Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PENAPISAN KEKUATAN GENGGAMAN TANGAN SEBAGAI ALAT SKRINING NON-INVASIF UNTUK DETEKSI DINI RISIKO SARKOPENIA PADA MASYARAKAT Arwinder Singh; Alexander Halim Santoso; Bryan Anna Wijaya; Muhammad Adam Abizar Rafi; Muhammad Kevin Dava Pratama
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 3 No. 6 (2025): Desember
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v3i6.3250

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk menilai kekuatan genggaman tangan sebagai alat skrining non-invasif untuk deteksi dini risiko sarkopenia pada masyarakat lansia. Metode pengabdian yang digunakan adalah skrining kekuatan genggaman tangan menggunakan hand dynamometer digital pada 99 partisipan, dilengkapi edukasi mengenai faktor risiko sarkopenia, pola makan tinggi protein, serta latihan fisik berbasis resistensi. Hasil pengabdian menunjukkan rerata kekuatan genggaman tangan 19,66 kg (SD = 6,16), dengan 48,5% partisipan tergolong rendah, prevalensi kelemahan lebih tinggi pada perempuan dan tangan non-dominan. Simpulan, pemeriksaan handgrip strength terbukti praktis, andal, dan efektif untuk deteksi dini risiko sarkopenia, serta dapat menjadi dasar intervensi promotif dan preventif untuk meningkatkan kualitas hidup lansia.
EDUKASI DAN PEMERIKSAAN DINI KADAR AIR, MINYAK, DAN HIDRASI KULIT : LANGKAH AWAL STRATEGI PROMOTIF-PREVENTIF TERHADAP PERMASALAHAN KULIT PADA MASYARAKAT Sukmawati Tansil Tan; Alexander Halim Santoso; Bryan Anna Wijaya; Disya Gwyneth Aziel; Richver Framanto Johan
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 3 No. 6 (2025): Desember
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v3i6.3251

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat lansia terhadap kesehatan kulit melalui edukasi dan pemeriksaan dini kadar air, minyak, dan hidrasi kulit sebagai langkah awal strategi promotif-preventif. Metode pengabdian yang digunakan adalah kegiatan skrining non-invasif menggunakan skin analyzer pada 99 partisipan lansia di Gereja Asisi, Jakarta Selatan, yang mencakup penyuluhan, pemeriksaan kadar air, minyak, dan hidrasi kulit, serta edukasi mengenai perawatan kulit dan faktor risiko kulit kering. Hasil pengabdian menunjukkan mayoritas peserta perempuan (71,7%) dengan rerata usia 71,85 ± 8,08 tahun; 30,3% partisipan memiliki kadar air kulit kategori dry, 62,6% oily; 66,7% memiliki kadar minyak berlebih; dan 79,8% termasuk kategori hidrasi moist dengan rerata hidrasi 54,28% ± 7,91. Temuan ini mengindikasikan variasi karakteristik kulit yang signifikan berdasarkan usia dan jenis kelamin, serta pentingnya intervensi edukatif dan perawatan kulit yang sesuai dengan kondisi individu. Simpulan, program pengabdian ini efektif meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai kesehatan kulit, mendukung identifikasi dini masalah kulit, serta menjadi dasar strategi promotif-preventif yang berkelanjutan di tingkat komunitas.
PERAN PEMERIKSAAN TRIGLISERIDA SEBAGAI INDIKATOR PENYIMPANAN ENERGI DALAM DETEKSI DINI DISLIPIDEMIA: STRATEGI PREVENTIF PENYAKIT KARDIOMETABOLIK Lydia Tantoso; Alexander Halim Santoso; Bryan Anna Wijaya; Steven Hizkia Lucius; Corry Calista Alexin
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 3 No. 6 (2025): Desember
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v3i6.3252

