Setiaji, Denden
Pendidikan Guru PAUD, FKIP, Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Published : 14 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

KOLASE PERMAINAN TRADISIONAL UNTUK MEMFASILITASI PEMBELAJARAN SENI RUPA ANAK USIA DINI Aini Loita; Nuraly Ma’sum Aprily; Denden Setiaji; Tasya Nur Ramdhani
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 6, No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpa.v6i2.55716

Abstract

This research is motivated by problems in early childhood art learning that arise in the field related to the limited availability of teaching materials based on local wisdom, or even almost non-existent. The learning process in PAUD will be carried out optimally if there are components that are relevant and useful for learning, in this case teaching materials with local content. The aim of this research is to develop visual arts teaching materials in the form of collage teaching materials based on local wisdom of traditional games according to field needs for children aged 5-6 years. The method used in this study is the development method with an EDR design based on the McKenney EDR model, which is divided into three parts, namely, analysis and exploration, design and construction, evaluation and reflection. Data collection techniques are observation, interviews, questionnaires, and expert validation. This article presents how to design and construct teaching materials for traditional game collages with the steps for making them. Starting from curriculum analysis covering development programs, core competencies, basic competencies, achievement indicators, as well as learning objectives, expert validation and product design. It is hoped that this traditional game collage teaching material can provide an overview of collage teaching materials as part of a practical and valid learning tool to assist teachers in implementing art learning based on local wisdom of traditional games which can stimulate various child developments optimally. Penelitian ini dilatar belakangi permasalahan pembelajaran seni rupa anak usia dini yang muncul di lapangan terkait ketersediaan bahan ajar berbasis kearifan lokal yang terbatas bahkan nyaris tidak tersedia. Proses pembelajaran di PAUD akan terlaksana secara optimal apabila terdapat komponen yang relevan dan berguna untuk pembelajaran, dalam hal ini bahan ajar dengan muatan lokal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan bahan ajar seni rupa berupa bahan ajar kolase yang berbasis kearifan lokal permainan tradisional yang sesuai dengan kebutuhan lapangan untuk anak usia 5-6 tahun. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pengembangan dengan desain EDR yang didasarkan pada model EDR McKenney, yang terbagi menjadi tiga bagian yaitu, analisis dan eksplorasi, desain dan konstruksi, evaluasi dan refleksi. Teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara, angket, dan validasi ahli. Pada artikel ini disajikan bagaimana desain dan kontruksi perancangan bahan ajar kolase permainan tradisional dengan langkah-langkah pembuatannya. Dimulai dari analisis kurikulum meliputi program pengembangan, kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator pencapaian, serta tujuan pembelajaran, validasi ahli dan perancangan produk. Bahan ajar kolase permainan tradisional ini diharapkan dapat memberikan gambaran bahan ajar kolase sebagai bagian perangkat pembelajaran yang praktis dan valid untuk membantu guru dalam melaksanakan pembelajaran seni rupa berbasis kearifan lokal permainan tradisional yang dapat menstimulasi berbagai tumbuh kembang anak dengan optimal.
Analisis Pembelajaran Seni Terhadap Esensi dan Tujuan Pendidikan Denden Setiaji
Naturalistic: Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 7 No. 2 (2023): Naturalistic: Jurnal Kajian Penelitian dan Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal ini diterbitkan oleh: PGSD FKIP Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/naturalistic.v7i2.3146

