Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Building an Exemplary School Brand: Strategic Approaches to Enhancing Student Recruitment Riska Meisyi Putri; Wahyu Arohman; Nursalimah; Dismawati; Sugimin; Mardalena; Anggia Pratiwi
Journal of Educational Management Research Vol. 5 No. 5 (2026)
Publisher : Al-Qalam Institue

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61987/jemr.v5i5.2838

Abstract

This study aims to analyze strategies for building a school brand image to attract prospective students in the context of Islamic secondary education. A qualitative case study approach was employed to gain an in-depth understanding of institutional branding practices. Data were collected through observations, semi-structured interviews, and documentation, and were analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldaña. The analysis was guided by Keller’s Brand Image theory, encompassing the dimensions of strength, favorability, and uniqueness of brand associations. The findings indicate that a positive brand image is developed through consistent academic and non-academic achievements, distinctive religious and character-building programs, qualified teachers, effective use of social media, and support from alumni and the surrounding community. Nevertheless, the institution continues to face challenges, including intense competition among schools, limited effectiveness of digital promotional strategies, insufficient alumni engagement, and persistent public perceptions regarding madrasah education. These findings imply that strengthening strategic branding, expanding digital communication, and fostering sustainable stakeholder collaboration are essential for enhancing institutional competitiveness and increasing prospective students’ enrollment interest in an increasingly competitive educational environment.
Peran Epistemologi dalam Penguatan Teori dan Praktik Manajemen Pendidikan: Perspektif Filsafat Ilmu Sugimin; Wiji; Himam Nur Wahidin; Anggia Pratiwi
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 8 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v6i8.3586

Abstract

Di tengah pesatnya integrasi Kecerdasan Buatan dan data raya (big data) dalam tata kelola pendidikan, manajemen pendidikan menghadapi krisis validitas pengetahuan yang menantang otoritas kepemimpinan tradisional sekaligus menuntut reorientasi filosofis yang mendasar. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan rekonstruksi filosofis secara komprehensif terhadap peran epistemologi sebagai pilar filsafat ilmu dalam memperkuat landasan teoritis dan praktis manajemen pendidikan di era disrupsi digital. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif-reflektif melalui studi kepustakaan sistematis, penelitian ini mengevaluasi literatur terkini mengenai filsafat ilmu, epistemologi digital, dan manajemen pendidikan Islam. Temuan menunjukkan bahwa epistemologi berfungsi sebagai jangkar metodologis melalui kriteria kebenaran korespondensi, koherensi, dan pragmatis yang menjamin akuntabilitas manajerial. Munculnya fenomena "epistemologi digital" membawa tantangan black box problem dan bias algoritma yang menuntut reorientasi peran manajer sebagai agen epistemik yang kritis. Hasil kajian menekankan pentingnya integrasi epistemologi yang menyintesis wahyu, akal, dan pengalaman empiris untuk membentuk model manajemen pendidikan yang holistik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan literasi epistemik digital dan kemampuan berpikir kritis sebagai self-regulatory judgment adalah syarat mutlak bagi keberlanjutan kepemimpinan pendidikan di masa depan.
Dari Realitas ke Kebenaran: Bagaimana Ontologi dan Epistemologi Membentuk Paradigma Teori Manajemen Pendidikan Wiji; Sugimin; Himam Nur Wahidin; Anggia Pratiwi
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 8 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v6i8.3587

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran krusial ontologi dan epistemologi dalam membentuk paradigma teori manajemen pendidikan. Tujuan utama adalah menganalisis bagaimana asumsi-asumsi filosofis tentang realitas (ontologi) dan pengetahuan (epistemologi) memengaruhi pengembangan teori, praktik, dan penelitian dalam bidang ini. Metodologi yang digunakan adalah tinjauan literatur sistematis, yang mengidentifikasi dan menganalisis berbagai perspektif ontologis (realisme, nominalisme, relativisme) dan epistemologis (positivisme, interpretivisme, konstruktivisme, kritis) yang mendasari teori-teori manajemen pendidikan. Hasil analisis menunjukkan bahwa pilihan paradigma dalam manajemen pendidikan sangat dipengaruhi oleh asumsi ontologis dan epistemologis yang dianut. Artikel ini mengidentifikasi pergeseran paradigma dari pendekatan positivistik ke arah pendekatan yang lebih interpretif dan kritis, serta implikasinya terhadap praktik manajemen, pengembangan kebijakan, dan penelitian. Kesimpulan menekankan pentingnya kesadaran filosofis bagi akademisi dan praktisi manajemen pendidikan untuk mengembangkan teori dan praktik yang lebih relevan dan efektif. Implikasi praktisnya mencakup kebutuhan untuk mempertimbangkan berbagai perspektif ontologis dan epistemologis dalam pengambilan keputusan, perencanaan strategis, dan evaluasi program pendidikan.