Putri Yade Bismeninta Br Barus
Universitas Negeri Medan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Eksplorasi Konsep Segitiga pada Geometri Euclid dan Non-Euclid untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa SMA Indri Flora Br Ginting; Kristiani Siagian; Yolanda Angelina Sitorus; Magrifah Rizki Berutu; Putri Yade Bismeninta Br Barus; KMA Fauzi
Griya Journal of Mathematics Education and Application Vol. 6 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/griya.v6i2.1139

Abstract

This study aims to analyze students' conceptual understanding of triangle concepts in Euclidean and Non-Euclidean geometry through the implementation of exploratory learning. The study was conducted using a quantitative descriptive approach involving 30 twelfth-grade students at SMA Methodist Antiokhia Pancur Batu. Data were collected through observation and a Likert-scale questionnaire consisting of 20 statement items based on four indicators, namely understanding of Euclidean geometry, understanding of Non-Euclidean geometry, conceptual understanding of triangles, and cognitive impact of learning. The data were analyzed using descriptive statistical techniques by calculating the mean score of each indicator, which generally fell into the high category (range 2.98–3.41), with understanding of Non-Euclidean geometry still slightly lagging behind the other three indicators. The key finding of this study is that exploratory learning effectively encourages students to build a deeper conceptual understanding of triangles through observation, analysis, and discussion, rather than relying on rote procedural memorization. More importantly, integrating Euclidean and Non-Euclidean geometry within a single learning sequence was shown to broaden students' way of thinking: students came to understand not only the properties of triangles on flat planes but also that these properties can change on curved surfaces, resulting in a more flexible and contextual understanding of geometry. These findings imply that an integrative approach combining Euclidean and Non-Euclidean geometry has potential as an alternative strategy for teaching geometry at the senior high school level to foster students' critical and analytical thinking skills, while also addressing the gap in Non-Euclidean geometry instruction that remains rarely introduced at the secondary education level.
PENGARUH KEMAMPUAN LITERASI BAHASA INDONESIA TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS MAHASISWA PENDIDIKAN MATEMATIKA Indri Flora Br Ginting; Kristiani Siagian; Maria Lilis Sartika Waruwu; Putri Yade Bismeninta Br Barus; Ika Febriana
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 2 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah matematis merupakan kompetensi penting yang harus dimiliki oleh mahasiswa pendidikan matematika sebagai calon pendidik. Kemampuan ini tidak hanya dipengaruhi oleh penguasaan konsep matematis, tetapi juga oleh kemampuan literasi, khususnya literasi Bahasa Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kemampuan literasi Bahasa Indonesia terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis mahasiswa.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian terdiri dari 20 mahasiswa program studi pendidikan matematika. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dengan skala Likert. Analisis data menggunakan teknik korelasi dan regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara kemampuan literasi Bahasa Indonesia dengan kemampuan pemecahan masalah matematis, dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,68 (kategori kuat). Selain itu, kemampuan literasi memberikan kontribusi sebesar 46% terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis. Temuan ini menunjukkan bahwa literasi Bahasa Indonesia memiliki peran penting dalam meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam memahami, menganalisis, dan menyelesaikan masalah matematis.Kata kunci: literasi Bahasa Indonesia, pemecahan masalah matematis, mahasiswa pendidikan matematika