Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Pengaruh Perundungan Terhadap Anak di Lingkungan Sekolah Sintasari, Diardana Prima; Amanda, Rizka Adelia; Herlinasari, Alivia Salsabila
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 2 No. 3 (2024): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, September 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v2i3.397

Abstract

Penelitian ini mungkin mengacu pada fenomena perundungan siswa di sekolah. Perundungan adalah tindakan yang tidak diinginkan yang melibatkan perilaku agresif atau dominan dari satu individu atau kelompok terhadap individu atau kelompok lainnya, biasanya di lingkungan sekolah. Ini sering kali memiliki dampak negatif yang signifikan pada kesejahteraan emosional dan psikologis korban. Tujuan dari penelitian perundungan siswa yaitu untuk Mengidentifikasi prevalensi perundungan di sekolah, Memahami faktor-faktor yang mempengaruhi perundungan, Menganalisis dampak perundungan terhadap korban. Mengembangkan strategi pencegahan dan intervensi yang efektif. Studi tentang perundungan siswa sering mencakup faktor-faktor yang mendorong perilaku ini, dampaknya pada korban, serta strategi untuk pencegahan dan intervensi. Abstrak seperti ini dapat membahas temuan kunci dari penelitian terkait, seperti prevalensi perundungan, jenis-jenis perundungan yang terjadi, serta peran pentingnya dari pihak sekolah dan komunitas dalam menghadapinya.
Analisis Karakter Tokoh Juang Dalam Novel Konspirasi Alam Semesta Karya Fiersa Besari Sintasari, Diardana Prima; Pradana, Dicky Rafly; Hamidah, Siti
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 2 No. 3 (2024): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, September 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v2i3.398

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai analisis tokoh Juang dalam novel Konspirasi Alam Semesta karya Fiersa Besari. Rumusan penelitian ini yaitu bagaimana karakter tokoh Juang dalam novel Konspirasi Alam Semesta karya Fiersa Besari. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan karakter tokoh Juang dalam novel Konspirasi Alam Semesta karya Fiersa Besari. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat terlihat karakter Juang dalam novel Konspirasi Alam Semesta karya Fiersa Besari penggambaran tokoh Juang dapat dianalisis dengan cara analitik dan dramatik. Dengan cara analitik Juang digambarkan sebagai pemuda yang penuh semangat dan tekad. Sedangkan dengan cara dramatik penggambaran tokoh Juang dapat dilakukan dengan empat cara yaitu: (1) Melalui penggambaran tempat tinggal atau lingkungan tokoh, (2) Melalui percakapan atau reaksi tokoh lain terhadap tokoh utama, (3) Melalui melukiskan jalan pikiran dan perasaan tokoh-tokoh dalam cerita, (4) Melalui tindakan atau tingkah laku tokoh.
Forms of Violation of Law of the Republic of Indonesia Number 24 of 2009 Concerning the Use of Indonesian as Geographical Names in Indonesia Fauzi, Aziz; Prima Sintasari, Diardana
International Proceedings of Nusantara Raya Vol. 2 (2023): Nowadays: Indonesia and South Korea in Literarture and Culture
Publisher : Lembaga Kajian Nusantara Raya UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The use of Indonesian by the general public today is still very inappropriate. The phenomenon of language use in public spaces which includes many spelling errors, vocabulary and Indonesian structure. Good and correct use of Indonesian is often hindered by the presence of other languages. Researchers will try to explain the form of non-compliance from the mandate of Law of the Republic of Indonesia No. 24 of 2019 concerning "Flag, Language, and National Emblem, as well as the National Anthem". The method used, namely qualitative methods, is descriptive. The sources taken from this study amounted to 5 places with the use of foreign languages and inappropriate words. The results of this study show that there are violations of laws regarding language caused by several things, including incorrect grammar, improper grammar in certain circumstances, using foreign terms even though there are equivalents in Indonesian, translating foreign languages at will. So the names of institutions, businesses, shops, areas, buildings, etc. often use foreign languages exclusively because of socioeconomic and commercial points of view.
Exploration of Waria Jargon in The Movie “Lovely Man” as Representation Fauzi, Aziz; Prima Sintasari, Diardana; Fajrin, Verawati; Sudarmaji, Imam
International Proceedings of Nusantara Raya Vol. 3 No. 1 (2024): Locality of Language, Literary, and Culture in Global Development
Publisher : Lembaga Kajian Nusantara Raya UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Social life always forms such diverse activities, it is because community groups form the same consciousness as several people so that they form social groups. This research will discuss the variations of language used by the transvestite group in the movie "Lovely Man". The focus of this research is to find out the use of waria language in the movie "Lovely Man" and analyze the meaning and meaning of the variety of languages used. The method used is a descriptive qualitative method. The method is used by researchers to analyze in depth the phenomenon that occurs. The results showed that there were 10 variations of jargon used by the transvestite group in the movie "Lovely Man". The variation of the jargon can occur due to the social and psychological conditions of the transvestites. Transvestites prefer to use non-standard vocabulary so that many basic words are changed by them into variations that are typical among transvestites.
Kepribadian Tokoh Sugik Dalam Novel Janur Ireng Karya Simpleman Sintasari, Diardana Prima; Julianto, Indra Rasyid; Adriansyah, Muhammad Heru; Holila, Zenita Cilvia
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 3 No. 1 (2025): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Maret 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v3i1.706

