Moh. Ghoizi Eriyanto
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syari'ah Babussalam

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Peran Parenting di Lembaga PAUD untuk Mendukung Tumbuh Kembang Anak Usia Dini Rohmad Rohmad; Ivo Retna Wardani; Moh. Ghoizi Eriyanto
SYURO : Jurnal Pendidikan Islam dan Pembelajaran Anak Usia Dini Vol. 1 No. 01 (2025): SYURO : Jurnal Pendidikan Islam dan Pembelajaran Anak Usia Dini
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIES Babussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64454/syuro.v1i01.120

Abstract

Menjadi orang tua yang mampu mengasuh anak dengan baik sebenarnya dapat dilakukan oleh siapa saja, asalkan memiliki kesabaran dan kemauan untuk terus belajar. Orang tua yang bijaksana akan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap tumbuh kembang anak, membentuk karakter mereka di masa depan. Pada akhirnya, anak-anak akan tumbuh menjadi individu yang sangat dipengaruhi oleh pola asuh yang diterapkan oleh orang tua mereka. Tentunya, setiap orang tua menginginkan masa depan yang cerah dan kebahagiaan bagi anak-anak mereka. Namun, tidak jarang terjadi kesalahan dalam pengasuhan yang justru berdampak buruk pada perkembangan anak. Hal ini sering kali disebabkan oleh kurangnya pengetahuan dan pemahaman tentang pola asuh yang tepat. Pola asuh memainkan peran yang sangat penting, terutama pada anak usia dini. Usia dini adalah periode emas di mana anak mulai belajar mengenal dunia, membentuk karakter, dan memahami nilai-nilai yang akan menjadi dasar hidup mereka. Ketika orang tua mendidik anak dengan baik, mereka tidak hanya menciptakan lingkungan keluarga yang harmonis tetapi juga memberikan fondasi yang kuat bagi perkembangan karakter anak. Pola asuh yang tepat menekankan pentingnya peran keluarga sebagai lingkungan pertama yang memberikan pelajaran penting, seperti mengenal diri sendiri, mengenal anggota keluarga, dan memahami peran masing-masing dalam keluarga.
Implementasi Kurikulum Merdeka di PAUD: Belajar dari Alam dan Kehidupan Sehari-hari muhammad nasiruddin; Maylita Dwi Putri; Moh. Ghoizi Eriyanto
SYURO : Jurnal Pendidikan Islam dan Pembelajaran Anak Usia Dini Vol. 1 No. 01 (2025): SYURO : Jurnal Pendidikan Islam dan Pembelajaran Anak Usia Dini
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIES Babussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64454/syuro.v1i01.123

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Kurikulum Merdeka di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) melalui pendekatan pembelajaran berbasis alam dan kehidupan sehari-hari. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review dengan menelaah berbagai hasil penelitian dan sumber ilmiah relevan yang terbit antara tahun 2020–2024. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan Kurikulum Merdeka di PAUD membawa perubahan paradigma pembelajaran dari yang bersifat akademik menuju pembelajaran yang holistik, kontekstual, dan berpusat pada anak. Pendekatan belajar dari alam memberikan pengalaman nyata yang menstimulasi seluruh aspek perkembangan anak—kognitif, sosial-emosional, moral, spiritual, dan motorik—melalui interaksi langsung dengan lingkungan sekitar. Sementara itu, pembelajaran dari kehidupan sehari-hari memperkuat keterampilan sosial, kemandirian, tanggung jawab, serta kemampuan reflektif anak melalui aktivitas yang dekat dengan realitas mereka. Meskipun demikian, implementasi di lapangan masih menghadapi tantangan seperti keterbatasan pemahaman guru, minimnya ruang terbuka, dan rendahnya partisipasi orang tua. Oleh karena itu, diperlukan dukungan berkelanjutan berupa pelatihan guru, inovasi lingkungan belajar, serta kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat.
Perkembangan Kemandirian Anak Usia Dini melalui Pembiasaan di Lingkungan Sekolah PAUD Insan Cita Maylita Dwi Putri; Moh. Fatkur Rohman; Moh. Ghoizi Eriyanto
SYURO : Jurnal Pendidikan Islam dan Pembelajaran Anak Usia Dini Vol. 1 No. 02 (2025): SYURO : Jurnal Pendidikan Islam dan Pembelajaran Anak Usia Dini
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIES Babussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64454/syuro.v1i02.174

