Moh. Fatkur Rohman
STIES Babussalam

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

MEMBANGUN MODERASI BERAGAMA SISWA MELALUI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Maylita Dwi Putri; Yeni Fiftriya; Moh. Fatkur Rohman
MISBAH : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Vol. 1 No. 01 (2025): MISBAH: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam
Publisher : MISBAH : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan konsep moderasi beragama dalam mendukung toleransi dan penghargaan terhadap perbedaan dalam perspektif keagamaan. Moderasi beragama berfungsi sebagai solusi untuk mencegah radikalisasi dan intoleransi. Dengan menerapkan prinsip-prinsip ini, masyarakat diharapkan dapat memperkuat predisposisi untuk hidup berdampingan secara damai meskipun terdapat perbedaan dalam agama, budaya, dan pemikiran. Penelitian menunjukkan bahwa moderasi beragama dapat menjadi paradigma untuk menghargai perbedaan yang ada dan mengurangi potensi konflik. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif dengan studi kasus sebagai metodologinya. Metode penelitian kualitatif sangat sesuai karena memungkinkan peneliti untuk mendalami fenomena yang kompleks dan mendapatkan pemahaman yang mendalam dalam membentuk Moderasi Beragama siswa melalui Pendidikan Agama Islam. Pengumpulan data akan dilakukan melalui observasi langsung dan wawancara mendalam. Observasi di kelas memungkinkan peneliti untuk melihat secara langsung bagaimana metode subyek penelitian dalam membangun moderasi beragma siswa, dalam hal ini guru dan stakeholder sekolah. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dalam menghadapi modernisasi dan arus globalisasi yang semakin pesat, Pendidikan Agama Islam harus mampu merespons dengan baik, dengan menyesuaikan model dan kurikulum Pendidikan Agama Islam sesuai dengan kebutuhan dan perubahan zaman. Disisi lain, adanya dampak-dampak negatif dari modernisasi dan globalisasi harus menjadi perhatian khusus bagi para stakeholder Pendidikan Agama Islam. Maka, penekanan terhadap pendidikan karakter, dan penerapan moderasi beragama menjadi salah satu alternatif yang dapat dilakukan oleh guru, maupun lembaga-lembaga sekolah untuk merespons dan meminimalisir peluang terjadinya dampak-dampak negatif yang bisa terjadi terhadap siswa.Keywords : Membangun, Moderasi Beragama, Pendidikan Agama Islam
MEMBANGUN KARAKTER MELALUI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM: TANTANGAN DAN PELUANG DI ERA DIGITAL Yeni Fitriya; Ivo Retna Wardani; Moh. Fatkur Rohman; Maylita Dwi Putri
MISBAH : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Vol. 1 No. 01 (2025): MISBAH: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam
Publisher : MISBAH : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan agama Islam memainkan peran penting dalam pembentukan karakter generasi muda di Indonesia. Salah satu tantangan signifikan yang dihadapi generasi muda saat ini adalah pengaruh kecanggihan teknologi digital yang tidak terelakkan, terutama di era globalisasi yang ditandai dengan banyaknya informasi yang mudah diakses. Namun, perlu diingat bahwa tantangan dalam pelaksanaan pendidikan ini sangat beragam, termasuk resistensi terhadap perubahan, kebutuhan pelatihan bagi guru, dan ketidakpahaman masyarakat tentang pentingnya pendidikan karakter berbasis agama. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif dengan studi literatur sebagai metodologinya. Tujuan penelitian ini ialah mengetahui metode ataupun cara dalam membangun karakter siswa melalui pendidikan agama Islam, serta memetakan tantangan dan peluangnya di era digital. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pesatnya kemajuan keilmuan dan berbagai macam inovasi di dalam teknologi menciptakan inovasi-inovasi pendidikan agama Islam yang penuh dengan kreatifitas. Seiring perkembangan teknologi yang semakin pesat, maka Pendidikan Agama Islam juga harus menyesuaikan dengan memberikan respons yang baik terhadap kemajuan zaman. Keywords : Karakter, Pendidikan Agama Islam, Tantangan, Digital