Abstract

Novel adalah bentuk karya sastra yang menyampaikan cerita melalui narasi panjang yang melibatkan karakter, alur, dan latar. Salah satu aspek penting dalam novel adalah penggambaran kepribadian tokoh, yang menjadi inti untuk memahami cerita dan konflik yang dihadirkan. Kepribadian tokoh biasanya dibangun melalui tindakan, dialog, deskripsi, serta interaksi antar karakter. Studi terhadap kepribadian tokoh dalam novel sering memanfaatkan pendekatan psikologi sastra, yang menghubungkan elemen sastra dengan teori-teori psikologi untuk memahami perilaku, motivasi, dan perkembangan tokoh secara mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepribadian tokoh Sugik dalam novel "Janur Ireng" karya Simpleman dengan pendekatan psikologi sastra. Sugik, sebagai tokoh utama mengalami konflik internal yang mencerminkan tantangan moral dan emosional dalam hidupnya. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui pembacaan heuristik dan analisis data hermeneutik. Hasil penelitian terdapat aspek id sebanyak 5 data, Aspek ego terdapat 2 data dan Aspek superego 2 data yang menunjukkan bahwa kepribadian Sugik dipengaruhi oleh lingkungan sosial dan budaya Jawa, serta konflik yang dihadapinya dalam keluarga dan masyarakat. Penelitian ini memberikan wawasan tentang bagaimana pengalaman Sugik mencerminkan tema kekuasaan, pengorbanan, dan tradisi, serta dampaknya terhadap pembaca dalam memahami dinamika karakter fiksi.
The Importance of Innovation in Learning Poetry Using Various Media at Elementary School Level: A Literature Review Julianto, Indra Rasyid; Sintasari, Diardana Prima; Gusvita, Widya; Hayati, Rifa'atussalwa; Saputro, Pramisdi Winanto
Educational Insights Vol. 3 No. 1 (2025): June 2025
Publisher : PT Ilmu Inovasi Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58557/eduinsights.v3i1.114

