Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

EDUKASI PENGGUNAAN SMARTPHONE AMAN DAN PENCEGAHAN PENIPUAN DIGITAL DI DESA PASIR MUNCANG Januari Yanto; Deswina Sari; Sugianto Sugianto; Muhammad Fauzi; Heru Lestadi
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 6, No 4 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v6i4.2493

Abstract

The development of digital technology has increased smartphone usage among rural communities, including Pasir Muncang Village, Jayanti District. However, this increase has not been fully accompanied by a good understanding of digital security. This condition causes some community members to remain vulnerable to online fraud and the misuse of personal data. This community service activity aims to improve digital literacy through educational seminars on how to use smartphones safely and by introducing various types of digital fraud that commonly occur. The method used in this activity is an educational and participatory approach, carried out through seminars, interactive discussions, and direct assistance to the community. The results of the activity show an improvement in community understanding of the importance of protecting personal data, the ability to recognize signs of digital fraud, and the application of basic security settings on smartphones. This activity also has a positive impact by increasing community awareness and vigilance in using digital technology more wisely. Therefore, this program is expected to serve as a preventive effort to reduce the risk of digital fraud in rural communities. ABSTRAKPerkembangan teknologi digital membuat penggunaan smartphone semakin meningkat di kalangan masyarakat pedesaan, termasuk di Desa Pasir Muncang, Kecamatan Jayanti. Namun, peningkatan tersebut belum sepenuhnya dibarengi dengan pemahaman yang baik mengenai keamanan digital. Kondisi ini menyebabkan sebagian masyarakat masih rentan terhadap penipuan online dan penyalahgunaan data pribadi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital melalui seminar edukasi tentang cara menggunakan smartphone secara aman serta pengenalan berbagai jenis penipuan digital yang sering terjadi. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan edukatif dan partisipatif, yaitu melalui seminar, diskusi interaktif, serta pendampingan langsung kepada masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya menjaga data pribadi, kemampuan mengenali ciri-ciri penipuan digital, serta penerapan pengaturan keamanan dasar pada smartphone. Kegiatan ini juga memberikan dampak positif berupa meningkatnya kesadaran dan kewaspadaan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi digital secara lebih bijak. Dengan demikian, program ini diharapkan dapat menjadi langkah pencegahan dalam mengurangi risiko penipuan digital di lingkungan masyarakat desa
Penilaian Kondisi Jalan Nasional di Provinsi Bengkulu Dengan Metode International Roughness Index dan Pavement  Condition Index Ruas Betungan - Padang Serai Riski Wahyudi; Kuni Saadati; Januari Yanto
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 3 (2026): Juli 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bengkulu Outer Ring Road (BORR) merupakan jalan lingkar luar yang mengelilingi pusat Kota Bengkulu untuk mengalihkan arus lalu lintas dan memperlancar distribusi logistik. Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Provinsi Bengkulu mengelola sejumlah ruas jalan nasional di Kota Bengkulu, salah satunya Ruas Betungan–Padang Serai. Ruas ini merupakan bagian dari BORR yang menjadi akses utama kendaraan menuju Pelabuhan Pulau Baai. Sebagai jalur utama menuju pelabuhan, ruas Betungan–Padang Serai berperan penting dalam mendukung aksesibilitas dan pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu, kerusakan pada ruas ini dapat mengganggu kelancaran distribusi logistik serta akses ke dan dari Pelabuhan Pulau Baai. Penilaian kondisi jalan dilakukan dengan dua metode yaitu International Roughness Index (IRI) dan Pavement Conditional Index (PCI). Alat yang digunakan untuk survei IRI yaitu alat kelas II berupa Irimeter II yang dikalibrasi dengan alat kelas I (Walking Profilometer Gapman). Hasil penelitian kondisi jalan menunjukkan pada metode IRI 21,8% Kondisi Baik, 72,7% Kondisi Sedang, 21,8% Rusak Ringan dan tidak ditemukan Rusak Berat. Pada Metode PCI menunjukkan 61,7% Kondisi Baik, 36,4% Kondisi Sedang, 1,8% Rusak Ringan dan juga tidak ditemukan Rusak Berat. Dengan adanya gambaran atau pengukuran dari kondisi perkerasan jalan Ruas Betungan – padang Serai tersebut diharapkan dapat menjadi pedoman untuk penanganan kerusakan jalan pada ruas tersebut.
Perencanaan Ulang Ukuran Saluran Air Pada Jaringan Drainase Kecamatan Pancoran Jakarta Selatan Januari Yanto; Kuni Saadati
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 3 (2026): Juli 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banjir di Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan, merupakan akumulasi masalah tata ruang dan kapasitas saluran drainase yang tidak memadai dalam menampung debit limpasan permukaan. Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan ulang dimensi saluran air pada jaringan drainase di kawasan strategis tersebut agar dapat meminimalkan risiko genangan. Metode penelitian yang digunakan meliputi analisis hidrologi untuk menentukan debit banjir rencana dengan metode rasional serta analisis hidraulika untuk mengevaluasi kapasitas tampung saluran. Berdasarkan hasil pengujian data curah hujan selama 10 tahun, metode distribusi Log Normal terpilih sebagai model yang paling sesuai setelah melewati uji chi square dan uji Smirnov-kolmogorov. Hasil analisis menunjukkan nilai koefisien pengaliran kawasan sebesar 0,515, intensitas curah hujan sebesar 20,61 mm/jam, dan debit banjir rencana (Qt) untuk kala ulang 5 tahun sebesar 2,12 m3/s. Evaluasi pada saluran eksisting berukuran 0,6×0,6 m menunjukkan kapasitas tampung (Qs) hanya sebesar 0,5562 m3/s, sehingga terjadi luapan karena Qs < Qt. Sebagai solusi teknis, dilakukan perencanaan ulang saluran menjadi berukuran 1,0×1,0 m yang menghasilkan kapasitas debit sebesar 2,1718 m3/s. Dimensi baru ini telah memenuhi kriteria teknis Qs > Qt dan dinyatakan aman dari risiko banjir.