Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

PENGGUNAAN TEH SERAI JAHE SEBAGAI PENAMBAH DAYA TAHAN TUBUH MENGGUNAKAN DAUN STEVIA SEBAGAI PEMANIS ALAMI Iin Suhesti; Henny Kustini; Ester Dwi Antari
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.25 KB) | DOI: 10.46576/rjpkm.v2i2.1155

Abstract

Desa Wisata Kampung Nglurah beralamatkan di Dusun Nglurah, Kelurahan Tawangmangu, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Provinsi Jawa Tengah. Di desa wisata kampung Nglurah relatif aman dan tentram, namun ada konflik yang sampai hari ini terjadi yaitu adanya pandemi virus corona yang menyerang sistem pernafasan dan mengakibatkan sistem kekebalan tubuh seseorang melemah. Jika sistem kekebalan melemah, kemampuan untuk melindungi tubuh juga berkurang, sehingga patogen, termasuk virus dapat tumbuh dan berkembang dalam tubuh, dari itu perlu adanya upaya untuk menaikkan daya tahan tubuh dengan cara mengkonsumsi obat-obatan, berolahraga, ataupun dengan suplementasi makanan. Suplementasi bahan makanan alam yang mengandung imunostimulan salah satunya adalah serai dan jahe. Serai mengandung dua senyawa utama yang memiliki manfaat sebagai anti-inflamasi yaitu citral dan geranial. Sedangkan jahe mengandung gingerol yang dapat menghambat pertumbuhan berbagai jenis bakteri dan antioksidan dapat memperkuat kekebalan tubuh. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat tentang penggunaan teh serai jahe sebagai penambah daya tahan tubuh menggunakan daun stevia sebagai pemanis alami ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat akan penggunaan tanaman obat yang berada di lingkungan sekitar khususnya serai, jahe dan daun stevia. Harapannya masyarakat dapat memahami manfaat dari tanaman tersebut seperti serai dan jahe sebagai penambah daya tahan tubuh dan daun stevia sebagai pemanis alami yang aman untuk penderita diabetes. Metode pelaksanaan dalam kegiatan ini dilakukan dengan ceramah, demonstrasi dan pelatihan, serta dilanjutkan dengan diskusi. Kegiatan ini dilaksanakan di Pendopo Guyub, Rukun, Dusun Nglurah, Tawangmangu, Karanganyar dan diikuti oleh 30 orang peserta dari anggota Pokdarwis Sewu Kembang. Peserta sangat antusias dalam memperhatikan materi yang disampaikan dan dalam bertanya. Kegiatan ini menghasilkan produk teh celup serai jahe stevia yang didaftarkan HKI dan artikel ilmiah yang diterbitkan di Jurnal Nasional
Formulasi Sabun Cair Pencuci Tangan Kombinasi Minyak Sereh (Cymbopogon Nardus L.) Dan Minyak Kayu Manis (Cinnamomum Burmanni Ness Ex Bi.) Umi Nafisah; Ester Dwi Antari; Puput Albetia
Jurnal Infokes Vol 11 No 1 (2021): Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The condition of the people in the midst of an epidemic of diseases caused by a virus that is sweeping the world has made us aware of the importance of cleanliness. One way to prevent transmission of viruses and bacteria is to wash our hands frequently with soap. Natural ingredients that can be developed into soap dosage forms because they have antibacterial activity are lemongrass and cinnamon. This research was conducted to determine the formulation and evaluation of liquid hand soap with a combination of lemongrass and cinnamon essential oil. This research was conducted experimentally, to examine liquid soap with various concentrations of lemongrass and cinnamon oil in formula I 0.25%: 0.25%, formula II 0.5%: 0.25%, formula III 0.25%: 0.5%, and the IV formula 0.5%: 0.5%. The results of the organoleptic examination showed the distinctive smell of lemongrass, in the form of thick liquid, lemon yellow in color, while formula I was pale yellow. The four formulas do not yet meet good pH parameters for hand washing soap. The results of the foam height test in formulas I, II, and III were 9 cm and in formula IV was 9.5 cm. The irritation test showed that the four volunteers had no irritation reactions. The results of the hedonic test show that the respondents gave an average rating response between like to very fond of liquid hand washing soap.
PELATIHAN PEMBUATAN SABUN PADAT TRANSPARAN KOMBINASI MINYAK ATSIRI SEREH, LEMON DAN KAYU MANIS Umi Nafisah; Ester Dwi Antari
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v3i2.1912