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk menilai peran pemeriksaan kadar trigliserida sebagai indikator penyimpanan energi dalam deteksi dini dislipidemia dan upaya pencegahan penyakit kardiometabolik pada populasi dewasa. Metode pengabdian yang digunakan adalah skrining kadar trigliserida melalui sampel darah kapiler menggunakan perangkat point of care testing (POCT) pada 99 partisipan, disertai edukasi kesehatan mengenai faktor risiko dislipidemia, modifikasi pola makan, aktivitas fisik, dan tindak lanjut bagi peserta dengan hasil abnormal. Hasil pengabdian menunjukkan rerata kadar trigliserida 144,72 mg/dL (SD = 74,5), dengan 62,6% partisipan berada pada kategori normal, 23,2% meningkat, 13,1% tinggi, dan 1% sangat tinggi; distribusi trigliserida bervariasi menurut jenis kelamin dan tidak menunjukkan pola konsisten berdasarkan usia. Simpulan, pemeriksaan trigliserida berbasis POCT terbukti praktis, cepat, dan efektif sebagai skrining deteksi dini dislipidemia, serta menjadi dasar intervensi promotif dan preventif untuk menurunkan risiko penyakit kardiometabolik di masyarakat.
PEMERIKSAAN DASS-42 SEBAGAI DETEKSI DINI DEPRESI, ANSIETAS, DAN STRES STRATEGI PROMOTIF DAN PREVENTIF DALAM KESEHATAN MENTAL Noer Saelan Tadjudin; Alexander Halim Santoso; Bryan Anna Wijaya; Ines Haryanto; Catherine Christiana Pratana
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 3 No. 6 (2025): Desember
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v3i6.3256

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk mendeteksi dini depresi, ansietas, dan stres pada lansia serta meningkatkan kesadaran mengenai strategi promotif dan preventif dalam kesehatan mental. Metode pengabdian yang digunakan adalah skrining kesehatan mental menggunakan Depression, Anxiety, and Stress Scale-42 (DASS-42) pada 99 partisipan lansia di Gereja Asisi, Jakarta Selatan, disertai penyuluhan mengenai manajemen stres, gaya hidup sehat, dan pentingnya dukungan sosial. Hasil pengabdian menunjukkan mayoritas peserta berada pada kategori normal untuk depresi (74,7%), ansietas (60,6%), dan stres (87,9%), dengan proporsi kecil mengalami gejala ringan hingga sedang, serta terdapat variasi distribusi berdasarkan usia dan jenis kelamin. Simpulan, penggunaan DASS-42 efektif sebagai alat skrining sederhana dan cepat untuk deteksi dini gangguan emosional, mendukung intervensi promotif dan preventif, serta meningkatkan kesadaran kesehatan mental pada masyarakat lansia.
STRATEGI PROMOTIF-PREVENTIF MELALUI SKRINING INDEKS MASSA TUBUH (IMT) DAN KOMPOSISI TUBUH DALAM MENJAGA KESEHATAN MASYARAKAT Alexander Halim Santoso; Bryan Anna Wijaya; Valentino Gilbert Lumintang; Paulus Gegana Thery Dewanto
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 3 No. 6 (2025): Desember
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v3i6.3260

