Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGUKURAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMA MELALUI SOAL BERBASIS HOTS DAN IMPLIKASINYA PADA BIMBINGAN KONSELING Nadya Ramadinah; Zahra Mufatihah; Latiffa Amanda Putri Nur; Dwi Erma Nadhifa; Minarsi Minarsi
Jurnal Muria Research Guidance and Counseling (MRGC) Vol. 4 No. 2 (2025): JURNAL MURIA RESEARCH GUIDANCE AND COUNSELING OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/mrgc.v4i2.15854

Abstract

Critical thinking skills are essential in 21st-century education as they support problem solving, decision making, and reflective reasoning. This article analyzes the implementation of Higher Order Thinking Skills (HOTS)-based assessment as an evaluation tool to measure and improve critical thinking among senior high school students, along with its implications for guidance and counseling services. The method used is a literature review of related scientific publications. The findings indicate that students' critical thinking abilities remain at a low to moderate level, particularly in analysis, evaluation, and integration skills. Key challenges include teachers’ limited capacity to design valid instruments and students' lack of exposure to cognitively demanding tasks. One effective strategy for school counselors is to deliver classical guidance services using Problem-Based Learning (PBL), Self-Regulated Learning (SRL), and interactive media, which foster active engagement, independent learning, and the development of students’ critical and reflective thinking skills.
Structural Family Therapy Upaya Mengatasi Krisis Pasca Perceraian : Studi Kasus Keluarga Desta dan Natasha Rizky Zahra Mufatihah; Aldira Putri Zelya; Sigit Dwi Sucipto
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 4 No. 2 (2025): Maret 2025
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jupetra.v4i2.2165

Abstract

Perceraian merupakan peristiwa krisis dalam keluarga yang tidak hanya berdampak pada pasangan suami istri, tetapi juga terhadap kondisi psikologis, sosial, dan perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan Structural Family Therapy (SFT) sebagai intervensi konseling keluarga pasca perceraian melalui studi kasus perceraian publik figur Deddy Mahendra Desta dan Natasha Rizky. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis naratif dan mengumpulkan data dari berbagai sumber yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SFT dapat diterapkan untuk membantu keluarga pasca perceraian, khususnya dalam memperjelas peran dan batasan antar anggota keluarga, serta membantu memperjelas batasan struktur keluarga baru dengan sistem co-parenting.