Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Kompetensi Digital SDM pada UMKM melalui Program Pelatihan di Kabupaten Bekasi Rismawati Rismawati; Aziz Setiawan; Nasrullah Nasrullah; Dian Maharani; Ira Soliha; Nataliana Bebasari; Muhamad Ekhsan
Lentera Pengabdian Vol. 4 No. 01 (2026): januari 2026
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lp.v4i01.970

Abstract

Di era serba digital persaingan pasar semakin ketat, banyak inovasi dan strategi berbasis teknologi dikembangkan oleh pelaku usaha. Dari mulai teknik perencanan usaha, teknik memasarkan produk, sampai ke menjalin citra usaha kepada masyarakat kini dibalut dengan teknologi. Namun tak semuanya mampu menyerap dan mengaplikasinnya dalam usaha mereka, tak terkecuali di sektor UMKM. Banyak sekali pelakunya adalah orang tua yang ketinggalan jaman, atau orang kolot yang tidak mau beradaptasi. Oleh karena itu untuk meningkatkan kualitas dan daya saing bisnis lokal, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) perlu adanya sebuah pelatihan berbasis digital dalam upaya meningkatkan kompetensi yang selaras dengan kemajuan era modern. Pelatihan ini berbicara tentang seberapa penting peningkatan kompetensi SDM untuk UMKM di era digital dan bagaimana memanfaatkan pelatihan yang efektif pada UMKM di Perumahan Mega Regency, Kabupaten Bekasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan pelatihan partisipatif yang terstruktur melalui workshop interaktif dan pendampingan langsung. Tujuan pelatihan ini adalah untuk meningkatkan penerapan teknologi digital dalam manajemen pemasaran, efisiensi operasional, dan inovasi dalam pengembangan karyawan. Hasil dari pelatihan ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan pelaku UMKM, pelatihan ini mempersiapkan mereka untuk bersaing di pasar yang serba digital yang tentunya sangat kompetitif. Luaran kegiatan ini mencakup peningkatan kapasitas digital SDM, terciptanya strategi pemasaran berbasis teknologi, serta terciptanya budaya adaptif dalam pengelolaan usaha. Dalam pelatihan ini diharapkan bahwa kolaborasi yang erat akan menjadi kunci keberhasilan dalam meningkatkan UMKM di Perumahan Mega Regency melalui peningkatan kualitas SDM.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Model Pengelolaan Sampah Botol Terintegrasi pada Bank Sampah Cerita Desa Cibarusah Kota Dani F Hutagalung; Rahmat Dwiyanto; Alviani Putri Kurniati Wahen; Mildawita Mildawita; Fauziah Dwi Cahyani; Nela M Sagala; Susi Susanti; Aziz Setiawan; Aditia Wartika; Etty Zuliawati Zed
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2026): JULI-AGUSTUS
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/gpw7nm40

Abstract

Sampah menjadi permasalahan lingkungan yang terus menerus menjadi pokok utama dalam padatnya penduduk, dengan besaran sampah rumah tangga menyumbang hingga 62% dari total timbunan sampah nasional. Di RW 7 Desa Cibarusah Kota, terdapat bank sampah bernama bank sampah Cerita yang telah beroperasi selama satu tahun namun masih menghadapi beberapa kendala, di antara analisis dari data yang dihimpun yaitu minimnya pengetahuan masyarakat mengenai keberadaan dan manfaat bank sampah, belum tersedianya tempat sampah khusus botol sehingga sampah botol yang bernilai ekonomis tinggi masih tercampur dengan sampah anorganik lain, serta keterbatasan ruang dan sarana angkut di bank sampah dalam menangani volume sampah botol.  Fokus utama dari pengabdian ini adalah untuk membangun model pengelolaan sampah botol yang terintegrasi antara masyarakat dan bank sampah melalui tiga bentuk intervensi, yaitu penyuluhan mengenai nilai ekonomis sampah botol dan manfaat menyetor ke bank sampah,  juga penyebaran tempat sampah khusus botol ke berbagai titik keramaian dan fasilitas umum, serta hibah alat press botol untuk mengefisienkan ruang penyimpanan dan pengangkutan. Metode pelaksanaan yang dilakukan meliputi identifikasi masalah, observasi lapangan, wawancara dengan pengelola bank sampah dan masyarakat, serta pelaksanaan penyuluhan serta intervensi fisik.  Hasil dari kegiatan di lapangan menunjukkan bahwa alat press botol mampu meningkatkan kapasitas angkut sampah botol hingga 3-5 kali lipat dibandingkan sebelumnya, sekaligus menekan biaya operasional bank sampah. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam memilah sampah botol, mengurangi timbunan sampah di TPS, serta memberikan nilai manfaat ekonomis bagi masyarakat RW 7 Desa Cibarusah Kota.