Abstract

Dusun Demangan Rt 18 Rw 6 Gabugan Tanon Sragen, mempunyai karakter masyarakat yang kreatif dan produktif. Salah satu penggerak produktifitas masyarakat sekitar adalah Karang Taruna Karya Remaja yang juga diwadahi oleh Karang Taruna, dan juga didukung oleh ibu-ibu PKK sebagai penggerak kreativitas masyarakat sekitar.  Tujuan dari kegiatan ini adalah supaya masyarakat lebih memahami tentang sabun padat transparan, masyarakat memahami tentang minyak atsiri yang dapat dimanfaatkan untuk dibuat dalam sediaan sabun padat transparan, masyarakat dapat mengetahui formulasi dan proses pembuatan sabun padat transparan. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat adalah dengan menggunakan metode ceramah, metode demonstrasi dan pelatihan, dilanjutkan dengan diskusi dan evaluasi keberjalanan produk. Dalam kegiatan yang telah dilaksanakan, peserta telah memahami proses pembuatan sabun padat transparan. Kelebihan dari kegiatan yang telah dilaksanakan adalah warga mendapatkan ilmu baru tentang produk yang bisa dikembangkan untuk dapat dikomersilkan selain produk yang telah warga punyai. Kegiatan pelatihan berjalan dengan lancar dan peserta sangat antusias dalam mengikuti kegiatan pelatihan, sehingga mampu menambah pengetahuan peserta tentang cara pembuatan sabun yang dapat dimanfaatkan dalam membuka cabang wirausaha kelompok ibu – ibu PKK dan Karang taruna desa Demangan, Tanon, Sragen. Tetapi warga perlu dilakukan pendampingan dalam proses perijinan untuk sediaan sabun padat transparan yang dihasilkan
ANALISIS KADAR FITOKIMIA DAN ZAT WARNA DALAM SARI BUAH ANGKUNG HIJAU DAN MERAH (Basella alba and Basella rubra) Adnan Nur Avif; Ester Dwi Antari
Lantanida Journal Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : UIN AR-RANIRY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/lj.v10i2.14328

Abstract

The phytochemical compounds and pigments of Basella alba and Basella rubra fruits have been investigated. The extract of mature basella fruits is facile by pressing technique. The extract was analyzed for the total phenolics, flavonoids, anthocyanins, and betalains by spectrophotometer methods. Total phenolic, flavonoid and anthocyanin in Basella rubra extract were Basella alba with values of 62,23 (mg/g GA); 46,78 (mg/g QE) and 0,62 mg/g respectively. Betalain concentration in booth extract was not significantly different at 1,03 mg/g. Antioxidant activity in both fruit juices has an IC50 value of 51,62 mg/mL.
POTENSI HIDROSOL SEREH WANGI SEBAGAI SPF (SUN PROTECTION FACTOR) DALAM SEDIAAN LOTION MIKROEMULGEL Antari, Ester Dwi; Santika Putri, Vania; Asih Winarni, Arum; Syahrul Afianto, Muhammad
Jurnal Ilmiah Ibnu Sina (JIIS): Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol 9 No 1 (2024): JIIS
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36387/jiis.v9i1.1718

