Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Pelatihan Pemanfaatan Software GeoGebra untuk Siswa Kelas VIII pada Materi Persamaan Garis Lurus Kusnia Nur Hadiyah; Anies Fuady; Alifiani Alifiani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 10 (2025): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i10.3511

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemampuan siswa kelas VIII SMP Al-Maahira IIBS Malang dalam memanfaatkan aplikasi GeoGebra pada materi persamaan garis lurus. Pelatihan dilaksanakan pada 6 November 2024, mencakup sosialisasi, pelatihan, dan monitoring. Siswa diperkenalkan pada fitur dasar GeoGebra serta penggunaannya untuk memvisualisasikan gradien, persamaan garis, dan hubungan antarvariabel melalui grafik interaktif. Monitoring dilakukan untuk menilai hasil pekerjaan peserta dan tingkat kepuasan mereka terhadap kegiatan pelatihan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sebagian besar siswa merasa pelatihan mudah diikuti dan membantu meningkatkan pemahaman konsep matematika. Peserta juga menunjukkan peningkatan motivasi, kepercayaan diri dalam menggunakan teknologi, serta kemampuan menggambar grafik secara mandiri. Secara keseluruhan, pelatihan GeoGebra memberikan dampak positif terhadap kompetensi siswa dalam pembelajaran matematika dan berpotensi dikembangkan sebagai program berkelanjutan dalam mendukung literasi teknologi di sekolah.
Pelatihan Pembuatan PPT Interaktif Berbasis Canva untuk Meningkatkan Ketrampilan Digital Mahasiswa Calon Guru Matematika Arini Nur Chasanah; Alifiani Alifiani; Anies Fuady
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 10 (2025): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i10.3512

Abstract

Kegiatan pelatihan pembuatan PPT interaktif berbasis Canva bertujuan untuk meningkatkan keterampilan digital mahasiswa calon guru matematika, khususnya dalam merancang media pembelajaran yang menarik, komunikatif, serta sesuai dengan kebutuhan pembelajaran abad ke-21. Pelatihan dilakukan melalui beberapa tahap, yaitu analisis kebutuhan, pelatihan luring, pelatihan daring, pemberian proyek, dan evaluasi hasil. Metode yang digunakan menggabungkan penjelasan konseptual, demonstrasi langsung, serta praktik mandiri melalui pendekatan learning by doing. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan peserta dalam memanfaatkan fitur interaktif Canva, seperti navigasi hyperlink, animasi, integrasi multimedia, dan penyusunan layout visual yang efektif. Peserta juga mampu menghasilkan proyek akhir berupa media pembelajaran interaktif yang memenuhi kriteria desain instruksional. Secara keseluruhan, kegiatan pelatihan ini efektif dalam meningkatkan kompetensi digital mahasiswa calon guru dan berpotensi memberikan dampak jangka panjang terhadap kualitas pembelajaran matematika di sekolah.
Pemberdayaan Komunitas Madrasah dalam Menyiapkan Siswa Berprestasi pada Olimpiade Bidang Akademik Eko Wahyudi; Anis Fuadi; Alifiani Alifiani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 10 (2025): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i10.3611

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas komunitas madrasah dalam menyiapkan peserta didik berprestasi pada olimpiade bidang Matematika, IPA, dan IPS melalui pembentukan Club Pembinaan Olimpiade. Pelaksanaan program diawali dengan identifikasi kebutuhan siswa menggunakan angket dan wawancara, diikuti audiensi dengan pimpinan madrasah, penyusunan proposal resmi komunitas, pengorganisasian guru pembina, rekrutmen anggota berdasarkan minat dan bakat, serta sosialisasi kepada orang tua. Pembinaan rutin kemudian dilaksanakan melalui pengayaan materi, latihan soal berjenjang, dan diskusi akademik. Monitoring dan evaluasi dilakukan secara sistematis untuk menilai efektivitas program. Hasil kegiatan menunjukkan terbentuknya struktur komunitas yang jelas, tersedianya dokumen administratif yang lengkap, serta meningkatnya partisipasi dan motivasi akademik siswa. Dukungan aktif guru dan orang tua turut memperkuat keberlangsungan program. Kendala teknis seperti keterbatasan waktu, perbedaan persepsi antar pembina, dan variasi kesiapan siswa dapat diatasi melalui koordinasi dan penyesuaian strategi. Secara keseluruhan, program ini memberikan kontribusi signifikan terhadap penguatan budaya akademik dan peningkatan mutu pembinaan prestasi di madrasah.
Pendampingan Belajar Matematika Berbasis Learning Community di Lingkungan Pondok Pesantren Nurul Izzah; Anis Fuady; Alifiani Alifiani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 10 (2025): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i10.3613

