Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Flexibility Working Space di Lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai: Dampak bagi Kinerja Organisasi Rifqi Yulan Husnia; Vivi Indra Amelia Nasution
Spirit Publik: Jurnal Administrasi Publik Vol 18, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/sp.v18i2.79096

Abstract

Flexible Working Space (FWS) is an alternative to new working patterns that began to be widely applied since the Covid 19 Pandemic. FWS is implemented by private agencies and the government, such as the Directorate General of Customs and Excise (DJBC) of the Ministry of Finance. Therefore, this study intends to explain how implementing Workplace Flexibility impacts the performance achievements of the Directorate General of Customs and Excise (DJBC). This research will juxtapose data from DGCE performance reports from 2018 to 2022. Interviews, literature studies, and other official documents support this research. The collected data were analyzed using a qualitative descriptive method. The result is that implementing flexible working space has led DJBC to achieve an Excellent Predicat of Organizational Performance Value. Either performance indicator with a significant role is the realization of state revenue in customs and excise. This is proven by realizing achievements that continue to increase yearly. Thus, it shows that organizational performance does not have a negative impact due to the implementation of Flexible Working Space at DJBC.
Pemberdayaan Santri melalui Sociopreneurship Bio-Sirkular untuk Mewujudkan Pesantren Berkelanjutan: Pengalaman Universitas Terbuka Vivi Indra Amelia Nasution; Hilma Erfiani Baroroh; Eha Saleha; Hasrianti Hasrianti; Teguh Prakoso; Fadri Ari Sandi
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 8 No 3 (2026): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v8i3.2124

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan di bawah skema PkM Dosen tahun 2025 Universitas Terbuka (UT), dengan fokus pada pemberdayaan masyarakat dan kontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Program ini bertujuan memberdayakan santri melalui pengenalan kerangka SDGs dan penerapan model sociopreneurship bio-sirkular sebagai model kemandirian ekonomi pesantren yang berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan bersamaan dengan Hari Santri Nasional di Pondok Pesantren Al-Islah, Cisauk, Tangerang, dengan melibatkan lebih dari 80 peserta dari berbagai pesantren dan masyarakat sekitar. Strategi pelaksanaan menggabungkan pelatihan konseptual, praktik lapangan, dan pendampingan kewirausahaan sosial yang berlandaskan pendekatan ekonomi sirkular, dengan mengintegrasikan dimensi sosial, ekonomi, dan lingkungan. Hasil kegiatan menunjukkan perubahan kapasitas peserta dari yang sebelumnya minim pengalaman menjadi mampu mempraktikkan langsung budidaya maggot BSF, perakitan sistem hidroponik, dan pengomposan sampah organik, berdasarkan observasi fasilitator sebelum dan sesudah setiap sesi. Kegiatan ini juga menghasilkan produk nyata, antara lain unit awal budidaya maggot, sistem hidroponik yang berfungsi, perangkat pengolahan sampah, seta rencana usaha mikro awal bagi pesantren. Secara keseluruhan, program ini memperkuat kemandirian pesantren serta mendukung pencapaian SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), dan SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab).