Rohmad
STIES Babussalam

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMBENTUK KEPRIBADIAN SPIRITUAL SISWA DI SEKOLAH Umi Hanik Rofiqoh; Rohmad; Moh. Ghoizi Eriyanto
MISBAH : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Vol. 1 No. 01 (2025): MISBAH: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam
Publisher : MISBAH : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam pembentukan kepribadian spiritual siswa di sekolah. Hal ini terutama dikarenakan PAI tidak hanya berfungsi sebagai pengajaran tentang agama, tetapi juga bertujuan untuk membentuk karakter dan moral siswa yang berlandaskan kepada ajaran Islam. Peran guru PAI dalam membentuk kepribadian spiritual siswa meliputi berbagai aspek, mulai dari pengajaran nilai-nilai agama hingga penerapan etika dan moral dalam keseharian siswa. Guru PAI bertugas untuk mengajarkan pengetahuan agama sekaligus menanamkan sikap dan karakter positif yang sesuai dengan ajaran Islam. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif dengan studi kasus sebagai metodologinya. Pengumpulan data akan dilakukan melalui observasi langsung dan wawancara mendalam. Observasi di kelas memungkinkan peneliti untuk melihat secara langsung bagaimana metode pengajaran guru PAI mempengaruhi siswa. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) sangat vital dalam membentuk kepribadian spiritual siswa, terutama melalui pembelajaran yang holistik dan kontekstual. Guru PAI tidak hanya mengajarkan teori dan norma-norma agama, tetapi juga menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari siswa. Selain itu, pembelajaran agama Islam di sekolah seharusnya tidak hanya berfokus pada aspek kognitif, tetapi juga pada pengembangan karakter dan sikap spiritual siswa, dengan mengintegrasikan antara teori dan praktik.Keywords : Peran Guru, Pendidikan Agama Islam, Kepribadian Spiritual
PEMANFAATAN KECERDASAN BUATAN DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM muhammad nasiruddin; Rohmad; Ivo Retna Wardani; Moh. Fatkur Rohman
MISBAH : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Vol. 1 No. 01 (2025): MISBAH: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam
Publisher : MISBAH : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berusaha untuk memahami pendidikan agama Islam yang memiliki peran krusial dalam membentuk moral dan etika individu. Di tengah percepatan perkembangan zaman yang ditandai oleh globalisasi dan digitalisasi, pentingnya pendidikan agama Islam tidak dapat dipandang sebelah mata. Kemajuan teknologi telah mengubah banyak aspek pendidikan, menciptakan peluang baru dalam meningkatkan pengalaman belajar. AI telah terbukti meningkatkan keterlibatan siswa dengan memberi mereka pengalaman belajar yang dipersonalisasi. Dengan menggunakan algoritma pembelajaran mesin, AI dapat mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan siswa dalam bahasa dan keterampilan lainnya. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif dengan studi literatur sebagai metodologinya. Tujuan penelitian ini ialah memetakan pemanfaatan kecerdasan buatan di dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Pengumpulan data akan dilakukan melalui dokumentasi dan menelaah sumber-sumber primer dan sekunder, sekaligus melakukan observasi langsung dan wawancara mendalam terhadap subyek penelitian sebagai data pendukung. Data yang diperoleh dari wawancara, observasi, dan dokumentasi akan dianalisis menggunakan analisis tematik. Pendekatan ini membantu peneliti dalam mengidentifikasi tema-tema kunci yang berkaitan dengan membangun moderasi beragama melalui pendidikan agama Islam. Hasilnya ialah penerapan kecerdasan buatan dalam pendidikan agama Islam memiliki potensi besar dalam meningkatkan efektivitas pengajaran dan pengalaman belajar. Kemajuan kecerdasan buatan yang kian pesat, dan pemanfaatan berbagai macam platform perangkat digital berbasis internet dapat menjadi penunjang yang positif bagi siswa untuk mempelajari pendidikan Agama Islam secara luas. Keywords : Pemanfaatan, Kecerdasan Buatan, Pendidikan Agama Islam
Implementasi Problem Based Learning Berbasis Nilai Islam untuk Membentuk Karakter dan Kemandirian Belajar Siswa MI Islamiyah Jamberejo Rohmad; Maylita Dwi Putri; Ivo Retna Wardani
MISBAH : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Vol. 1 No. 02 (2025): MISBAH: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam
Publisher : MISBAH : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi model Problem Based Learning (PBL) berbasis nilai-nilai Islam dalam membentuk karakter dan kemandirian belajar siswa Madrasah Ibtidaiyah. Latar belakang penelitian ini berangkat dari kebutuhan untuk menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada aspek kognitif, tetapi juga menanamkan nilai moral, spiritual, dan sosial sesuai dengan tujuan pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap guru, kepala madrasah, dan siswa di salah satu Madrasah Ibtidaiyah di Kabupaten Kediri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PBL berbasis nilai Islam mampu menciptakan suasana pembelajaran yang aktif, reflektif, dan bermakna. Guru berhasil mengintegrasikan nilai-nilai keislaman seperti tanggung jawab (amanah), kerja sama (ta’awun), kejujuran (ṣidq), dan disiplin (istiqamah) ke dalam setiap tahapan pembelajaran. Hal tersebut berdampak pada meningkatnya karakter positif siswa seperti tanggung jawab, kerja sama, dan kepedulian terhadap sesama. Selain itu, model ini juga berpengaruh signifikan terhadap kemandirian belajar siswa; mereka menjadi lebih mandiri dalam mencari informasi, menyelesaikan tugas kelompok, serta mengatur waktu dan strategi belajar. Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa model Problem Based Learning berbasis nilai-nilai Islam efektif diterapkan di Madrasah Ibtidaiyah sebagai pendekatan pembelajaran holistik yang mengembangkan kemampuan berpikir kritis sekaligus membentuk karakter dan kemandirian belajar siswa. Penelitian ini merekomendasikan agar guru terus mengembangkan model PBL dengan integrasi nilai keislaman secara sistematis, sementara pihak madrasah memberikan dukungan fasilitas dan kebijakan yang mendorong praktik pembelajaran inovatif berbasis karakter islami. Kata kunci: Problem Based Learning, nilai-nilai Islam, karakter, kemandirian belajar.
IMPLEMENTASI MEDIA DAKON DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA MATERI PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN SISWA KELAS I A DI SDI SABILIL HUDA BUKA’AN Rohmad; Yeni Fitriya; Moh. Ghoizi Eriyanto
AFHAM : Jurnal Pendidikan dan Keguruan Vol. 1 No. 02 (2025): AFHAM : Jurnal Pendidikan dan Keguruan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIES Babussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64454/afham.v1i02.168