Abstract

Pendampingan belajar matematika berbasis learning community merupakan strategi yang relevan untuk meningkatkan motivasi, pemahaman konsep, dan hasil belajar santri di lingkungan pondok pesantren. Kegiatan pengabdian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kepercayaan diri dan anggapan bahwa matematika adalah pelajaran sulit dan membosankan. Pendampingan dilaksanakan selama dua minggu dengan melibatkan 32 santri putri melalui pendekatan kontekstual dan aktivitas kolaboratif yang terstruktur. Metode pelaksanaan terdiri dari empat tahap: analisis kebutuhan, perencanaan program, implementasi pendampingan, serta evaluasi dan tindak lanjut. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan motivasi, partisipasi, dan kemampuan pemecahan masalah santri. Observasi memperlihatkan bahwa santri menjadi lebih aktif, komunikatif, dan mampu bekerja sama secara efektif dalam kelompok. Selain itu, model learning community terbukti sejalan dengan tradisi pembelajaran pesantren seperti halaqah dan musyawarah, sehingga menciptakan ekosistem belajar yang alami dan kondusif.
Membumikan STEM Di Sekolah Dasar: Pelatihan Modul Ajar Kreatif Ila Maya Suprapti; Anies Fuady; Alifiani Alifiani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 10 (2025): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i10.3626

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru sekolah dasar dalam mengimplementasikan pembelajaran berbasis STEM melalui workshop penyusunan modul ajar kreatif menggunakan Engineering Design Process (EDP). Delapan guru dari SDN Brani Wetan I berpartisipasi setelah analisis kebutuhan awal menunjukkan rendahnya pemahaman mengenai konsep STEM, integrasinya dalam pembelajaran tematik, serta penerapannya pada Matematika kelas awal. Workshop dirancang secara eksperiensial melalui kegiatan praktik langsung, demonstrasi proyek, diskusi terarah, dan pendampingan berkelanjutan dalam pengembangan modul ajar. Data dari angket pre–post dan observasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman konseptual, keterampilan praktis, dan kepercayaan diri guru dalam menerapkan pembelajaran berbasis proyek dan EDP secara kontekstual. Temuan ini menunjukkan bahwa pengembangan profesional berbasis pengalaman efektif dalam memperkuat kompetensi pedagogis STEM. Program ini menegaskan pentingnya dukungan berkelanjutan untuk memastikan integrasi STEM yang koheren dan sesuai perkembangan peserta didik sekolah dasar.
Pendampingan Bimbingan Belajar Matematika MA sebagai Upaya Strategis Persiapan UTBK Rini Febriani; Anies Fuady; Alifiani Alifiani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 10 (2025): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i10.3637

Abstract

Kegiatan pendampingan bimbingan belajar matematika bagi siswa Madrasah Aliyah dilaksanakan sebagai upaya strategis untuk meningkatkan kesiapan menghadapi Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK). Latar belakang kegiatan ini berangkat dari rendahnya capaian penalaran matematis siswa serta kurangnya pemahaman terhadap karakteristik soal UTBK yang menuntut kemampuan berpikir kritis, analitis, dan pemecahan masalah tingkat tinggi. Program pendampingan dilaksanakan melalui tiga tahapan utama, yaitu persiapan, pelaksanaan, serta evaluasi dan tindak lanjut. Pada tahap persiapan dilakukan analisis kebutuhan siswa, perencanaan materi berbasis kisi-kisi UTBK, serta koordinasi dengan pihak sekolah. Tahap pelaksanaan meliputi pengenalan format UTBK, pembelajaran materi esensial matematika, pemberian latihan soal bertingkat, serta pembahasan strategi penyelesaian melalui bimbingan intensif. Evaluasi proses dan hasil menunjukkan adanya peningkatan keaktifan, pemahaman konsep, ketepatan strategi, serta skor hasil belajar siswa melalui perbandingan pre-test dan post-test. Selain itu, respons siswa menunjukkan bahwa pendampingan membantu mereka meningkatkan kepercayaan diri dan kesiapan psikologis menghadapi UTBK. Dengan demikian, program pendampingan terbukti efektif meningkatkan kesiapan akademik dan kemampuan penalaran matematis siswa MA. Kegiatan ini direkomendasikan untuk dilanjutkan secara berkelanjutan dengan memperkuat diferensiasi pembelajaran dan pemanfaatan media digital sebagai dukungan latihan mandiri.
Pendampingan Penggunaan Media Pembelajaran Matematika Berbasis Metode Permainan Bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) Salsabila Yusriyah Arwa Dini Putri; Alifiani Alifiani; Anies Fuady
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 10 (2025): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i10.3657