DISKURSUS KONSEP PENDIDIKAN ISLAM DALAM MERESPONS ARUS MODERNISASI Moh. Fatkur Rohman; Yeni Fitriya; Maylita Dwi Putri; Ivo Retna Wardani
MISBAH : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Vol. 1 No. 01 (2025): MISBAH: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam
Publisher : MISBAH : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Memasuki abad ke-20 saat ini, terjadi lonjakan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang terjadi di seluruh dunia. Kemajuan teknologi informasi, perkembangan global, hingga adanya perubahan paradigma-paradigma baru pada sektor-sektor vital, menciptakan pola tatanan kehidupan baru yang perlu adanya penyesuaian. Penelitian ini bertujuan untuk penanaman sikap-sikap dan karakter secara komprehensif, sebagai respon terhadap arus modernisasi yang pesat, sehingga tercipta suasana yang penuh dengan kedamaian, kerukuran, persatuan dan kesatuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan model penelitian studi literatur. Telaah dokumen-dokumen dilakukan untuk mengetahui dan memetakan terkait sumber primer dan sekunder dalam penelitian ini. Selanjutnya, dilakukan analisis data dengan menggunakan teknik triangulasi. Hasil yang diperoleh ialah para stakeholder PAI tidak hanya sekedar merespons secara teoritik atas modernisasi, melainkan juga memhamai secara bijaksana dan menciptakan kebijakan-kebijakan sistematis untuk menyesuaikan dengan arus modernisasi dan perkembangan ilmu pengetahuan. Selain itu, dicetuskannya konsep integratif-interkonektif oleh M. Amin Abdullah menandai adanya transformasi paradigma secara menyeluruh dari berbagai bidang disiplin keilmuan Selain itu, penekanan terhadap pendidikan karakter melalui pendidikan agama Islam telah menjadi bagian dari fokus respons terhadap arus modernisasi.Keywords : Diskursus, Konsep Pendidikan Agama Islam, Modernisasi
PEMANFAATAN KECERDASAN BUATAN DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM muhammad nasiruddin; Rohmad; Ivo Retna Wardani; Moh. Fatkur Rohman
MISBAH : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Vol. 1 No. 01 (2025): MISBAH: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam
Publisher : MISBAH : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berusaha untuk memahami pendidikan agama Islam yang memiliki peran krusial dalam membentuk moral dan etika individu. Di tengah percepatan perkembangan zaman yang ditandai oleh globalisasi dan digitalisasi, pentingnya pendidikan agama Islam tidak dapat dipandang sebelah mata. Kemajuan teknologi telah mengubah banyak aspek pendidikan, menciptakan peluang baru dalam meningkatkan pengalaman belajar. AI telah terbukti meningkatkan keterlibatan siswa dengan memberi mereka pengalaman belajar yang dipersonalisasi. Dengan menggunakan algoritma pembelajaran mesin, AI dapat mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan siswa dalam bahasa dan keterampilan lainnya. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif dengan studi literatur sebagai metodologinya. Tujuan penelitian ini ialah memetakan pemanfaatan kecerdasan buatan di dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Pengumpulan data akan dilakukan melalui dokumentasi dan menelaah sumber-sumber primer dan sekunder, sekaligus melakukan observasi langsung dan wawancara mendalam terhadap subyek penelitian sebagai data pendukung. Data yang diperoleh dari wawancara, observasi, dan dokumentasi akan dianalisis menggunakan analisis tematik. Pendekatan ini membantu peneliti dalam mengidentifikasi tema-tema kunci yang berkaitan dengan membangun moderasi beragama melalui pendidikan agama Islam. Hasilnya ialah penerapan kecerdasan buatan dalam pendidikan agama Islam memiliki potensi besar dalam meningkatkan efektivitas pengajaran dan pengalaman belajar. Kemajuan kecerdasan buatan yang kian pesat, dan pemanfaatan berbagai macam platform perangkat digital berbasis internet dapat menjadi penunjang yang positif bagi siswa untuk mempelajari pendidikan Agama Islam secara luas. Keywords : Pemanfaatan, Kecerdasan Buatan, Pendidikan Agama Islam
