Khoirun Nisa
Universitas Tangerang Raya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DAMPAK MEDIA SOSIAL TERHADAP PERGESERAN NORMA KESOPANAN DALAM INTERAKSI SOSIAL DI ERA DIGITAL Khoirun Nisa; Tiara; Rifa’atussalwa Hayati; sonya Trikandi
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2526

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang pengaruh media sosial terhadap pergeseran norma-norma kesopanan dalam interaksi sosial di Indonesia. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif, penelitian ini mengungkap bahwa media sosial mendorong pergeseran dalam cara berkomunikasi yang cenderung mengabaikan etika kesopanan yang sudah ada. Faktor-faktor utama yang berkontribusi pada timbulnya perilaku agresif, seperti perundungan daring dan penggunaan bahasa yang kurang sopan, adalah fenomena anonimitas, kontrol diri yang rendah, serta algoritma pada platform tersebut. Dampak sosial dari hal ini terlihat melalui meningkatnya konflik di dunia digital dan menurunnya kualitas interaksi langsung, sementara dari segi budaya, terjadi pengikisan nilai-nilai lokal seperti unggah-ungguh. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan kemampuan literasi digital dan penguatan kembali budaya lokal sangat penting untuk melindungi identitas bangsa di tengah derasnya arus globalisasi.
DINAMIKA BENTUK, MAKNA, DAN FUNGSI SLANG DALAM INTERAKSI MEDIA SOSIAL SEBAGAI INOVASI MATERI PEMBELAJARAN SOSIOLINGUISTIK Khoirun Nisa; Diardana Prima Sintasari; Miftakhuddin
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2570

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah menggeser paradigma komunikasi masyarakat modern, di mana bahasa tidak lagi dipandang sebagai sistem formal yang statis, melainkan sebagai entitas sosial yang dinamis dan adaptif terhadap kebutuhan penggunanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tentang bentuk, makna, dan fungsi bahasa slang di media sosial sebagai inovasi materi pembelajaran sosiolinguistik yang relevan dengan perkembangan zaman. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik simak dan catat terhadap unggahan populer di platform Instagram dan TikTok selama periode Desember 2025 hingga Januari 2026. Hasil penelitian menunjukkan adanya berbagai bentuk slang seperti yolo, ragebait, dan delulu yang terbentuk melalui proses akronim, pemaduan kata (blending), serta pemendekan istilah (clipping). Penggunaan slang ini berfungsi sebagai sarana ekspresi emosional yang intens, penguat identitas kelompok (khususnya Generasi Z dan Alfa), serta strategi komunikasi efisien yang mampu menembus batas-batas formalitas di ruang digital. Temuan ini menegaskan bahwa penggunaan bahasa gaul merupakan respon alami terhadap kecepatan interaksi media sosial yang menuntut efektivitas pesan tanpa mengabaikan aspek solidaritas sosial antarpenutur. Dinamika kebahasaan ini sangat potensial diintegrasikan sebagai materi ajar sosiolinguistik yang inovatif agar siswa dapat memahami hubungan nyata antara bahasa dan masyarakat tutur secara kritis, kontekstual, serta mampu membedakan penggunaan variasi bahasa sesuai dengan situasi sosialnya. Dengan menjadikan fenomena viral sebagai objek kajian ilmiah, pembelajaran bahasa diharapkan menjadi lebih hidup, menarik, dan mampu meningkatkan literasi digital peserta didik di tengah pesatnya perubahan zaman.