Abstract

This study serves as a reference to understand that teachers have access to a variety of instructional media that can be optimally utilized in teaching poetry writing at the elementary level. It highlights how digitalization in education requires teachers to continuously innovate in their teaching practices. The appropriate use of media makes the process of learning poetry writing more accessible and easier to grasp. These media tools assist students in interpreting the meaning conveyed through various forms of content. With the support of media, students are able to compose poems in a more systematic and structured manner. The teacher's role in delivering the material also plays a crucial part in ensuring the smooth flow of the learning process. Integrating media into poetry instruction creates a fresh and engaging learning environment for students, moving beyond textbooks or methods that may be difficult to comprehend. This research adopts a qualitative descriptive method, using literature review from a range of relevant articles to support the investigation.
ANALISIS MAKNA SIMBOLIK DALAM PROSA FIKSI "CINTA TAK ADA MATI" KARYA EKA KURNIAWAN Angel Vionika Saharani; Elva Meilani Sagita; Khoirun Nisa; Diardana Prima Sintasari
Journal Central Publisher Vol 2 No 10 (2024): Jurnal Central
Publisher : Central Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jcp.v2i10.534

Abstract

Latar Belakang : Karya Cinta Tak Ada Mati karya Eka Kurniawan merupakan contoh prosa fiksi yang kaya simbolisme dan menyampaikan makna tentang cinta, kematian, dan ingatan abadi dalam balutan estetika sastra. Pemahaman terhadap simbol-simbol ini penting untuk mengungkap nilai-nilai sosial, budaya, dan moral yang terkandung di dalamnya. Tujuan : Tujuan dari riset ini adalah menggali makna simbolik yang terkandung dalam karya fiksi berjudul Cinta Tak Ada Mati karangan Eka Kurniawan melalui kacamata semiotika. Metode : Menggunakan metode kualitatif deskriptif, penelitian ini menyoroti beragam simbol yang digunakan oleh Eka Kurniawan, misalnya mayat hidup, makam, warna suram, dan perempuan yang hidup kembali, yang bertujuan untuk menyampaikan pesan tentang nilai sosial, budaya, dan kritik terhadap sistem patriarki. Hasil dan Pembahasan : Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa simbol-simbol dalam cerita bukan hanya mempertegas pesan moral tentang cinta, kesetiaan, dan perjuangan, tetapi juga menghadirkan suasana magis, gelap, dan surealis yang menjadi ciri khas karya Eka Kurniawan. Simbolisme dalam cerita ini membantu pembaca untuk memaknai cinta tidak semata-mata sebagai hal romantis, tetapi juga sebagai kekuatan spiritual dan sosial yang dapat menimbulkan kesengsaraan jika diabaikan. Kesimpulan : Riset ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman pembaca tentang karya sastra dalam menangkap makna yang lebih mendalam dalam prosa fiksi Indonesia, serta memajukan kemampuan berpikir kritis melalui analisis simbolik.
ANALISIS GAYA BAHASA PUISI HUKUM (MARET 1943) KARYA CHAIRIL ANWAR Eka Permadanik; Pramudita Arjuna A.P; Diardana Prima Sintasari
Journal Central Publisher Vol 2 No 10 (2024): Jurnal Central
Publisher : Central Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jcp.v2i10.535

Abstract

Latar Belakang : Chairil Anwar dikenal sebagai tokoh sentral Angkatan ’45 yang membawa pembaruan dalam puisi Indonesia modern melalui gaya bahasa yang lugas, simbolik, dan penuh muatan emosional. Puisi “Hukum” mencerminkan perlawanan halus terhadap ketidakadilan dan penindasan sosial selama masa pendudukan Jepang, dengan penyampaian kritik yang terselubung melalui bahasa puitis. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya bahasa yang terdapat dalam puisi Hukum (Maret 1943) karya Chairil Anwar dengan pendekatan stilistika. Metode : Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk mengidentifikasi dan menginterpretasikan majas-majas yang digunakan, seperti metafora, repetisi, ironi, dan personifikasi. Hasil dan Pembahasan : Hasil analisis menunjukkan bahwa gaya bahasa dalam puisi ini berfungsi sebagai alat ekspresif yang efektif dalam menyampaikan kritik sosial, membangun suasana ketegangan, serta menegaskan ideologi penyair. Dengan demikian, gaya bahasa tidak hanya memperindah bentuk puisi, tetapi juga memperkuat kedalaman pesan dan makna yang ingin disampaikan. Kesimpulan : Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya khazanah studi stilistika serta memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai kekuatan bahasa dalam karya sastra modern Indonesia.
ANALISIS MAKNA SIMBOLIK DALAM PUISI “BUNGA HUJAN” KARYA WESLLY JOHANNES Hugo Dimas Ohsyahiba; Tiara; Diardana Prima Sintasari
Journal Central Publisher Vol 2 No 10 (2024): Jurnal Central
Publisher : Central Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jcp.v2i10.536

