Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya kepemimpinan yang diterapkan di lingkungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bangka Barat serta pengaruhnya terhadap motivasi dan kedisiplinan anggota. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan studi dokumentasi terhadap tujuh informan yang terdiri dari pejabat struktural, kepala bidang, dan kepala seksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pimpinan Satpol PP menerapkan gaya kepemimpinan kombinatif, yang menggabungkan unsur transformasional dan transaksional. Gaya ini ditandai dengan ketegasan dalam pengawasan dan penerapan disiplin, namun tetap menumbuhkan komunikasi terbuka, motivasi, dan keteladanan. Penerapan gaya kepemimpinan tersebut terbukti meningkatkan semangat kerja, tanggung jawab, dan disiplin anggota, meskipun dalam beberapa kasus masih muncul tekanan akibat pola pengawasan yang ketat. Faktor pendukung efektivitas kepemimpinan meliputi kedisiplinan, komitmen pimpinan, dan komunikasi yang baik, sementara hambatan utama berasal dari keterbatasan sumber daya manusia, sarana kerja, dan minimnya pelatihan kepemimpinan. Penelitian ini menegaskan bahwa kepemimpinan yang adaptif, humanis, dan berorientasi pada pelayanan publik menjadi kunci bagi peningkatan kinerja Satpol PP dalam menegakkan peraturan daerah dan menjaga ketertiban umum