Abstract

Dalam pembelajaran matematika sering ditemukan kendala-kendala dalam proses pembelajaran dimana siswa banyak yang tidak tertarik dan tidak termotivasi untuk belajar karena menganggap pelajaran matematika sulit untuk dipahami sehingga mengakibatkan hasil belajar siswa menjadi rendah. Kesulitan memahami pelajaran terjadi berkaitan dengan cara penyampaian materi yang kurang menarik membuat siswa bosan sehingga siswa enggan untuk mendengarkan penjelasan guru. Hal ini dikarenakan saat pembelajaran guru tidak menyediakan media pembelajaran yang dapat membuat siswa tertarik untuk belajar. Penerapan media dakon menjadi salah satu alternatif untuk dapat mengatasi masalah tersebut. Maka dari itu penelitian ini mengkaji peningkatan hasil belajar mata pelajaran matemetika dengan materi penjumlahan dan pengurangan pada siswa kelas I A di SDI Sabilil Huda Buka'an. Dengan menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas (classroom action research), hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran dakon efektif dan berhasil dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan rata-rata hasil belajar siswa dari sebelum penelitian yaitu 69,10 menjadi 85,42 (meningkat 16,32). Sedangkan untuk ketuntasan belajar siswa sebelum penelitian presentasenya adalah 36,84% (7 siswa) meningkat setelah dilakukan penelitian menjadi 100% (19 siswa). Dari hal tersebut terlihat bahwa ketuntasan klasikal meningkat 63,16%. Selain itu media pembelajaran dakon efektif dan berhasil dalam meningkatkan keaktifan siswa dalam belajar. Hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan aktifitas siswa dari setiap indikator peningkatan terbesar terlihat dalam aktivitas siswa yang aktif saat diskusi kelompok dari sebelum penelitian yaitu 21,05% menjadi 100% (meningkat 78,95%).