Abstract

Kemandirian merupakan aspek penting dalam perkembangan anak usia dini yang mencakup kemampuan melakukan aktivitas sehari-hari, mengelola diri, dan berinteraksi secara mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembiasaan di lingkungan sekolah terhadap peningkatan kemandirian anak usia dini. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif melalui observasi langsung di PAUD Insan Cita, dengan fokus pada aktivitas harian anak, interaksi sosial, dan peran guru sebagai fasilitator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang terbiasa menjalani rutinitas mandiri, seperti merapikan mainan, menata peralatan belajar, dan menyelesaikan tugas sederhana, mampu melaksanakan aktivitas tersebut tanpa bantuan guru setelah beberapa minggu. Pembiasaan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan praktis, tetapi juga menumbuhkan inisiatif, tanggung jawab, dan rasa percaya diri. Peran guru sebagai model dan fasilitator, konsistensi rutinitas, serta penguatan positif terbukti menjadi faktor kunci dalam keberhasilan pembiasaan. Temuan ini selaras dengan teori perkembangan anak Erikson (initiative vs. guilt), Piaget (praoperasional), Vygotsky (zona perkembangan proksimal), Bandura (pembelajaran sosial), dan Skinner (penguatan perilaku). Kesimpulannya, pembiasaan di sekolah merupakan strategi pedagogis yang efektif untuk membentuk kemandirian anak usia dini secara holistik, meliputi aspek fisik, kognitif, sosial, dan emosional. Implementasi strategi ini perlu didukung oleh kebijakan sekolah, struktur rutinitas yang jelas, dan kompetensi guru agar dapat berkontribusi pada pembentukan karakter anak yang mandiri, bertanggung jawab, dan siap menghadapi pendidikan berikutnya.
UPAYA PENGENALAN LITERASI FINANSIAL DI SEKOLAH DASAR MELALUI PROGRAM CEO MENGAJAR BERSAMA BSI muhammad nasiruddin; Moh. Ghoizi Eriyanto; Ivo Retna Wardani; Eka Setyo Rahayu
AFHAM : Jurnal Pendidikan dan Keguruan Vol. 1 No. 01 (2025): AFHAM : Jurnal Pendidikan dan Keguruan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIES Babussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64454/afham.v1i01.115

Abstract

Literasi finansial bukan hanya terletak pada kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga mencakup kemampuan mengelola keuangan dengan tepat. Hal ini penting untuk diedukasikan pada masyarakat sejak dini. Keberadaan bank syariah yang salah satunya adalah Bank Syariah Indonesia (BSI) diharapkan dapat membantu peningkatan literasi finansial masyarakat sejak di jenjang sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menyajikan hasil analisis informasi dari beberapa sumber tentang peran keterlibatan perbankan syariah dalam upaya peningkatan literasi finasial di sekolah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Systematic Literature Review (SLR) untuk mengidentifikasi, mengevaluasi, dan menafsirkan hasil penelitian yang relevan dengan topik yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (BSI) telah berkontribusi dalam pengembangan literasi finansial di sekolah. Beberapa upaya yang telah dilakukan oleh BSI adalah menyediakan rekening khusus untuk pelajar dan telah bekerjasama dengan 40.000 sekolah hingga digitalisasi tabungan untuk siswa. BSI juga memiliki program menyediakan studi banding berupa School Visit to BSI dimana siswa diajak untuk studi lapangan langsung di BSI. Tentunya, program literasi finansial yang diadakan oleh BSI dilakukan berbasis landasan agama untuk mengembangkan literasi finansial syariah
HAMBATAN DALAM MEMAHAMI DIDAKTIS MATEMATIS: PENGETAHUAN KHUSUS PENGAJARAN MATEMATIKA Moh. Fatkur Rohman; Moh. Ghoizi Eriyanto; Rohmad; Bintang Eka Tegar Saputra
AFHAM : Jurnal Pendidikan dan Keguruan Vol. 1 No. 01 (2025): AFHAM : Jurnal Pendidikan dan Keguruan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIES Babussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64454/afham.v1i01.118

Abstract

Pengetahuan didaktis matematis menjadi kunci keberhasilan pembelajaran matematika. Karena pengetahuan ini mencakup aspek didaktis dan pedagogis yang diperlukan oleh guru. Namun, kompleksitas masalah siswa yang timbul dalam pembelajaran matematika menjadi perhatian khusus terhadap penyiapan calon guru dalam menciptakan pengajaran matematika yang ideal. Apalagi ditemukan adanya keterbatasan strategi pengajaran pada salah satu konten matematika saat studi pendahuluan semakin memperkuat bahwa pengetahuan didaktis matematis perlu disiapkan sejak di universitas. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui performa mathematical didactic knowledge calon guru sekolah dasar; (2) mengetahui hambatan calon guru sekolah dasar dalam menguasai mathematical didactic knowledge. Penelitian ini menggunakan metode campuran yaitu kuantitatif untuk menemukan performa mathematical didactic knowledge calon guru dan studi kualitatif untuk menganalisis hambatan belajar yang dialami calon guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa calon guru unggul dalam common content knowledge, tetapi lemah dalam knowledge of content and teaching. Berkaitan dengan hambatan belajar mahasiswa calon guru mengalami learning obstacle baik ontogenic, epistemologis maupun didactic pada beberapa topik bilangan. Penelitian ini berimplikasi sebagai pertimbangan pengambilan keputusan untuk desain kebijakan pembelajaran yang berorientasi pada penyiapan calon guru untuk mengajar matematika.
IMPLEMENTASI MEDIA DAKON DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA MATERI PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN SISWA KELAS I A DI SDI SABILIL HUDA BUKA’AN Rohmad; Yeni Fitriya; Moh. Ghoizi Eriyanto
AFHAM : Jurnal Pendidikan dan Keguruan Vol. 1 No. 02 (2025): AFHAM : Jurnal Pendidikan dan Keguruan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIES Babussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64454/afham.v1i02.168