Abstract

Latar Belakang : Puisi ini dipilih karena mengandung banyak simbol alam yang menunjukkan bagaimana kehidupan manusia berubah. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menemukan gagasan utama dan makna simbolis tersembunyi dalam puisi "Bunga Hujan" karya Weslly Johannes. Metode : Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif dengan teknik analisis deskriptif. Informasi utama, yaitu teks puisi, dianalisis menggunakan teori tema dari MH Abrams dan Rachmat Djoko Pradopo, serta teori simbolisme dari Wellek, Warren, dan IA Richards. Hasil dan Pembahasan : Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa puisi tersebut berbicara tentang eksistensi manusia yang penuh dengan hal-hal yang bersifat sementara, kesedihan, harapan, dan proses menjadi diri sendiri. Simbol bunga menunjukkan keindahan yang mudah rusak, sementara hujan berarti kesedihan, pembersihan, dan memulai kembali. Dengan menggabungkan kedua simbol ini, penyair menyampaikan pesan bahwa hidup adalah proses yang sulit tetapi penuh makna. Kesimpulan : Diharapkan penelitian ini dapat membantu masyarakat memahami sastra, terutama ketika melihat tema dan simbolisme dalam puisi Indonesia modern.
STRUKTURALISME PUISI KARYA SAPARDI DJOKO DAMONO Diardana Prima Sintasari; Pramudita Arjuna AP
Journal Central Publisher Vol 3 No 3 (2025): Jurnal Central
Publisher : Central Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jcp.v3i3.622

Abstract

Latar Belakang : Puisi ialah suatu bentuk karya sastra yang mengungkapkan perasaan, pemikiran, dan emosi penyair dengan menggunakan keahlian bahasa, imajinasi, dan kreativitas penulis melalui penggunaan kalimat yang indah dan memiliki irama serta makna. Tujuan : Tujuan penelitian ini untuk mengeksplorasi unsur intrinsik pada puisi “Hujan Bulan Juni” karya Sapardi Djoko Damono: (1) Untuk menganalisis unsur intrinsik pada puisi ciptaan Sapardi Djoko Damono yang berjudul “Hujan Bulan Juni”. (2) Untuk memberikan wawasan tentang puisi Sapardi Djoko Damono terhadap perkembangan sastra Indonesia modern (3) Untuk dapat lebih menghargai kompleksitas dan keindahan puisi Sapardi Djoko Damono. Metode : Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk mengkaji unsur intrinsik dalam puisi, sehingga pembaca dapat memahami makna dan keindahan puisi tersebut secara mendalam. Hasil dan Pembahasan : Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa puisi ciptaan Sapardi Djoko Damono memiliki makna yang mendalam mengenai perasaan, yang menyalurkan emosional seorang lelaki melalui puisinya. Kesimpulan : Puisi merupakan salah satu karya sastra yang memiliki unsur-unsur seperti tema, nada, rasa, gaya bahasa, imaji, dan struktur lainnya. Berbeda dengan karya sastra lain, puisi mampu membawa pembaca atau pendengar terbawa suasana melalui kekuatan imaji dan gaya bahasanya. Selain itu, secara batin, puisi diciptakan sebagai media untuk menyalurkan ide atau perasaan penulis dengan tujuan menyampaikan makna kepada pembaca.