Implementasi Konsep Ekoteologi dalam Kurikulum Pendidikan Agama Islam : Arah Penerapan dan Kebijakan dalam Merespons Problematika Lingkungan Moh. Fatkur Rohman; Izatul Ayun Syaibani
MISBAH : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Vol. 1 No. 02 (2025): MISBAH: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam
Publisher : MISBAH : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Krisis ekologis global dan lokal yang ditandai oleh perubahan iklim, kerusakan lingkungan, serta eksploitasi sumber daya alam menuntut respons multidimensional, termasuk dari perspektif keagamaan. Islam, melalui konsep ekoteologi, menawarkan kerangka etis dan teologis yang menempatkan manusia sebagai khalifah yang bertanggung jawab menjaga keseimbangan alam. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji implementasi konsep ekoteologi dalam kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) serta memetakan arah penerapan dan kebijakan pendidikan dalam merespons problematika lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berbasis studi pustaka (qualitative library research) dengan menganalisis berbagai literatur yang relevan terkait ekoteologi Islam, etika lingkungan, dan pendidikan Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa nilai-nilai ekoteologi Islam seperti tauhid, khalifah, dan mizan, memiliki relevansi kuat untuk diintegrasikan ke dalam kurikulum PAI guna membangun kesadaran ekologis peserta didik. Namun demikian, implementasi nilai-nilai tersebut masih menghadapi berbagai tantangan, antara lain keterbatasan materi ajar, minimnya pelatihan pendidik, serta resistensi terhadap pembaruan kurikulum. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan pedagogis yang kontekstual, reflektif, dan praksis, serta dukungan kebijakan pendidikan yang sinergis agar ekoteologi dapat diinternalisasikan secara efektif dalam pembelajaran PAI. Integrasi ekoteologi dalam pendidikan diharapkan mampu melahirkan generasi Muslim yang memiliki kesalehan spiritual sekaligus tanggung jawab ekologis.
HAMBATAN DALAM MEMAHAMI DIDAKTIS MATEMATIS: PENGETAHUAN KHUSUS PENGAJARAN MATEMATIKA Moh. Fatkur Rohman; Moh. Ghoizi Eriyanto; Rohmad; Bintang Eka Tegar Saputra
AFHAM : Jurnal Pendidikan dan Keguruan Vol. 1 No. 01 (2025): AFHAM : Jurnal Pendidikan dan Keguruan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIES Babussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64454/afham.v1i01.118

Abstract

Pengetahuan didaktis matematis menjadi kunci keberhasilan pembelajaran matematika. Karena pengetahuan ini mencakup aspek didaktis dan pedagogis yang diperlukan oleh guru. Namun, kompleksitas masalah siswa yang timbul dalam pembelajaran matematika menjadi perhatian khusus terhadap penyiapan calon guru dalam menciptakan pengajaran matematika yang ideal. Apalagi ditemukan adanya keterbatasan strategi pengajaran pada salah satu konten matematika saat studi pendahuluan semakin memperkuat bahwa pengetahuan didaktis matematis perlu disiapkan sejak di universitas. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui performa mathematical didactic knowledge calon guru sekolah dasar; (2) mengetahui hambatan calon guru sekolah dasar dalam menguasai mathematical didactic knowledge. Penelitian ini menggunakan metode campuran yaitu kuantitatif untuk menemukan performa mathematical didactic knowledge calon guru dan studi kualitatif untuk menganalisis hambatan belajar yang dialami calon guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa calon guru unggul dalam common content knowledge, tetapi lemah dalam knowledge of content and teaching. Berkaitan dengan hambatan belajar mahasiswa calon guru mengalami learning obstacle baik ontogenic, epistemologis maupun didactic pada beberapa topik bilangan. Penelitian ini berimplikasi sebagai pertimbangan pengambilan keputusan untuk desain kebijakan pembelajaran yang berorientasi pada penyiapan calon guru untuk mengajar matematika.