Abstract

The inclusion of sunscreen in cosmetic products is widely used globally in the cosmetics industry as it ensures adequate protection against harmful UV rays. This sunscreen product can be packaged into emulsion, cream, gel, and lotion. Cymbopogon nardus hydrosol is a by-product of the distillation of essential oils. This hydrosol is often unused and is simply thrown away, causing new environmental problems. Cymbopogon nardus hydrosol still has the properties of Cymbopogon nardus essential oil as an antioxidant with an IC50 value of 9,322 ppm which is included in the very strong antioxidant category. Cymbopogon nardus hydrosol was made using the water distillation method, then microemulgel lotion was made and physical tests were carried out on the microemulgel lotion. Hydrosol and microemulgel lotion were measured for SPF values. The research results showed that Cymbopogon nardus hydrosol and Cymbopogon nardus microemulgel lotion preparations had SPF values ​​in the ultra category. The higher the SPF value, the better it will protect the skin from the bad effects of UV radiation, one of which is skin cancer. Antioxidants are able to reduce superoxide through the formation of hydroperoxide intermediates so that they can prevent biomolecular damage by free radicals. The microemulgel preparation was stable in the Cycling stability test.
PENGGUNAAN TEH SERAI JAHE SEBAGAI PENAMBAH DAYA TAHAN TUBUH MENGGUNAKAN DAUN STEVIA SEBAGAI PEMANIS ALAMI Suhesti, Iin; Kustini, Henny; Antari, Ester Dwi
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v2i2.1155

Abstract

Desa Wisata Kampung Nglurah beralamatkan di Dusun Nglurah, Kelurahan Tawangmangu, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Provinsi Jawa Tengah. Di desa wisata kampung Nglurah relatif aman dan tentram, namun ada konflik yang sampai hari ini terjadi yaitu adanya pandemi virus corona yang menyerang sistem pernafasan dan mengakibatkan sistem kekebalan tubuh seseorang melemah. Jika sistem kekebalan melemah, kemampuan untuk melindungi tubuh juga berkurang, sehingga patogen, termasuk virus dapat tumbuh dan berkembang dalam tubuh, dari itu perlu adanya upaya untuk menaikkan daya tahan tubuh dengan cara mengkonsumsi obat-obatan, berolahraga, ataupun dengan suplementasi makanan. Suplementasi bahan makanan alam yang mengandung imunostimulan salah satunya adalah serai dan jahe. Serai mengandung dua senyawa utama yang memiliki manfaat sebagai anti-inflamasi yaitu citral dan geranial. Sedangkan jahe mengandung gingerol yang dapat menghambat pertumbuhan berbagai jenis bakteri dan antioksidan dapat memperkuat kekebalan tubuh. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat tentang penggunaan teh serai jahe sebagai penambah daya tahan tubuh menggunakan daun stevia sebagai pemanis alami ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat akan penggunaan tanaman obat yang berada di lingkungan sekitar khususnya serai, jahe dan daun stevia. Harapannya masyarakat dapat memahami manfaat dari tanaman tersebut seperti serai dan jahe sebagai penambah daya tahan tubuh dan daun stevia sebagai pemanis alami yang aman untuk penderita diabetes. Metode pelaksanaan dalam kegiatan ini dilakukan dengan ceramah, demonstrasi dan pelatihan, serta dilanjutkan dengan diskusi. Kegiatan ini dilaksanakan di Pendopo Guyub, Rukun, Dusun Nglurah, Tawangmangu, Karanganyar dan diikuti oleh 30 orang peserta dari anggota Pokdarwis Sewu Kembang. Peserta sangat antusias dalam memperhatikan materi yang disampaikan dan dalam bertanya. Kegiatan ini menghasilkan produk teh celup serai jahe stevia yang didaftarkan HKI dan artikel ilmiah yang diterbitkan di Jurnal Nasional
PELATIHAN PEMBUATAN SABUN PADAT TRANSPARAN KOMBINASI MINYAK ATSIRI SEREH, LEMON DAN KAYU MANIS Nafisah, Umi; Antari, Ester Dwi
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v3i2.1912

