Dimas Raditya Bagaskara
Monash University

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Representations of Israeli–U.S. Relations in U.S. News Media at the Height of the Israel–Hamas Conflict: A Semantic Prosody Analysis Dimas Raditya Bagaskara; Muhammad Farihul Qulub; Saddam Reza Hamidi
Translation and Linguistics (Transling) Vol 6, No 2 (2026): Translation and Linguistics (Transling)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/transling.v6i2.120617

Abstract

Underlying sociopolitical and power dynamics influence the formation of discourses. Due to its cultural traces, the prevalence of Western elements in English textbooks is not exactly novel. However, the question remains whether the Western elements in English textbooks have any social implications, particularly the issue of Global English in the EFL landscape. Thus, this study examines the representation of Western cultural elements found in Indonesian English textbooks across two curricula and their implication towards Global English using critical discourse analysis. The results concluded that both textbooks represent Western-centric elements differently in the text, discursive, and social practice layers. Despite that, both textbooks consistently privilege Western values and cultures. Such representations challenge Global English principles that emphasises on cultural identity. Moreover, the findings also highlight how the representation of Western elements in both textbooks could cause cultural mismatches that make it harder for the students to internalise. The present study advocates the need for balanced materials that incorporate both Western elements and local cultures to nurture cultural identity, which is the core principle of Pancasila ideology that is used as the basis to create the Indonesian educational curricula.
Sholawat Jawi Emprak Kaliopak, Yogyakarta : Pemetaan dan Fungsi Varian Bahasa Dalam Lirik “Yo Sayid” Perspektif Linguistik Antropologi Saddam Reza Hamidi; Dimas Raditya Bagaskara; Muhammad Farihul Qulub; Hendrokumoro Hendrokumoro; Sulistyowati Sulistyowati; Rahmat Rahmat
Al-Fashahah: Journal of Arabic Education, Linguistics, and Literature Vol 6, No 1 (2026): Al-Fashahah: Journal of Arabic Education, Linguistics, and Literature
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/al-fashahah.v6i1.89055

Abstract

Tradisi sholawat Jawi Emprak merupakan tradisi membaca dan melantunkan sholawat kepada Nabi Muhammad SAW, dengan disertai kesenian musik dan tarian jawa sebagai pengiring sholawat tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan bentuk varian bahasa dalam teks tradisi Sholawat Jawi Emprak; (2) dan menjelaskan fungsi pemakaian varian bahasa dalam tradisi Sholawat Jawi Emprak. Jenis penelitian ini adalah deskripstif kualitatif. Sumber data primer berupa teks Sholawat Jawi Emrak beserta konteks sosial budaya masyarakat, sedangkan sumber data sekunder diperoleh melalui wawancara, serta literatur terkait sholawat jawi emprak. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi mendalam dengan simak, catat, dan wawancara. Dalam teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman melalui tiga tahapan: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan yang mengarah pada pemetaan dan fungsi varian bahasa. Validitas temuan melalui triangulasi sumber dan triangulasi metode untuk memastikan kevalidan data. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pemetaan varian bahasa memperlihatkan tiga bentuk utama, yaitu a) varian kata Bahasa Arab; b) varian kata Bahasa Jawa; c) varian lirik Bahasa Jawa; serta d) varian lirik bahasa hybird Arab-Jawa; dan (2) Fungsi varian bahasa menegaskan tiga metafungsi dalam lfs halliday, yaitu ideasional, interpersonal, dan tekstual dengan perincian: a) fungsi varian bahasa Arab: fungsi ibadah, fungsi legitimasi teologis, dan fungsi stratifikasi sosial; b) fungsi varian bahasa Jawa:  fungsi kedekatan kultural, fungsi penghormatan, fungsi estetis, rasa dan dimensi mistik; c) fungsi varian lirik bahasa hybird Arab-Jawa: jembatan religius-kultural, strategi negoisasi bahasa, dan penanda lokalitas.