Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Forgiveness pada Agresivitas Remaja di Kecamatan Johar Baru: Penelitian Mikaela Berliyana Alitani; Yeny Duriana Wijaya; Kamalia
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5232

Abstract

Adolescent aggression is a social problem that is still commonly found in densely populated urban areas, one of which is Johar Baru District, Central Jakarta. Social environments full of conflict and experiences of violence make adolescents vulnerable to aggressive behavior. One psychological factor suspected to play a role in reducing aggressiveness is forgiveness. This study aims to examine the effect of forgiveness on aggressiveness in adolescents in Johar Baru District. The study used a quantitative approach with a survey method. Participants were 100 adolescents aged 10–17 years selected using a purposive sampling technique. The research instruments included the Forgiveness Scale based on McCullough's concept and the Aggressiveness Scale adapted from Buss and Perry. Data analysis used the Spearman correlation test. The results showed a significant negative relationship between forgiveness and aggressiveness (ρ = -0.419; p < 0.05). This finding indicates that the higher the level of forgiveness, the lower the level of aggressiveness in adolescents. This study emphasizes the importance of strengthening forgiveness as a psychological intervention strategy to reduce adolescent aggressiveness in conflict-prone environments..
Efektivitas Edukasi Partisipatif Berbasis 3R dalam Meningkatkan Sikap Pro-Lingkungan pada Remaja: Penelitian Kamalia; Arbania Fitriani; Grin Rayi Prihandini; Ida Saidah; Ety Nurhayati
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5268

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas edukasi partisipatif berbasis prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dalam meningkatkan sikap pro-lingkungan pada remaja pesantren. Intervensi dirancang dengan pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman yang mengintegrasikan ceramah interaktif, pemantik visual reflektif, dan praktik daur ulang botol plastik, serta sesi refleksi bersama. Kegiatan dilaksanakan pada 29 santri di Pesantren Inggris Bogor dengan desain one-group pretest–posttest. Pengukuran sikap pro-lingkungan dilakukan menggunakan instrumen New Ecological Paradigm (NEP) yang telah tervalidasi lintas budaya (Dunlap et al., 2002). Hasil uji paired sample t-test menunjukkan adanya peningkatan sikap pro-lingkungan yang signifikan setelah peserta mengikuti intervensi. Temuan ini mengindikasikan bahwa pendekatan partisipatif dan berbasis pengalaman efektif dalam memperkuat internalisasi nilai dan orientasi ekologis dibandingkan pendekatan berbasis informasi semata. Secara praktis, kegiatan ini menawarkan model intervensi sederhana namun berbasis bukti yang dapat direplikasi pada komunitas pendidikan berbasis nilai kolektif, seperti pesantren, guna memperkuat fondasi psikologis pro-lingkungan pada remaja.