Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Implementasi Jaringan LAN dan WLAN pada Mikrotik: Studi Kasus Laboratorium Jaringan Komputer UIN Suska Riau Haris Tri Saputra; Rometdo Muzawi; Rahmad Kurniawan; Teguh Sujana; Evfi Mahdiyah
TAMIKA: Jurnal Tugas Akhir Manajemen Informatika & Komputerisasi Akuntansi Vol 5 No 2 (2025): TAMIKA: Jurnal Tugas Akhir Manajemen Informatika & Komputerisasi Akuntansi
Publisher : Universitas Methodist Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46880/tamika.Vol5No2.pp284-291

Abstract

In today's digital age, the existence of computer networks has become a crucial necessity for various institutions and organizations. Local Area Networks (LANs) and Wireless Local Area Networks (WLANs) are commonly used network infrastructures that support connectivity and information exchange between devices. MikroTik, as one of the network device providers, offers reliable solutions for managing LAN and WLAN networks. With its reputation as a leading network device provider, MikroTik is attracting attention as a potential choice to meet these needs. Additionally, the successful implementation of LAN and WLAN networks on MikroTik can provide practical guidance for organizations currently considering or planning to upgrade their network infrastructure. The focus of this research is the Computer Network Laboratory at UIN Suska Riau, where the effectiveness and efficiency of MikroTik routers and access points are evaluated in a real-world educational environment. This study begins with an overview of MikroTik technology, emphasizing its role in creating a robust and scalable network infrastructure. Furthermore, this research delves into the specific requirements and challenges faced by the Computer Network Laboratory, providing insights into the need for LAN and WLAN integration for seamless connectivity. With a better understanding of MikroTik's potential, it is hoped that the organization's information technology foundation can be strengthened and competitiveness increased in this digital era.
Implementasi Metode ROC sebagai Pembobotan Kriteria dan MOOSRA sebagai Pemeringkatan Karyawan Terbaik Haris Tri Saputra; Evfi Mahdiyah; Rivalri Kristianto Hondro
KETIK : Jurnal Informatika Vol. 3 No. 05 (2026): Mei
Publisher : Faatuatua Media Karya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70404/ketik.v3i05.221

Abstract

Pemilihan karyawan terbaik pada Gamma Raya Seafood memerlukan mekanisme yang objektif, transparan, dan dapat ditelusuri karena proses manual berpotensi menimbulkan inkonsistensi penilaian. Penelitian ini bertujuan menerapkan Rank Order Centroid (ROC) untuk menghasilkan bobot berdasarkan urutan prioritas kriteria dan Multi-Objective Optimization on the Basis of Simple Ratio Analysis (MOOSRA) untuk menyusun peringkat alternatif. Data terdiri atas 15 alternatif yang dianonimkan menjadi A1 sampai A15 dan lima kriteria, yaitu kemampuan, kehadiran, tanggung jawab, inisiatif, serta lama bekerja. Tahapan perhitungan meliputi penentuan prioritas, pembobotan ROC, pembentukan matriks keputusan, normalisasi vektor, perkalian bobot, dan agregasi skor benefit. Hasil pembobotan memberikan bobot tertinggi pada kemampuan sebesar 0,456667. Pemeringkatan menempatkan A3 sebagai alternatif terbaik dengan skor 0,289373, disusul A2 dan A15. Penyajian seluruh tahapan dalam tabel menunjukkan bahwa proses keputusan dapat direplikasi dan diaudit tanpa mengungkap identitas karyawan.
Pemberdayaan UMKM Batik Muara Takus Kabupaten Kampar Melalui Inovasi Teknologi Produksi dan Digital Marketing Berbasis Kearifan Lokal Fatayat Fatayat; Tisha Melia; Rahmad Kurniawan; Elfizar Elfizar; Haris Tri Saputra; Finanta Okmayura; Boy Sandy Dwi Nugraha H; Khairni Sukmawati; Lina Purwanti
Journal of Digital Community Services Vol. 3 No. 2 (2026): July-Desember
Publisher : Institute Of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/dcs.v3i2.87

Abstract

Batik Muara Takus merupakan salah satu komoditas ekonomi kreatif unggulan berbasis warisan budaya lokal yang berkembang di Kecamatan Bangkinang, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Walaupun memiliki keunikan motif bernilai historis dan estetika tinggi yang terinspirasi dari situs cagar budaya Candi Muara Takus dan ornamen Melayu, mitra pengrajin (K.U.B Maju Jaya Bersama) dihadapkan pada kendala mendasar pada rantai hulu hingga hilir, meliputi teknik produksi manual yang lambat, keterbatasan alat, tidak adanya standarisasi mutu (SOP), pencatatan keuangan yang belum tertib, serta jangkauan pemasaran yang terbatas pada pasar lokal. Kegiatan Pengabdian Pemberdayaan Berbasis Masyarakat (PBM) ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas produksi, memperbaiki tata kelola keuangan usaha, serta memperluas penetrasi pasar melalui difusi teknologi tepat guna dan digital marketing berbasis kearifan lokal. Metode pelaksanaan mengadopsi pendekatan partisipatif yang terbagi dalam lima tahapan terstruktur selama 8 bulan: persiapan dan Focus Group Discussion (FGD), pelatihan teknis dan manajerial, penerapan teknologi tepat guna (kompor batik listrik, cetakan cap komplementer, platform digital), pendampingan intensif dan evaluasi berbasis indikator terukur, serta penjaminan keberlanjutan usaha mandiri. Hasil kegiatan membuktikan peningkatan kapasitas produksi mitra lebih dari 30% per bulan, penurunan tingkat cacat pewarnaan di bawah 5%, terpisahnya keuangan usaha dan rumah tangga dengan formulasi Harga Pokok Penjualan (HPP) yang presisi, serta aktifnya saluran pemasaran daring pada media sosial dan lokapasar nasional. Program ini berhasil mewujudkan transformasi UMKM batik yang adaptif, berdaya saing tinggi, dan mandiri secara berkelanjutan.