p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Menara Medika
Risnawati Risnawati
Institut teknologi Kesehatan dan Sains Wiyata Husada Samarinda

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN DURASI PENGGUNAAN GADGET DAN POLA ASUH DENGAN GANGGUAN PEMUSATAN PERHATIAN DAN HIPERAKTIVITAS PADA ANAK 5-6 TAHUN DI TK X Novita Sari; Risnawati Risnawati; Tuti Meihartati; Gita Masyita
Menara Medika Vol 8, No 2 (2026): VOL 8 NO 2 MARET 2026
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v8i2.7376

Abstract

Pendahuluan: Penggunaan gadget pada anak usia dini semakin meningkat, bahkan melebihi satu jam per hari. Durasi yang berlebihan berdampak negatif terhadap menurunnya konsentrasi anak, anak kesulitan dalam kehidupan sosial, gangguan perkembangan otak dan berdampak pada pendidikan dimasa depannya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan durasi penggunaan gadget dan pola asuh dengan gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas pada anak 5–6 tahun di TK Kartika V-11. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, dengan teknik pengambilan sampel adalah non probability sampling yaitu pengambilan sampel secara tidak acak sampel sebanyak 35 anak usia 5-6 tahun di TK Kartika V-11. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner durasi penggunaan gadget, kuesioner Parenting Styles and Dimensions Questionnaire-Short Version dan kuesioner Abbreviated Conners Teacher Rating Scale, dengan analisis Fisher exact. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan durasi penggunaan gadget terhadap gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas pada anak di TK Kartika V-11 dengan nilai p-value 0,015 (nilai p 0,05) dan tidak terdapat hubungan pola asuh terhadap gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas pada anak di TK Kartika V-11 dengan nilai p-value 1.000 (nilai p 0,05). Diskusi: Hasil penelitian menunjukkan hubungan antara durasi penggunaan gadget dengan kejadian GPPH, namun pola asuh tidak berkaitan. Meski begitu, penggunaan gadget berlebihan tetap perlu diwaspadai karena dapat memengaruhi perkembangan anak. Temuan ini menegaskan pentingnya pembatasan durasi gadget sesuai dengan usia dan pola asuh orang tua untuk mencegah GPPH pada anak prasekolah.
PERBANDINGAN AUDIOVISUAL DAN KOMBINASI AUDIOVISUAL DAN SNOWBALL THROWING TERHADAP SKOR PENGETAHUAN TENTANG SADARI PADA REMAJA PUTRI Grace Maylani Sosohan; Risnawati Risnawati; Chandra Sulistyorini; Khoirul Anam
Menara Medika Vol 9, No 1 (2026): VOL 9 No 1 SEPTEMBER 2026
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v9i1.8379

Abstract

Latar Belakang : Kanker payudara merupakan salah satu penyebab utama kematian pada perempuan di Indonesia dengan jumlah kasus baru melebihi 66.000 setiap tahun Upaya peningkatan pengetahuan remaja putri mengenai kanker payudara dan SADARI membutuhkan strategi edukasi kesehatan yang inovatif. Media audiovisual, seperti video, animasi, dan audio, berpotensi meningkatkan motivasi belajar. Selain itu, snowball throwing dapat digunakan sebagai strategi pembelajaran berbasis aktivitas yang menekankan keterlibatan peserta didik secara langsung melalui interaksi, diskusi, dan pertukaran pertanyaan.  Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan media audiovisual dan kombinasi audiovisual dan  snowball throwing terhadap skor pengetahuan tentang SADARI pada remaja putri. Metode: Jenis penelitian ini kuantitatif dengan rancangan Quasi-experimental study with a two-group pretest-posttest design. Populasi adalah siswi kelas XI yaitu 77 orang dan Sampel sebanyak 36 siswi, teknik Stratified Random Sampling dan analisa data yang digunakan ialah menggunakan uji Wilcoxon dan Independent Sample T-Test. Hasil: Tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara media audiovisual dan kombinasi media audiovisual dan snowball throwing terhadap skor pengetahuan tentang SADARI pada remaja putri (p-value = 0,099). Selain itu, tidak terdapat pengaruh yang signifikan pada kelompok audiovisual (p-value=0,413), dan terdapat pengaruh yang signifikan pada kelompok kombinasi (p-value=0,025). Diskusi: Sekolah menengah pertama di Samarinda diharapkan memberikan edukasi mengenai pendidikan kesehatan reproduksi sejak dini dengan menggunakan metode pendidikan kesehatan yang efektif dan menarik guna meningkatkan pengetahuan tentang kesehatan resproduksi khususnya SADARI.