Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penguatan Karakter dan Literasi Hukum Terhadap Anak Binaan Pada Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Kutoarjo Fikri Ariyad; Dwi Wisnu Kurniawan; Indra Yuliawan; Sudijono Sastroatmodjo
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/e6rxfc46

Abstract

Tantangan sesungguhnya yang dihadapi oleh Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) sebagai lembaga kunci dalam membina anak yang melakukan kejahatan sangatlah komples. Salah satu permasalahan utama adalah terletak pada diri seorang anak binaan, khususnya rasa kepercayaan diri anak yang semakin berkurang karena merasa dirinya tidak dibutuhkan di dalam masyarakat. Banyak anak binaan yang menganggap bahwa dirinya tidak akan diterima kembali oleh masyarakat karena perbuatan pidana yang pernah dilakukan. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dengan pendekatan pembelajaran secara sosiologis, yaitu dengan mengajak anak binaan diskusi, mendengarkan keluh kesah dan memberikan sosialisai. Pendekatan emosional dijadikan salah satu cara untuk meningkatkan kepercayaan diri anak binaan sekaligus menumbuhkan semangat menjalani hari – hari di dalam LPKA. Selain itu, anak binaan akan diberikan pemahaman literasi hukum yang terkait dengan posisi dirinya di mata hukum. Melalui metode ini, memberi peran kepada anak – anak binaan sehingga tumbuh kesadaran positif dalam dirinya, bahwa masa depannya masih panjang serta masih terbuka lebar untuk meraih cita – cita. Hasil kegiatan menunjukkan anak binaan yang ada di LPKA Kelas 1 Kutoarjo bisa memahami posisinya sebagai anak yang sedang melaksanakan pendidikan untuk mempersiapkan supaya anak tidak nakal kembali, sehingga memiliki kepercayaan diri ketika kembali ke masyarakat umum. Selain itu, kegiatan pengabdian ini menjadikan anak binaan bisa memahami tentang posisi mereka di mata hukum.
Sinergi Pendidikan Karakter dan Literasi Hukum Menuju Visi Indonesia Emas dan SDGs di SMK Perintis 29 Ungaran Dwi Wisnu Kurniawan; Fikri Ariyad; Indra Yuliawan; Sudijono Sastroatmodjo
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/n1fw2v87

Abstract

Visi Indonesia Emas 2045 menuntut dukungan sumber daya manusia yang tidak hanya kompeten secara keterampilan vokasional, tetapi juga memiliki integritas dan kesadaran hukum yang tinggi. Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan pendidikan karakter dan memperkuat literasi hukum bagi siswa di SMK Perintis 29 Ungaran. Kegiatan meliputi penyusunan materi, penyuluhan interaktif, serta evaluasi pemahaman siswa sebelum dan sesudah kegiatan. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui ceramah, focus group discussion, dan simulasi kasus. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan antusiasme peserta mengenai urgensi implementasi nilai-nilai karakter pelajar, membangun budaya antikorupsi dalam kehidupan sehari-hari, serta ranah hukum krusial bagi remaja. Inisiatif pemahaman ini berimplikasi langsung pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 4 (Pendidikan Bermutu) dan Tujuan 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh). Kesimpulannya, sinergi antara pendidikan karakter dan literasi hukum di sekolah vokasi merupakan langkah preventif strategis dan fondasi esensial dalam membangun Generasi Emas Indonesia yang beretika dan taat hukum.