Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemulihan Trauma Healing Bagi Korban Bencana Alam Melalui Edukasi Kebencanaan, Ketahanan Pangan, Pemberdayaan Ekonomi Desa Simpur Jaya Kecamatan Ketambe Berbasis Pendekatan Pebelajaran Sosial Emosional (Sel): Penelitian Halisah Suriani; Fitri Handayani; Muridha Hasan; Ladipin; Derita Perhatian; Aiva Viforit; Rizaldi Umar; Liza Reviza; Sopira Qori Amalia; Trilamta Tarigan
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5373

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memulihkan kondisi psikososial korban bencana alam melalui pendekatan trauma healing yang terintegrasi dengan edukasi kebencanaan, penguatan ketahanan pangan, dan pemberdayaan ekonomi desa berbasis Pembelajaran Sosial Emosional (Social Emotional Learning/SEL) di Desa Simpur Jaya, Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara. PKM dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif berbasis komunitas dengan desain deskriptif-kualitatif. Sasaran kegiatan adalah masyarakat desa terdampak bencana, khususnya keluarga korban dan kelompok dewasa produktif. Metode pelaksanaan meliputi tahapan persiapan, sosialisasi, edukasi kebencanaan, kegiatan trauma healing berbasis SEL, pendampingan ketahanan pangan, serta pemberdayaan ekonomi desa, yang disertai dengan monitoring dan evaluasi. Data diperoleh melalui observasi partisipatif, wawancara terarah, diskusi kelompok, dan refleksi masyarakat. Hasil PKM menunjukkan adanya perbaikan kondisi sosial emosional masyarakat, ditandai dengan menurunnya kecemasan, meningkatnya kemampuan mengenali dan mengelola emosi, serta menguatnya solidaritas sosial. Selain itu, masyarakat menunjukkan peningkatan pemahaman terhadap kesiapsiagaan bencana, kesadaran akan pentingnya ketahanan pangan berbasis sumber daya lokal, serta meningkatnya motivasi untuk kembali melakukan aktivitas ekonomi produktif.
THE RELATIONSHIP BETWEEN BODY FLEXIBILITY AND OVERHEAD PASSING ACCURACY IN VOLLEYBALL AMONG GRADE XI STUDENTS OF SMK NEGERI 4 KUTACANE Habi Misfah; Orbit Irwansyah; Ladipin
International Journal of Social Science, Educational, Economics, Agriculture Research and Technology (IJSET) Vol. 5 No. 1 (2025): DECEMBER
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/ijset.v5i1.1383

Abstract

This correlational study investigates the relationship between body flexibility and the accuracy of overhead passing in volleyball. The research was conducted on a population and sample of 12 Grade XI students from SMK Negeri 4 Kutacane, selected via total sampling. Body flexibility was quantitatively measured using the standard Sit and Reach test, which primarily assesses the flexibility of the lower back and hamstring muscles. Overhead passing accuracy was evaluated through a targeted passing test, where students aimed to pass the ball accurately to a designated target area. Data analysis commenced with a Shapiro-Wilk normality test to confirm the data's parametric nature, followed by a Pearson Product-Moment correlation analysis. The results revealed a very strong, positive, and statistically significant correlation between the two variables (r = 0.872, p = 0.000). This finding indicates that higher levels of body flexibility are strongly associated with greater accuracy in performing overhead passes in volleyball. The discussion posits that enhanced flexibility allows for better body control, a wider range of motion, and more precise upper-body positioning, all of which are critical for effective overhead passing. Consequently, the study strongly recommends incorporating systematic and regular flexibility training, focusing on the lower back, hamstrings, and shoulder girdle, into volleyball training regimens for novice players to fundamentally improve their technical skills.