Abstract

Pendidikan seni mempunyai kontribusi terhadap pengembangan individu antara membantu pengembangan mental, emosional, kreativitas, estetika, sosial, dan fisik. Aspek kreativiitas mempunyai peranan yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Apalagi di masa pembangunan ini, orang yang berdaya kreatif sangat dibutuhkan guna mengembangkan ide-ide yang konstruktif yang akan membantu pemerintah dan masyarakat dalam memajukan kehidupan dan berkebudayaan. Pendekatan pendidikan melalui media seni memang bisa dikatakan sangat penting, untuk dampak yang dihasilkannyapun dapat kita amati dari berbagai penyelenggara pendidikan baik dari tingkat pendidikan dasar, sekolah menengah dan universitas. Tujuannya memang bukan menjadikan peserta didik sebagai seorang seniman atau pelaku seni akan tetapi, pengaplikasian pendidikan dan seni ini lebih bertujuan untuk mengajak peserta didik bagaimana memaknai sebuah proses yang dilakukan sebelum hasil dari sebuah proses tersebut. Potensi unik pendidikan seni dalam pengembangan karakter adalah pada pengembangan karakter kreatif. Tetapi karakter kreatif yang dikembangkan dalam pendidikan seni bersifat khas karena berfokus pada kekreatifan estetik yang memang menjadi keunikan pendidikan seni. Karena karakter kreatif berkaitan erat dengan kerja keras, mandiri, dan keingintahuan yang tinggi, maka dalam pengembangan karakter kreatif dalam pendidikan seni secara otomatis karakter kerja keras, mandiri, dan keingintahuan yang tinggi, turut serta terkembangkan. Seni mempunyai pengaruh kuat dalam dunia pendidikan untuk dapat menghasilkan ide-ide kreatif dari seorang pendidik dan mengembangkan pengetahuan budaya peserta didik. Pembelajaran seni pada hakikatnya adalah pembelajaran rasa indah, indah pada waktu mengobjektivikasi, indah dalam berimajinasi, dan indah dalam mengungkapkannya. Keberagaman pengertian pendidikan seni menunjukkan bahwa seni memiliki pengaruh kuat terhadap dunia pendidikan secara umum. Sedikit lembaga pendidikan yang memahami pentingnya pendidikan seni untuk menciptakan dunia pendidikan yang kreatif, inovatif, dan apresiatif
Analisis Pembelajaran Instrumen Gesek Biola Grade I Di Sekolah Musik Simphony Music Kota Tasikmalaya Yuda Yuda; Denden Setiaji; Asti Tri Lestari
Magelaran: Jurnal Pendidikan Seni Vol. 5 No. 1 (2022): Magelaran: Jurnal Pendidikan Seni
Publisher : Prodi Pendidikan Sendratasik FKIP UMTAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/magelaran.v5i1.1501

Abstract

Di Kota Tasikmalaya terdapat beberapa sekolah musik khusus atau kursusan yang memfokuskan peserta didik dalam bidang pembelajaran seni musik yang sedang dijalani serta diminati oleh peserta didik tersebut. Yang mana di dalamnya mempelajari salah satu alat musik seperti piano, gitar akustik, gitar klasik, saxsophone, alat gesek seperti biola, cello, viola, dan alat musik yang lainya disesuaikan dengan minat dan bakat peserta didik. Simphony Music School, merupakan salah satu sekolah musik khusus di Kota Tasikmalaya yang menyelenggarakan pembelajaran khusus alat musik gesek biola yang terbagi menjadi beberapa tahapan atau biasa disebut per-grade, yang mana ini menjadi suatu ketertarikan bagi peneliti untuk meneliti secara langsung proses pembelajaran alat gesek biola dari grade I hingga lanjutannya. Di samping masih jarangnya minat serta bakat masyarakat Kota Tasikmalaya khususnya para generasi muda yang berkeinginan untuk mempelajari alat gesek biola, peneliti berharap dengan adanya hasil penelitian ini semoga bisa memotivasi serta membantu semua orang yang berminat untuk mempelajari salah satu alat musik gesek yaitu biola. Karena penelitian ini difokuskan serta dikhususkan bagi para pemula yang ingin mempelajari alat musik gesek biola. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif.
Eksistensi Seni Qasidah Grup Almanar Kecamatan Mangkubumi Tasikmalaya Putri Sri Rejeki; Denden Setiaji; Wan Ridwan Husen
Magelaran: Jurnal Pendidikan Seni Vol. 6 No. 1 (2023): Magelaran: Jurnal Pendidikan Seni
Publisher : Prodi Pendidikan Sendratasik FKIP UMTAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/magelaran.v6i1.3664

Abstract

Artikel ini berjudul tentang “Eksistensi Seni Qasidah Grup Almanar Kecamatan Mangkubumi Tasikmalaya. Salah satu grup qasidah yang terkenal di Jawa Barat adalah Seni Qasidah Grup Almanar yang berasal dari Tasikmalaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui eksistensi dan faktor yang mempengaruhi Seni Qasidah Almanar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini dilakukan dikediaman Heni Nur’aeni Syam yang bertempat di Jl. A.H. Nasution, Kelurahan Cipari, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya. Adapun sumber data yang digunakan yaitu melakukan observasi, wawancara, dokumentasi, dan literatur. Berdasarkan hasil temuan dan pembahasan dari Eksistensi Seni Qasidah Almanar sudah cukup baik, meskipun cenderung mengalami penurunan. Hal ini terbukti dari eksistensinya yaitu masih aktif mengadakan pertunjukan didaerah atau diluar daerah Tasikmalaya