Abstract

Pendampingan penggunaan media pembelajaran matematika berbasis metode permainan bagi anak berkebutuhan khusus bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep matematika, motivasi belajar, dan kemandirian siswa melalui pendekatan yang menyenangkan dan inklusif. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan melalui tiga tahap utama: analisis kebutuhan siswa menggunakan angket, pelaksanaan pembelajaran dengan media "Tusuk Aljabar", serta evaluasi melalui angket siswa dan guru. Hasil pra-kegiatan menunjukkan kesulitan siswa dalam memahami konsep aljabar abstrak, sementara post-test setelah pelaksanaan kegiatan mengindikasikan peningkatan signifikan pemahaman konsep dan antusiasme belajar siswa. Evaluasi menunjukkan siswa dan guru menyatakan media permainan efektif dalam menyederhanakan materi matematika serta meningkatkan keterlibatan aktif siswa berkebutuhan khusus. Pengabdian ini memberikan bukti bahwa media pembelajaran berbasis permainan dapat menjadi solusi inovatif untuk mengatasi hambatan belajar matematika pada anak berkebutuhan khusus, sekaligus memberikan rekomendasi pelatihan berkelanjutan bagi guru inklusi
Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis pada Materi Regresi Linear Siswa SMA melalui Lesson Study Anita Zahroh; Anggi Adelia Putri; Alifiani Alifiani; Dwi Nurcahyo
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 3 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v5i3.533

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah matematis merupakan salah satu kompetensi penting yang harus dikuasai murid dalam pembelajaran matematika. Namun, murid kelas XI SMA Negeri 2 Malang menunjukkan kondisi yang belum optimal, ditandai dengan sikap pasif dan rendahnya keterlibatan aktif selama pembelajaran berlangsung. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran berkerangka Lesson Study dengan model Problem Based Learning berbasis tahapan Polya pada materi Persamaan Regresi Linear, sekaligus menganalisis kemampuan pemecahan masalah matematis murid pada dua pertemuan pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian sebanyak 36 murid kelas XI SMA Negeri 2 Malang. Data dikumpulkan melalui tiga teknik, yaitu pengerjaan Lembar Kerja Peserta Didik, observasi, dan refleksi kolaboratif dalam kerangka Lesson Study yang terdiri atas tahap Plan, Do, dan See. Selanjutnya, data dianalisis secara deskriptif kualitatif melalui empat langkah, yaitu pengorganisasian data, penelaahan mendalam, analisis hubungan antarpermasalahan, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan aktivitas murid dari delapan puluh persen pada pertemuan pertama menjadi sembilan puluh dua koma lima persen pada pertemuan kedua. Kemampuan pemecahan masalah berdasarkan tahapan Polya juga meningkat, terutama pada indikator memeriksa kembali, merencanakan strategi, dan melaksanakan rencana. Dengan demikian, penerapan model Problem Based Learning berbasis tahapan Polya melalui kerangka Lesson Study terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis murid pada materi Persamaan Regresi Linear.
Meningkatkan Pemahaman Konsep Transformasi Geometri melalui Lesson Study Berbasis PBL dan GeoGebra Fadhilah Nur Istiqomah; Hannif Lathifah; Iis Sholekah; Alifiani Alifiani; Ivatus Sunaifah
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 3 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v5i3.566

Abstract

Pemahaman konsep merupakan kemampuan mendasar dalam pembelajaran matematika yang seringkali menjadi kendala siswa, terutama pada materi Transformasi Geometri yang bersifat abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan proses implementasi Lesson Study dengan model Problem-Based Learning (PBL) berbantuan GeoGebra pada materi Transformasi Geometri, dan (2) mengukur peningkatan pemahaman konsep siswa setelah mengikuti pembelajaran. Penelitian berbasis Lesson Study ini dilaksanakan dalam dua siklus (Refleksi dan Rotasi) dengan tahapan plan, do, dan see. Subjek penelitian adalah 35 siswa kelas XI SMAN 4 Kota Malang. Data dikumpulkan melalui tes pemahaman konsep pada setiap siklus dan dianalisis menggunakan perhitungan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Lesson Study melalui PBL berbantuan GeoGebra berhasil memperbaiki kekurangan pembelajaran secara bertahap. Pada siklus II, siswa menjadi lebih aktif, kolaboratif, dan kreatif dalam memecahkan masalah, serta mampu membuat permasalahan sendiri. Rata-rata nilai siswa meningkat dari 73,28 (siklus I) menjadi 90,8 (siklus II), dengan ketuntasan belajar klasikal mencapai 100%. Rata-rata N-Gain sebesar 0,71 (kategori tinggi) menunjukkan bahwa pembelajaran efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kolaborasi Lesson Study dengan PBL berbasis GeoGebra dapat menjadi alternatif inovatif untuk meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa pada materi abstrak seperti Transformasi Geometri.