Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH DEFORESTASI TERHADAP TEMPERATUR, KELEMBABAN, CURAH HUJAN, DAN PENYINARAN MATAHARI: STUDI KASUS DI SUMATERA UTARA Yuni Yolanda
Hexagon Vol 6 No 2 (2025): Vol. 6 No. 2 (2025): HEXAGON - Edisi 12
Publisher : Fakultas Teknologi Lingkungan dan Mineral - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/hexagon.v6i2.5920

Abstract

Climate change due to deforestation is a hot global issue today. This study analyzes the effect of deforestation on temperature, humidity, rainfall, and sunshine duration in North Sumatra Province during the period 2013-2022. A quantitative approach was used with deforestation data from the Ministry of Environment and Forestry (KLHK) and climate data from the Meteorology, Climatology and Geophysics Agency (BMKG). Pearson Product Moment correlation analysis was performed using SPSS version 29. The results showed that the average deforestation in North Sumatra reached 9,884.79 hectares per year. The correlation analysis showed a very weak to low negative relationship between deforestation and the four climate parameters analyzed, namely rainfall (r = -0.292), sunshine duration (r = -0.173), air temperature (r = -0.086), and air humidity (r = -0.056). Statistically, no significant relationship (p>0.05) was found between deforestation and climate variables, most likely due to the limited number of annual samples. This study identified that local factors such as the presence of the large Lake Toba and the conversion of deforested land to plantations act as moderators of the microclimate. This explains the impact of deforestation on temperature and humidity in this region is not always significant as theoretically assumed. Correlations between climate variables also show complex interactions, such as a very strong negative relationship between temperature and humidity (r=-0.974; p<0.001). This study provides important insights into the complexity of deforestation and microclimate interactions in a unique tropical region such as North Sumatra.
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pencegahan Stunting Melalui Edukasi Gizi Dan Pemanfaatan Pangan Lokal Di Desa Stowe Brang, Kecamatan Utan, Kabupaten Sumbawa Jenri Parlinggoman Hutasoit; Yuni Yolanda; Nurul Amri Komarudin; Rozzy Aprirachman; Adi Mawardin
PRAXIS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): PRAXIS April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47776/xbqdwd72

Abstract

Stunting masih menjadi masalah gizi kronis yang berdampak pada kualitas tumbuh kembang anak dan produktivitas sumber daya manusia di masa depan. Kecamatan Utan, Kabupaten Sumbawa, termasuk wilayah prioritas penanganan Stunting berdasarkan kebijakan pemerintah daerah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pencegahan Stunting melalui pendekatan pemberdayaan berbasis edukasi gizi dan pemanfaatan pangan lokal. Metode kegiatan dilaksanakan secara partisipatif melalui tahapan koordinasi lintas sektor, sosialisasi dan edukasi pencegahan Stunting, pelatihan pengolahan pangan lokal bergizi (MP-ASI dan cookies fortifikasi), serta pemberian dukungan pangan pendamping bagi keluarga sasaran. Kegiatan dilaksanakan di Desa Stowe Brang dengan melibatkan kader posyandu, ibu balita, pemerintah desa, dan tenaga kesehatan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat mengenai Stunting dan gizi seimbang, peningkatan keterampilan praktik pengolahan pangan lokal, serta tingginya partisipasi kader posyandu dan PKK dalam penguatan pesan gizi keluarga. Pendekatan pemberdayaan berbasis pangan lokal ini berpotensi untuk dilanjutkan dan direplikasi sebagai strategi pencegahan Stunting di tingkat desa