Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA PUTRI TERHADAP KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH (TTD) SEBAGAI PENCEGAHAN STUNTING Erin Rizkiana
Jurnal Ilmu Kebidanan Vol. 9 No. 1 (2022): Edisi Desember
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN UMMI KHASANAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48092/jik.v9i1.183

Abstract

Latar Belakang: Kejadian stunting menjadi fokus masalah gizi yang banyak dialami balita di dunia. Beberapa faktor penyebab dari stunting adalah anemia dan kekurangan energi kronis pada remaja. Salah satu intervensi di Daerah Istimewa Yogyakarta adalah dengan program 8000 HPK dengan sasaran remaja putri. Program ini utamanya dengan memberikan Tablet Tambah Darah (TTD) pada remaja putri di tingkat SMP maupun SMA. Sebagian besar remaja telah mengetahui bahwa dengan mengonsumsi tablet tambah darah dapat mengatasi anemia, namun tidak banyak yang mengetahui bahwa dengan intervensi tersebut dapat mencegah terjadinya stunting pada generasi penerusnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan sikap remaja putri terhadap konsumsi tablet tambah darah sebagai pencegahan stunting. Metode: Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif. Jumlah sampel 40 responden dengan teknik accidental sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dengan google form. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa remaja putri memiliki pengetahuan baik (57%) dan sikap yang baik (75%). Mayoritas dengan pengetahuan baik (32.5%) dan sikap baik (47.5%) dalam mengonsumsi tablet Fe sebagai pencegahan stunting ada pada tingkat pendidikan SMA, dan sebagian besar remaja putri memiliki pengetahuan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) sebagai pencegahan stunting dengan kategori baik serta sikap yang baik dengan jumlah 21 orang (52.5%). Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa.pengetahuan dan sikap remaja putri terhadap konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) sebagai pencegahan stunting di Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta dalam kategori baik. Sebagai saran bagi penelitian selanjutnya dapat meneruskan penelitian berkaitan dengan kepatuhan remaja putri dalam konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD).
Edukasi Pentingnya Pemerikasaan Payudara Sendiri (SADARI) Bagi Wanita Usia Subur Erin Rizkiana; Arlina Azka
Borneo Community Health Service Journal VOLUME 3 NOMOR 2 TAHUN 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/neotyce.v3i2.4259

Abstract

In Indonesia, the rate of delayed early detection of breast cancer is still high, reaching 80% and most of them are found in an advanced stage. One of the effective early screening methods recommended by the American Cancer Association in detecting breast cancer is Breast Self-Examination (BSE). This activity aims to increase awareness and knowledge of women of childbearing age about breast cancer and the importance of performing BSE to prevent or early detection of breast cancer. This activity was carried out using lecture, discussion, demonstration and simulation methods. Then an evaluation was carried out in the form of giving question in the form of questionnaires about knowledge of breast cancer and BSE. The results showed that the knowledge of women of childbearing age about breast cancer and BSE after education was mostly in the good category. This activity can affect the level of knowledge of women of childbearing age and is expected to improve their behavior and attitudes in BSE as prevention and early detection of breast cancer.