Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Aplikasi Drone Penabur Benih Jagung Sebagai Pertanian Berkelanjutan Mulyana; Handoko Riyanto; Erry Yulian Triblas Adesta; Riza Muhida; Harjono Saputro; Muhammad Riza; Tia Tanjung
Jurnal Teknik Mesin Indonesia Vol 20 No 2 (2025): October
Publisher : BKS-TM Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71452/5nz0y581

Abstract

Corn cultivation in Indonesia continues to face challenges related to productivity and operational efficiency. According to data from the Central Bureau of Statistics, in 2023, the harvested area of corn was approximately 2.48 million hectares, with total production of 14.77 million tons, representing a decline of more than 10% compared to the previous year. This decline indicates that conventional planting methods have not fully met the demands for efficiency and sustainability in modern agricultural systems. One emerging technological innovation is the utilization of Unmanned Aerial Vehicles (UAVs) in agricultural practices. UAV technology has previously been applied for pest control and shows strong potential for expansion into fertilization and seed distribution. This study aims to design and evaluate a UAV-based system for efficient and accurate corn seed broadcasting. The research methods include hardware design, integration of an automated control software system, and field testing to assess the technology's reliability and performance. The results show that the UAV system can distribute corn seeds with an accuracy of approximately 92–96%, higher than that of conventional methods. In addition, planting efficiency significantly improved, with one hectare of land being planted within 35–45 minutes compared to 18–25 hours using manual methods. The implementation of UAV technology also reduces labor requirements, improves operational efficiency, and supports the adoption of more modern and sustainable agricultural practices.
Analisis Pengaruh Difusi Karbon melalui Metode Pack Carburizing terhadap Peningkatan Kekerasan Aluminium 1100 Indra Surya; Riza Muhida; Muhammad Riza; Erry Yulian Triblas Adesta; Bambang Pratowo; Kunarto Kunarto; Zein Muhamad; Harjono Saputro; Mulyana Mulyana; Julleo Caecar Onasis Pangihutan
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 15, No 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Aluminium 1100 memiliki ketahanan korosi dan konduktivitas tinggi, namun kekerasan permukaannya relatif rendah (±22 HB). Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh proses pack carburizing menggunakan arang kayu pada suhu 600°C dengan variasi waktu tahan 2 dan 3 jam terhadap kekerasan Aluminium 1100. Spesimen didinginkan menggunakan oli ISO VG 32 dan diuji dengan metode Brinell (500 kgf, Ø10 mm). Hasil menunjukkan bahwa pemanasan tanpa karbon menurunkan kekerasan hingga ±15 HB akibat rekristalisasi dan pertumbuhan butir. Sebaliknya, perlakuan dengan karbon meningkatkan kekerasan menjadi ±23,33 HB (2 jam) dan ±25 HB (3 jam). Waktu tahan 3 jam menghasilkan nilai kekerasan tertinggi. Proses pack carburizing pada suhu 600°C terbukti mampu meningkatkan kekerasan permukaan Aluminium 1100 secara moderat dibandingkan perlakuan panas tanpa karbon
Analisis Perbandingan Kinerja Termal Material Isolasi untuk Thermal Jacket Turbin Uap pada Kondisi Suhu Tinggi Zein Muhamad; Riza Muhida; Muhamad Riza; Erry Yulian Triblas Adesta; Indra Surya; Bambang Pratowo; Kunarto Kunarto; Harjono Saputro; Mulyana Mulyana; Eros Fauzan Ahwat
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 15, No 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

efisiensi termal dan konsumsi energi pembangkit listrik. Penerapan thermal jacket dengan material isolasi yang tepat menjadi salah satu solusi untuk meminimalkan kehilangan panas pada permukaan turbin bersuhu tinggi. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan membandingkan kinerja termal lima jenis material isolasi, yaitu Glasswool, Silica, Needle Mat, Knitmesh, dan PTFE Fiberglass, pada aplikasi thermal jacket turbin uap. Metode penelitian menggunakan pendekatan eksperimental dan analisis teoritis berdasarkan hukum konduksi panas Fourier satu dimensi dalam kondisi tunak. Model pengujian berupa silinder baja karbon berdiameter 200 mm dan panjang 400 mm yang dipanaskan hingga 1200°C, dengan suhu lingkungan 30°C. Variasi ketebalan isolasi yang diuji adalah 50 mm, 75 mm, dan 100 mm. Hasil analisis menunjukkan bahwa laju perpindahan panas berbanding lurus dengan konduktivitas termal material dan berbanding terbalik dengan ketebalan isolasi. Knitmesh menghasilkan laju perpindahan panas terendah sebesar 2340 W pada ketebalan 50 mm dengan konduktivitas termal 0,10 W/m·K. Needle Mat menunjukkan performa yang mendekati dengan laju perpindahan panas 2808 W pada ketebalan yang sama. Sebaliknya, Glasswool dan Silica menunjukkan laju perpindahan panas yang lebih tinggi. Pemilihan material isolasi yang tepat terbukti berpengaruh signifikan terhadap reduksi kehilangan panas dan peningkatan efisiensi termal sistem. Knitmesh direkomendasikan untuk aplikasi suhu tinggi pada turbin uap, sedangkan Needle Mat dapat menjadi alternatif dengan pertimbangan optimasi biaya. biaya