Abstract

Dalam pembelajaran matematika sering ditemukan kendala-kendala dalam proses pembelajaran dimana siswa banyak yang tidak tertarik dan tidak termotivasi untuk belajar karena menganggap pelajaran matematika sulit untuk dipahami sehingga mengakibatkan hasil belajar siswa menjadi rendah. Kesulitan memahami pelajaran terjadi berkaitan dengan cara penyampaian materi yang kurang menarik membuat siswa bosan sehingga siswa enggan untuk mendengarkan penjelasan guru. Hal ini dikarenakan saat pembelajaran guru tidak menyediakan media pembelajaran yang dapat membuat siswa tertarik untuk belajar. Penerapan media dakon menjadi salah satu alternatif untuk dapat mengatasi masalah tersebut. Maka dari itu penelitian ini mengkaji peningkatan hasil belajar mata pelajaran matemetika dengan materi penjumlahan dan pengurangan pada siswa kelas I A di SDI Sabilil Huda Buka'an. Dengan menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas (classroom action research), hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran dakon efektif dan berhasil dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan rata-rata hasil belajar siswa dari sebelum penelitian yaitu 69,10 menjadi 85,42 (meningkat 16,32). Sedangkan untuk ketuntasan belajar siswa sebelum penelitian presentasenya adalah 36,84% (7 siswa) meningkat setelah dilakukan penelitian menjadi 100% (19 siswa). Dari hal tersebut terlihat bahwa ketuntasan klasikal meningkat 63,16%. Selain itu media pembelajaran dakon efektif dan berhasil dalam meningkatkan keaktifan siswa dalam belajar. Hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan aktifitas siswa dari setiap indikator peningkatan terbesar terlihat dalam aktivitas siswa yang aktif saat diskusi kelompok dari sebelum penelitian yaitu 21,05% menjadi 100% (meningkat 78,95%).
KOLABORASI TRI-PUSAT PENDIDIKAN (SEKOLAH, KELUARGA, MASYARAKAT) DALAM IMPLEMENTASI 7 KEBIASAAN ANAK INDONESIA HEBAT Nur Alfiyani; Maylita Dwi Putri; Moh. Ghoizi Eriyanto
AFHAM : Jurnal Pendidikan dan Keguruan Vol. 1 No. 02 (2025): AFHAM : Jurnal Pendidikan dan Keguruan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIES Babussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64454/afham.v1i02.169

Abstract

Pembentukan karakter anak melalui program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang digagas Kemendikdasmen memerlukan pendekatan holistik dan kolaboratif. Penelitian ini bertujuan menganalisis pola kolaborasi Tri-Pusat Pendidikan (sekolah, keluarga, masyarakat) dalam implementasi tujuh kebiasaan yang meliputi bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur cepat. Metode penelitian menggunakan studi literatur konseptual dan analitis terhadap artikel jurnal, buku, dokumen kebijakan, dan sumber kredibel lainnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa keberhasilan pembentukan karakter sangat bergantung pada sinergi optimal ketiga pusat pendidikan. Sekolah berperan mendesain program terstruktur dan memberikan teladan, keluarga melanjutkan pembiasaan di rumah melalui keteladanan orang tua, dan masyarakat menyediakan lingkungan serta fasilitas pendukung. Tantangan implementasi meliputi kesenjangan komunikasi, keterbatasan keterlibatan keluarga, minimnya peran masyarakat, dan inkonsistensi penerapan nilai. Strategi optimalisasi mencakup parenting education, forum komunikasi Tri-Pusat Pendidikan, kegiatan kolaboratif, dukungan kebijakan, dan evaluasi berkala. Kolaborasi efektif ketiga pihak dengan konsistensi dan keteladanan akan menghasilkan internalisasi karakter yang optimal dan berkelanjutan pada anak Indonesia.