Muhammad Rafi Purnawijaya
Universitas Negeri Jakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tradisi dan Ritual Kegamaan sebagai Representasi Gaya Hidup Religius Masyarakat Temboro Riva Syifaullana; Muhammad Rafi Purnawijaya; Aaliyah Putri Dwi Sari; Ahmad Naufal; Randy Zahran; Habibi Ramadhan; Andy Hadiyanto
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i2.1390

Abstract

Penelitian ini mengkaji fenomena Desa Temboro sebagai pusat penyebaran Jamaah Tabligh yang berhasil membentuk identitas ruang dan perilaku spesifik pada masyarakatnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana tradisi dan ritual keagamaan di Temboro bukan sekedar ibadah ritualistik, melainkan telah bertransformasi menjadi representasi gaya hidup (lifestyle) religius sehari-hari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiologi agama untuk membedah interaksi antara doktrin teologis dan realitas sosial. Hasil penelitian menunjukkan adanya internalisasi nilai keagamaan yang mendalam dan menyeluruh, yang mempengaruhi berbagai aspek kehidupan masyarakat. Manifestasi tradisi ini terlihat jelas mulai dari cara berpakaian yang seragam, pola interaksi sosial yang sarat nilai profetik, arsitektur desa yang bernuansa Timur Tengah, hingga lanskap ekonomi lokal yang terintegrasi penuh dalam ekosistem “gaya hidup religius”. Penelitian ini menegaskan bahwa ritual keagamaan di Temboro berfungsi sebagai poros utama (central axis) yang mengkonstruksi identitas sosial dan budaya masyarakatnya secara total (total institution atau way of life). Tradisi tidak lagi menjadi aktivitas berkala, melainkan struktur penentu yang mengarahkan seluruh lini kehidupan publik dan privat di Desa Temboro
Modernisasi Pendidikan Islam di Indonesia: Kajian Historis Terhadap Transformasi Lembaga dan Metodenya Arum Puspita; Taqiyyah Jannatul Ma’wa; Muhammad Rafi Purnawijaya; Abdul Fadhil
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/gtw1g122

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam proses modernisasi pendidikan Islam di Indonesia dengan meninjau transformasi historis lembaga, kurikulum, dan metode pembelajarannya. Fokus utama penelitian diarahkan pada bagaimana pendidikan Islam beradaptasi terhadap perubahan sosial, politik, budaya, ekonomi, dan teknologi sejak masa kolonial hingga era kontemporer melalui inovasi kelembagaan dan metodologis. Menggunakan pendekatan kualitatif historis dengan metode studi pustaka, analisis dokumen, kajian literatur, dan telaah arsip. Data diperoleh dari sumber primer dan sekunder seperti arsip, buku, artikel, laporan penelitian, serta jurnal ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modernisasi pendidikan Islam di Indonesia terjadi melalui diversifikasi lembaga, integrasi kurikulum, dan inovasi metode pembelajaran. Pesantren, madrasah, dan perguruan tinggi Islam secara bertahap mengadopsi sistem administrasi modern, ilmu pengetahuan umum, dan platform pembelajaran digital. Transformasi ini juga memperkuat profesionalisme pendidik, memperluas akses pendidikan, serta meningkatkan relevansi pendidikan Islam terhadap kebutuhan masyarakat modern. Penelitian ini menyajikan pemetaan historis yang komprehensif mengenai proses modernisasi pendidikan Islam di Indonesia, serta menekankan dinamika interaksi antara sistem tradisional dan modern serta memberikan wawasan baru tentang kesinambungan dan transformasi adaptif yang membentuk identitas lembaga pendidikan Islam. Temuan ini memperluas pengetahuan tentang evolusi pendidikan Islam di era modern.