Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pembuatan Baterai Kering Menggunakan Karbon Aktif dari Cangkang Kelapa Sawit dan Asam Nitrat (HNO3) sebagai Aktivator Berlian Tiara; Tri Larasati; Ida Febriana; Iriani Reka Septiana; Nurul Kholidah
Jurnal Teknik Kimia USU Vol. 15 No. 1 (2026): Jurnal Teknik Kimia USU
Publisher : Talenta Publisher (Universitas Sumatera Utara)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/jtk.v15i1.22502

Abstract

Activated carbon from palm kernel shells has the potential to be an environmentally friendly material to replace heavy metals in dry batteries. The objective of this study is to analyze the effect of variations in HNO₃ concentration (0.5 M; 1 M; 1.5 M; 2 M; and 2.5 M) and to evaluate its performance as a dry battery electrode material using 1 M NaOH and 1 M H₃PO₄ electrolytes. The process involved carbonisation and chemical activation using HNO₃, followed by proximate analysis, iodine number testing, and surface morphology analysis using a Scanning Electron Microscope (SEM). The results showed the best performance was achieved at an HNO₃ concentration of 1 M with a voltage of 3.66 V, current of 5.55 mA, and power of 20.31 mW when using NaOH electrolyte. Conversely, at an HNO₃ concentration of 2.5 M with H₃PO₄ electrolyte, the lowest performance was achieved at a voltage of 1.94 V, current of 0.79 mA, and power of 1.53 mW due to pore damage. This study demonstrates the potential of oil palm shells as a raw material for environmentally friendly and sustainable batteries.
SMART LAB SAFETY : BUDAYA KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA (K3) SEJAK DINI DALAM PEMBELAJARAN KIMIA DI SMA Agum Try Wardhana; Dilia Puspa; Iriani Reka Septiana; Apri Mujiyanti; Metta Wijayanti; Melantina Oktriyanti
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 3 No. 6 (2025): Desember
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v3i6.3376

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk menanamkan budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sejak dini dalam pembelajaran kimia di SMA Al-Amalul Khair Palembang dan meningkatkan kesadaran guru serta siswa terhadap keselamatan laboratorium. Metode pengabdian yang digunakan meliputi analisis situasi dan survei lapangan, sosialisasi prinsip K3 melalui presentasi interaktif, diskusi dan tanya jawab, simulasi praktik penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), prosedur evakuasi, tanggap darurat, serta evaluasi dan tindak lanjut. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan partisipasi dan pemahaman guru maupun siswa terhadap potensi bahaya di laboratorium, penggunaan APD, prosedur tanggap darurat, dan penerapan budaya K3 secara keseluruhan. Simulasi praktik terbukti paling efektif dalam meningkatkan keterlibatan peserta. Simpulan dari kegiatan pengabdian ini adalah bahwa penerapan budaya K3 sejak dini dapat membangun kesadaran dan kebiasaan aman di laboratorium, yang diharapkan berlanjut tidak hanya selama pembelajaran kimia, tetapi juga pada aktivitas laboratorium lainnya di sekolah.
Pengaruh Temperatur Substrat FTO dan Konsentrasi Prekursor ZnO:Mg terhadap Performa Solar Cell Heterojunction Cu₂O/ZnO Marfitra. S; Lety Trisnaliani; Iriani Reka Septiana
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 3 (2026): July : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i3.1536

Abstract

Energi surya merupakan salah satu sumber energi terbarukan yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai alternatif pemenuhan kebutuhan energi listrik yang ramah lingkungan. Salah satu teknologi yang terus dikembangkan adalah solar cell heterojunction berbasis Cu₂O/ZnO/FTO yang memanfaatkan kombinasi material semikonduktor tipe-p dan tipe-n untuk meningkatkan proses pemisahan serta transport pembawa muatan. Performa perangkat sangat dipengaruhi oleh kualitas lapisan penyusun yang dipengaruhi oleh parameter fabrikasi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi temperatur pemanasan substrat FTO dan konsentrasi larutan prekursor ZnO terhadap performa solar cell heterojunction Cu₂O/ZnO/FTO serta mengevaluasi efisiensi konversi energi yang dihasilkan. Lapisan ZnO dideposisikan menggunakan metode spray pyrolysis pada temperatur 425°C, 450°C, 475°C, dan 500°C dengan variasi konsentrasi larutan ZnO sebesar 0,3 M:0,03 M; 0,4 M:0,04 M; dan 0,5 M:0,05 M. Selanjutnya, lapisan Cu₂O dibentuk menggunakan metode electrodeposition sehingga diperoleh struktur heterojunction Cu₂O/ZnO/FTO. Karakterisasi dilakukan melalui pengukuran parameter keluaran listrik yang meliputi open-circuit voltage (Voc), short-circuit current (Isc), daya keluaran (P), power density (Parea), dan efisiensi konversi energi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi temperatur pemanasan substrat dan konsentrasi larutan ZnO berpengaruh terhadap peningkatan karakteristik listrik solar cell. Kondisi optimum diperoleh pada konsentrasi ZnO 0,5 M:0,05 M dengan temperatur pemanasan 500°C yang menghasilkan nilai open-circuit voltage sebesar 120,5 mV, short-circuit current sebesar 145,8 mA, daya keluaran sebesar 17,57 mW, power density sebesar 0,234 mW/cm², dan efisiensi konversi energi sebesar 0,35%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan temperatur pemanasan substrat yang dipadukan dengan konsentrasi larutan prekursor ZnO yang tepat mampu menghasilkan lapisan ZnO dengan kualitas yang lebih baik sehingga meningkatkan performa solar cell heterojunction Cu₂O/ZnO/FTO.