Abstract

Dusun Demangan Rt 18 Rw 6 Gabugan Tanon Sragen, mempunyai karakter masyarakat yang kreatif dan produktif. Salah satu penggerak produktifitas masyarakat sekitar adalah Karang Taruna Karya Remaja yang juga diwadahi oleh Karang Taruna, dan juga didukung oleh ibu-ibu PKK sebagai penggerak kreativitas masyarakat sekitar.  Tujuan dari kegiatan ini adalah supaya masyarakat lebih memahami tentang sabun padat transparan, masyarakat memahami tentang minyak atsiri yang dapat dimanfaatkan untuk dibuat dalam sediaan sabun padat transparan, masyarakat dapat mengetahui formulasi dan proses pembuatan sabun padat transparan. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat adalah dengan menggunakan metode ceramah, metode demonstrasi dan pelatihan, dilanjutkan dengan diskusi dan evaluasi keberjalanan produk. Dalam kegiatan yang telah dilaksanakan, peserta telah memahami proses pembuatan sabun padat transparan. Kelebihan dari kegiatan yang telah dilaksanakan adalah warga mendapatkan ilmu baru tentang produk yang bisa dikembangkan untuk dapat dikomersilkan selain produk yang telah warga punyai. Kegiatan pelatihan berjalan dengan lancar dan peserta sangat antusias dalam mengikuti kegiatan pelatihan, sehingga mampu menambah pengetahuan peserta tentang cara pembuatan sabun yang dapat dimanfaatkan dalam membuka cabang wirausaha kelompok ibu – ibu PKK dan Karang taruna desa Demangan, Tanon, Sragen. Tetapi warga perlu dilakukan pendampingan dalam proses perijinan untuk sediaan sabun padat transparan yang dihasilkan
Edukasi Kenali, Pahami, Kendalikan Diabetes Mellitus Di Posyandu Lansia Gentan, Sukoharjo Purwanto, Diyan Sakti; Antari, Ester Dwi; Natali, Tiara
Bengawan : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): June
Publisher : Politeknik Indonusa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46808/jurnal_bengawan.v5i1.184

Abstract

Diabetes melitus (DM) adalah suatu keadaan tubuh tidak dapat menghasilkan hormon insulin sesuai kebutuhan atau tubuh tidak dapat memanfaatkan secara optimal insulin yang dihasilkan sehingga terjadi lonjakan kadar gula dalam darah melebihi normal. Faktor-faktor penyebab yang dapat meningkatkan kejadian Diabetes Melitus yaitu, faktor keturunan atau genetik, obesitas atau kegemukan, faktor usia, Hipertensi atau sering dikenal dengan tekanan darah tinggi, aktifitas fisik yang kurang, kadar HDL kolesterol, stres, riwayat diabetes gestasional atau melahirkan bayi dengan berat badan lahir lebih 4 kg. Hal ini juga dapat terjadi karena adanya dampak menggunakan obat Diabetes melitus dari awal sejak mereka dapatkan hingga akhir yang kurang sesuai yang juga berdampak dari kesalahan pengelolaan obat akan berdampak dilingkungan. Hal ini pada akhirnya menyebabkan kerugian bagi pendrita Diabetes melitus. Salah satu cara mengendalikan Diabetes melitus yang baik dan benar adalah dengan menerapkan penyuluhan Kenali, Pahami, Kendalikan Diabetes melitus yang dilaksanakan di Desa Ngiser sukoharjo dengan peserta 43 orang lansia. Berdasarkan penyuluhan mengenai Diabetes melitus yang telah dilakukan di dapatkan hasil Posyandu Lansia Desa Keden Baru RT 01/07, Gentan, Baki, Sukoharjo aktif bertanya dan memiliki Tingkat kepahaman 90% tentang Diabetes melitus serta dapat menggunakan minuman herbal serta menerapkan dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga dapat menjaga keamanan dan Kesehatan warga posyandu lansia. Selain itu dapat meningkatkan kesadaran dan pengetahuan lansia tentang diabetes mellitus. Mendorong perubahan perilaku yang positif dalam mengoptimalkan pola makan seimbang dan aktivitas fisik yang aman, terarah dan tepat shingga dapat meningkatkan kualitas hidup lansia.
Formulation and Physical Stability Testing of Exfoliating Gel and Moisturizing Gel From Sugarcane Bagasse Extract Iin Suhesti; Ester Dwi Antari; Syafa Chasna Nasrina; Marzela Pancaya Putra
International Journal of Health and Pharmaceutical (IJHP) Vol. 5 No. 1 (2025): February 2025
Publisher : CV. Inara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51601/ijhp.v5i1.397

Abstract

Sugarcane bagasse extract (Saccharum officinarum Linn.) has high antioxidant activity due to its phenolic compounds, which are beneficial for moisturizing dry skin, smoothing the skin, and combating free radicals. This study aimed to evaluate the physical stability of exfoliating and moisturizing gel formulations containing sugarcane bagasse extract at concentrations of 1%, 3%, and 5% using the cycling test method over six cycles (12 days) at temperatures of ±4°C and ±40°C. Parameters tested included organoleptic properties, homogeneity, pH, viscosity, spreadability, and adhesiveness. The results showed that the formulations without extract (control) and those with 1% extract concentration met the physical stability parameters and remained stable throughout the cycling test, with viscosity ranging from 13,665.7 to 20,180.6 cPs, pH between 4.76 and 5.43, spreadability from 3.25 to 5.64 cm, and adhesiveness from 0.42 to 1.52 seconds. In contrast, formulations with 3% and 5% extract concentrations exhibited physical instability, such as changes in pH, viscosity, and spreadability, failing to pass the stability test cycles.
Formulasi dan Evaluasi Fisik Masker Gel Peel-Off Ekstrak Etanol Daun Jamblang (Syzygium cumini (L.) Skeels) dengan Variasi Konsentrasi PVA Ester Dwi Antari; Diyan Sakti Purwanto; IIn Suhesti; Nia Tri Mandasari
Generics: Journal of Research in Pharmacy Vol 6, No 2 (2026): Generics : Journal of Research in Pharmacy
Publisher : Faculty of Medicine, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/genres.v6i2.30403

Abstract

Tanaman jamblang merupakan tanaman yang bermanfaat sebagai antioksidan. Pemanfaatan antioksidan pada daun jamblang sebagai perawatan kulit untuk pencegahan penuaan dini. Salah satu produk kosmetik yang banyak dijumpai adalah masker gel peel off. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui formulasi dan evaluasi fisik masker gel peel off ekstrak daun jamblang dengan variasi konsentrasi PVA untuk menghasilkan masker yang memenuhi persyaratan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Masker gel peel off ekstrak daun jamblang dibuat dengan menggunakan konsentrasi PVA, F1 8%, F2 12% dan F3 16%. Masker gel peel off diuji fisik meliputi uji organoleptis, homogenitas, pH, daya sebar, daya lekat, viskositas, waktu kering dan diuji menggunakan SPSS. Hasil uji organoleptis ketiga formula memiliki tekstur semisolid, warna coklat kemerahan dan aroma khas jamblang. Semua formula masker gel peel off memenuhi syarat uji pH, daya lekat, daya sebar, viskositas, dan waktu kering. Uji evaluasi fisik gel yang meliputi uji pH, daya sebar, daya lekat, viskositas, dan waktu mengering telah menunjukkan memenuhi persyaratan pada formula 1, 2, dan 3. Berdasarkan hasil uji analisis data menggunakan One Way Anova dan Kruskal Wallis dapat disimpulkan bahwa variasi konsentrasi PVA berpengaruh terhadap uji daya sebar, daya lekat, viskositas, waktu kering dan tidak berpengaruh terhadap uji pH.