Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Customary Law Perspectives on Preserving Baduy Ulayat Land: A Socio-Legal Study of Sustainability Fathullah; Robby Nurtresna; Muhamad Wahyudin; Mabsuti; Saifun Nufus
AL-MANHAJ: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial Islam Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Syariah INSURI Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/almanhaj.v8i1.9289

Abstract

This study investigates the pivotal role of customary law (hukum adat) in preserving ulayat (communal) land within the Baduy indigenous community of Indonesia, navigating the complexities of modern legal pluralism. Employing a qualitative socio-legal methodology, this research utilizes purposive sampling involving traditional authorities, specifically the Puun and Jaro. The findings reveal that Baduy land governance is a holistic integration of social, spiritual, and ecological dimensions, in which land is venerated as a sacred ancestral trust (karuhun) rather than a fungible economic commodity. Consequently, traditional norms strictly prohibit land alienation and individual certification. These protective mechanisms are enforced through a sophisticated hierarchical leadership structure in which the Jaro implements both preventive norms and restorative sanctions to maintain communal integrity. Despite formal recognition through regional regulations, this study identifies critical friction between national agrarian policies, external economic pressures, and indigenous autonomy. The research concludes that the Baduy model provides a resilient, sustainable paradigm for land governance. It advocates for a substantive harmonization between state legislation and customary frameworks to ensure the enduring protection of indigenous territorial rights against contemporary developmental encroachment.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Kegiatan (KKM) di Kelurahan Tinggar: Fokus Peningkatan Pendidikan dan Kesehatan: Pengabdian Fahmi Amirulloh Anwar; Fathullah; Eni Sulastri; Fani Kania Dewi; Tri Agustin; Muhamad Yazid Zida
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7638

Abstract

Kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) bertujuan untuk mendorong pemberdayaan masyarakat di Kelurahan Tinggar, Kecamatan Curug, Kota Serang, dengan fokus utama pada peningkatan kualitas pendidikan anak-anak dan pemahaman kesehatan siswa sekolah dasar. Kegiatan dilaksanakan pada 2–31 Juli 2026 dengan metode observasi, wawancara, serta pendampingan langsung kepada sasaran kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa bimbingan calistung dan pembelajaran Al-Qur’an secara rutin mampu meningkatkan kemampuan literasi dasar serta kemampuan membaca Al-Qur’an anak-anak secara signifikan. Selain itu, sosialisasi kesehatan yang meliputi pencegahan perundungan, pergaulan sehat, kesehatan reproduksi, serta pemberian tablet tambah darah kepada siswa SDN Tinggar 2 berhasil meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa akan pentingnya menjaga kesehatan diri serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman. Secara keseluruhan, program KKM memberikan dampak positif bagi kemajuan warga dan mempererat hubungan kerja sama antara Universitas Primagraha dengan masyarakat Kelurahan Tinggar.
Pemberdayaan Pengrajin Emas Berbasis Keterampilan Lokal melalui Business Model Canvas (BMC) di Kelurahan Taktakan: Pengabdian Lika Yulia; Fathullah; Ahmad Holil; Aditya Pratama; Lisa Rahmawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7725

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mendampingi pengrajin emas di Lingkungan Sumur Kopo, Kelurahan Taktakan, Kota Serang, dalam memetakan potensi keterampilan dan merancang model usaha yang lebih mandiri. Kegiatan dilaksanakan melalui tiga tahap, yaitu identifikasi potensi dan permasalahan, pendampingan pemetaan usaha, serta penyusunan Business Model Canvas (BMC). Pendampingan dilakukan melalui observasi, wawancara, dan diskusi bersama pengrajin untuk menggali keterampilan, pengalaman, aktivitas produksi, hubungan dengan toko emas, sumber daya, pelanggan, dan kendala usaha. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pengrajin memiliki keterampilan teknis dalam pembuatan berbagai jenis perhiasan emas yang diperoleh melalui pengalaman kerja dan secara turun-temurun. Namun, keterampilan tersebut masih lebih banyak dimanfaatkan untuk bekerja berdasarkan pesanan dari pemilik atau toko emas sehingga kemandirian usaha belum berkembang secara optimal. Hasil pemetaan kemudian dituangkan dalam sembilan elemen BMC sebagai rancangan model usaha berbasis keterampilan lokal. Pendampingan ini menghasilkan pemetaan usaha yang dapat menjadi dasar pengembangan kemandirian pengrajin secara bertahap untuk pengembangan usaha berkelanjutan.