Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pendampingan Pelatihan Sekolah Sepak Bola Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang Haris Kurniawan; Zulfan Heri; Mhd Fahmi; Dicky Edward Daulay; Argubi Silwan; Muihammad Reza Destya
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bina Darma Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bina Darma
Publisher : DRPM-UBD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33557/x5yycy65

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembinaan Sekolah Sepak Bola (SSB) di Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang melalui program pendampingan pelatihan bagi pelatih dan atlet usia dini hingga remaja. Metode pelaksanaan meliputi asesmen kebutuhan awal, perancangan program latihan terstruktur, pendampingan langsung dalam sesi latihan, serta evaluasi menggunakan desain pretest–posttest terhadap keterampilan teknik dasar dan motivasi latihan atlet. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keterampilan teknik dasar meliputi passing, dribbling, shooting, dan kontrol bola dengan rata-rata peningkatan sebesar 27,6%. Selain itu, motivasi latihan atlet juga mengalami peningkatan rata-rata sebesar 24,5% yang ditunjukkan oleh meningkatnya minat, disiplin, kepercayaan diri, dan kerja sama tim. Program pendampingan juga berdampak pada peningkatan kompetensi pelatih dalam menyusun program latihan yang lebih terstruktur dan variatif serta perbaikan tata kelola pembinaan SSB. Disimpulkan bahwa pendampingan pelatihan efektif dalam meningkatkan aspek teknis dan psikologis atlet serta memperkuat sistem pembinaan sepak bola usia dini di tingkat komunitas, sehingga berpotensi mendukung pembinaan berkelanjutan yang sejalan dengan arah pembinaan yang dikembangkan oleh Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia.
Pemanfaatan Mesin Pelontar Bola Dalam Peningkatan Keterampilan Teknik Tenis Meja Pada Komunitas Persatuan Tenis Meja Garuda Nabontar Edo Barlian; Kemala Jeumpa; Haris Kurniawan; Wisnu Prayogo; Novrizaldi Wardana; Yuni Yolanda
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 7 (2026): Volume 9 Nomor 7 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i7.26035

Abstract

ABSTRAK Tenis meja berkembang di tingkat masyarakat, namun peningkatan keterampilan teknik masih terkendala keterbatasan sarana dan metode latihan yang belum terstruktur. Komunitas PTM Garuda Nabontar memiliki potensi besar, tetapi latihan masih manual sehingga intensitas dan variasi terbatas, yang berdampak pada penguasaan teknik dan partisipasi masyarakat. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan keterampilan teknik melalui pemanfaatan mesin pelontar bola sekaligus memperkuat peran komunitas sebagai pusat pembinaan olahraga. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, pelatihan teknik, dan pendampingan berbasis praktik melalui tahapan sosialisasi, pengadaan alat, latihan rutin, dan evaluasi. Hasil menunjukkan capaian yang signifikan, yaitu tersedianya 4 unit mesin pelontar, peningkatan latihan mandiri menjadi 2 sesi per minggu, serta 3 sesi pelatihan teknik per bulan. Keterampilan teknik meningkat pada 80% peserta, akurasi pukulan mencapai 80%, dan kemampuan footwork meningkat pada 68% peserta. Partisipasi masyarakat meningkat sebesar 40%, terbentuk 1 komunitas baru, serta teridentifikasi 2 atlet potensial. Pemanfaatan teknologi ini efektif meningkatkan keterampilan teknik, efisiensi latihan, dan partisipasi masyarakat secara berkelanjutan. Kata Kunci: Tenismeja, Pelontar, Komunitas, Keterampilan.  ABSTRACT Table tennis is widely developed at the community level, yet technical skill improvement is still constrained by limited training facilities and unstructured methods. The PTM Garuda Nabontar community has strong potential, but training remains manual, resulting in limited intensity and variation, which affects skill mastery and community participation. This program aims to improve technical skills through the use of a ball launcher machine while strengthening the community’s role as a sports development center. The methods include counseling, technical training, and practice-based mentoring through stages of socialization, equipment provision, routine training, and evaluation. The results show significant achievements, including the provision of 4 ball launcher units, an increase in independent training to 2 sessions per week, and 3 technical training sessions per month. Technical skills improved in 80% of participants, stroke accuracy reached 80%, and footwork ability improved in 68% of participants. Community participation increased by 40%, with the formation of 1 new community and the identification of 2 potential athletes. The use of this technology effectively enhances technical skills, training efficiency, and sustainable community participation. Keywords: Tabletennis, Launcher, Community, Skills.
Pendampingan penguatan kesehatan mental bagi masyarakat terdampak bencana banjir melalui permainan bola voli mini di Kelurahan Pekan Tanjung Pura Kabupaten Langkat Zulfan Heri; Amansyah Amansyah; Puji Ratno; Nono Hardinoto; Usman Nasution; Haris Kurniawan
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 4 (2026): August (In Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i4.39938

Abstract

AbstrakKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membantu memperkuat kesehatan mental masyarakat terdampak bencana banjir melalui permainan bola voli mini di Kelurahan Pekan Tanjung Pura Kabupaten Langkat. Bencana banjir tidak hanya menyebabkan kerusakan lingkungan dan kerugian ekonomi, tetapi juga berdampak pada kondisi psikologis masyarakat, seperti stres, kecemasan, dan menurunnya semangat sosial. Oleh karena itu, diperlukan kegiatan yang mampu menciptakan suasana menyenangkan dan meningkatkan interaksi sosial masyarakat pascabencana. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif berbasis olahraga rekreatif yang meliputi tahap persiapan, sosialisasi, pelaksanaan permainan bola voli mini, pendampingan, dan evaluasi. Permainan bola voli mini dipilih karena mudah dilakukan, bersifat rekreatif, serta mampu melibatkan masyarakat secara aktif dalam suasana kebersamaan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat sangat antusias mengikuti kegiatan dan aktif berpartisipasi dalam permainan. Aktivitas bola voli mini mampu meningkatkan komunikasi sosial, rasa kebersamaan, serta membantu mengurangi kejenuhan dan tekanan psikologis masyarakat terdampak banjir. Dengan demikian, permainan bola voli mini dapat menjadi salah satu media rekreatif dan edukatif yang efektif dalam mendukung penguatan kesehatan mental masyarakat terdampak bencana banjir di Kelurahan Pekan Tanjung Pura Kabupaten Langkat. Kata kunci: kesehatan; mental; banjir; bola voli. AbstractThis community service activity aims to help strengthen the mental health of communities affected by flooding through mini-volleyball games in the Pekan Tanjung Pura subdistrict of Langkat Regency. Flooding not only causes environmental damage and economic losses but also impacts the psychological well-being of communities, leading to stress, anxiety, and a decline in social engagement. Therefore, activities are needed that can create a pleasant atmosphere and enhance social interaction among the community in the aftermath of a disaster. The activity was implemented using a participatory approach based on recreational sports, encompassing preparation, outreach, the mini-volleyball games, mentoring, and evaluation. Mini-volleyball was chosen because it is easy to play, recreational in nature, and capable of actively engaging the community in a spirit of togetherness. The results showed that the community was very enthusiastic about the activity and actively participated in the games. The mini-volleyball activity was able to improve social communication and a sense of togetherness, as well as help reduce boredom and psychological stress among the flood-affected community. Thus, mini-volleyball can serve as an effective recreational and educational tool to support the mental well-being of communities affected by flooding in the Pekan Tanjung Pura subdistrict of Langkat Regency. Keywords: health; mental health; floods; volleyball.