relasional Terhadap Transmisi Budaya Di Institusi Pendidikan Indah Permata Bunda; Firman Firman; Nurfarhanah Nurfarhanah; Ridho Rismi
Jurnal Pendidikan Sosial Dan Konseling Vol. 3 No. 1 (2025): April - Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jpdsk.v3i1.2900

Abstract

Analisis teori relasional dalam konteks transmisi budaya di institusi pendidikan, yang merupakan proses penting dalam pewarisan nilai dan norma budaya dari satu generasi ke generasi berikutnya. Teori relasional menekankan peran interaksi sosial dan hubungan antar individu dalam membentuk dan mempertahankan budaya melalui komunikasi dan pembelajaran di lingkungan pendidikan. Institusi pendidikan tidak hanya berfungsi sebagai tempat transfer pengetahuan akademik, tetapi juga sebagai agen sosial yang menghubungkan berbagai elemen budaya melalui interaksi antara guru, siswa, dan masyarakat sekitar. Melalui pendekatan teori relasional, transmisi budaya dapat dianalisis sebagai proses dinamis yang melibatkan pertukaran nilai dan norma secara aktif, yang dipengaruhi oleh konteks sosial dan struktur hubungan dalam institusi. Studi ini mengkaji literatur yang relevan untuk memahami bagaimana hubungan interpersonal dan struktur sosial di sekolah berkontribusi pada keberhasilan atau hambatan dalam proses pewarisan budaya. Hasil analisis menunjukkan bahwa keberhasilan transmisi budaya sangat bergantung pada kualitas interaksi dan keterlibatan semua pihak dalam institusi pendidikan, termasuk peran guru sebagai fasilitator budaya dan siswa sebagai partisipan aktif. Dengan demikian, pemahaman mendalam tentang teori relasional dapat membantu merancang strategi pendidikan yang lebih efektif dalam mempertahankan dan mengembangkan budaya di tengah perubahan zaman. Penelitian ini juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara pendidikan formal, keluarga, dan masyarakat sebagai jaringan sosial yang saling mendukung dalam proses transmisi budaya.