Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peran Digital Parenting dalam Mengendalikan Dampak Penggunaan Gadget pada Anak Sekolah Dasar Andina Rosyada Pratiwi; Mohammad Ali Fikri
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i1.2557

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengontrol dampak dari penggunaan gadget serta peran digital parenting terhadap perkembangan psikologis anak sekolah dasar. Penelitian dilakukan di Sekolah Dasar Negeri 21 Lubuklinggau dengan menggunakan pendekatan kualitatif, desain fenomenologis. Partisipan penelitian ini terdiri dari enam orang tua siswa sekolah dasar yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa penggunaan gadget memiliki dampak positif dan negatif terhadap perkembangan psikologis anak. Dampak positifnya yaitu mendapatkan informasi yang luas, kreativitas tinggi, dan kemampuan belajar melalui media interaktif. Namun penggunaan yang berlebihan juga menyebabkan penurunan informasi, sulit berkonsentrasi, gangguan regulasi emosi jadi lebih mudah marah, perubahan pola tidur, dan sosial yang kurang baik. Penelitian ini menemukan bahwa dampak dari penggunaan gadget dipengaruhi oleh pola pengawasan dan pendampingan orang tua, maka diterapkan digital parenting. Digital parenting ini mampu mengurangi dampak negatif pada penggunaan gadget anak, maka strategi ini tepat untuk mengoptimalkan manfaat teknologi yang sudah ada sekaligus meminimalisir dampak negatif dari perkembangan psikologis pada anak. Penelitian ini menegaskan bahwa penggunaan gadget anak sekolah dasar tidak hanya dipengaruhi oleh durasi, tetapi pendampingan dan pengawasan orang tua juga.
PENERAPAN HUKUM TERHADAP PERUNDUNGAN PADA ANAK DI LINGKUNGAN SEKOLAH DASAR Mohammad Ali Fikri; Sari Erander; Andina Rosyada Pratiwi
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4451

Abstract

Perundungan atau sering di kenal sebagai (bullying) dan biasanya terjadi pada anak di lingkungan sekolah dasar yang merupakan bentuk kekerasan sehingga berdampak serius terhadap perkembangan psikologis, emosional, dan sosial anak. Meskipun sekolah seharusnya menjadi ruang aman bagi siswa/siswi, berbagai kasus perundungan masih sering terjadi dan kerap tidak tertangani secara optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan hukum terhadap perundungan pada anak dengan menggunakan pendekatan yuridis normatif melalui telaah terhadap Undang-Undang Perlindungan Anak, Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak, serta regulasi pendidikan terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerangka hukum Indonesia sebenarnya telah memberikan perlindungan yang jelas terhadap anak sebagai korban maupun pelaku perundungan. Namun, implementasinya masih menghadapi beberapa hambatan, seperti rendahnya kesadaran pihak sekolah, budaya permisif terhadap kekerasan, serta minimnya mekanisme pelaporan dan pendampingan. Perlindungan bagi korban seharusnya mencakup penanganan segera, dukungan psikologis, serta jaminan keamanan dari tindakan lanjutan. Sementara itu, penanganan terhadap pelaku yang juga masih berusia anak perlu mengedepankan prinsip keadilan restoratif dan pembinaan. Penelitian ini menegaskan perlunya sinergi antara sekolah, orang tua, dan aparat penegak hukum untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, ramah anak, serta bebas dari perundungan.
Pendampingan Pengelolaan Daun Kelor Menjadi Produk Teh Kelor Sebagai Upaya Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Desa Muara Tiku Rani Okta Felani; Andina Rosyada Pratiwi; Siti Aminah
Serunting Sakti: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berbasis Kearifan Lokal Vol. 1 No. 3 (2026): SERUNTING SAKTI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berbasis Kearifan Lokal
Publisher : Susilo Academic Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67200/serunting.v1i3.39

Abstract

This community service activity aims to increase the added value of the local potential of Muara Tiku Village by assisting in the processing of moringa leaves into moringa tea products. Muara Tiku Village has an abundant supply of moringa leaves, but their utilization is still limited to fresh consumption and has not been processed into high-value products. Through this program, the implementation team provides training and assistance to the community, especially housewives and small business owners, on moringa leaf processing techniques, starting from the picking process, drying, roasting, and packaging moringa tea products hygienically and according to standards. The results of the activity showed that participants were able to understand and practice all stages of moringa tea production and produce a product of good quality. The resulting moringa tea product has a more consistent aroma, color, and texture and is attractively packaged, thus having a higher selling value.