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk menerapkan strategi promotif–preventif melalui skrining indeks massa tubuh (IMT) dan komposisi tubuh sebagai upaya menjaga dan meningkatkan kesehatan masyarakat, khususnya pada populasi lanjut usia. Metode pengabdian yang digunakan adalah pendekatan skrining berbasis komunitas dengan model Plan–Do–Check–Action (PDCA) yang dilaksanakan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan pemeriksaan IMT dan analisis komposisi tubuh menggunakan bioelectrical impedance analysis (BIA), evaluasi hasil berdasarkan kriteria WHO Asia-Pasifik, serta tindak lanjut berupa edukasi dan konseling kesehatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa dari 99 partisipan, lebih dari separuh berada pada kategori overweight hingga obesitas, dengan rerata IMT sebesar 24,23 kg/m², disertai tingginya persentase lemak tubuh dan kecenderungan penurunan massa otot rangka, terutama pada kelompok usia lanjut dan perempuan, yang mengindikasikan risiko sarkopenia–obesitas dan gangguan kardiometabolik. Simpulan, bahwa skrining IMT dan komposisi tubuh berbasis komunitas merupakan strategi promotif–preventif yang efektif, praktis, dan aplikatif untuk deteksi dini obesitas, peningkatan kesadaran kesehatan, serta sebagai dasar perencanaan intervensi gaya hidup sehat guna mendukung pencegahan penyakit tidak menular dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.  
SKRINING KESEHATAN MASYARAKAT MELALUI PENGUKURAN LINGKAR TUBUH, WHR, DAN SKINFOLD CALIPER SEBAGAI DETEKSI DINI RISIKO PENYAKIT METABOLIK Susy Olivia Lontoh; Alexander Halim Santoso; Bryan Anna Wijaya; Andrew Philo; Anak Agung Ngurah Putrayoga Amertha
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 3 No. 6 (2025): Desember
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v3i6.3261

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk mendeteksi dini risiko penyakit metabolik melalui pengukuran lingkar tubuh, rasio lingkar pinggang-pinggul (WHR), dan ketebalan lemak bawah kulit menggunakan skinfold caliper pada populasi lanjut usia. Metode pengabdian yang digunakan adalah skrining kesehatan masyarakat berbasis komunitas di Gereja Asisi, Tebet, Jakarta Selatan, dengan pendekatan Plan–Do–Check–Act (PDCA). Seluruh peserta (n=99; rerata usia 71,85 tahun, 71,7% perempuan) menjalani pengukuran lingkar tubuh, WHR, dan ketebalan lemak subkutan pada beberapa titik anatomis. Hasil pengabdian menunjukkan mayoritas responden (87,9%) memiliki WHR kategori risiko tinggi, dengan rerata lingkar perut 88,1 cm, lingkar panggul 97,27 cm, dan distribusi lemak subkutan tertinggi pada area suprailiaka dan subskapular. Temuan ini menegaskan tingginya proporsi populasi lanjut usia yang berisiko mengalami sindrom metabolik. Simpulan, pengukuran antropometri sederhana berupa lingkar tubuh, WHR, dan skinfold caliper efektif sebagai strategi promotif dan preventif untuk deteksi dini risiko penyakit metabolik, serta menjadi dasar untuk intervensi edukatif dan modifikasi gaya hidup di tingkat komunitas.  
STRATEGI PROMOTIF-PREVENTIF MELALUI SKRINING KOLESTEROL TOTAL DAN HDL DALAM PENCEGAHAN STROKE DI MASYARAKAT Alfred Sutrisno Sim; Alexander Halim Santoso; Bryan Anna Wijaya; Jonathan Andersan; Geoffrey Christian Lo
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 3 No. 6 (2025): Desember
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v3i6.3262

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk menilai efektivitas strategi promotif-preventif melalui skrining kolesterol total dan HDL dalam pencegahan stroke di masyarakat lansia. Metode pengabdian yang digunakan adalah skrining profil lipid berbasis komunitas di Gereja Asisi, Jakarta Selatan, dengan 99 partisipan lansia menggunakan pemeriksaan darah kapiler point-of-care testing (POCT), dilengkapi edukasi kesehatan, konseling gaya hidup, dan tindak lanjut medis. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa 42,4% partisipan memiliki kolesterol total batas tinggi atau tinggi, sedangkan 43,3% memiliki kadar HDL rendah; kegiatan ini meningkatkan kesadaran peserta terhadap faktor risiko stroke dan mendorong pengendalian dislipidemia secara berkelanjutan. Simpulan, strategi promotif-preventif berbasis komunitas melalui skrining kolesterol total dan HDL terbukti praktis dan efektif dalam mendeteksi individu berisiko serta menurunkan beban stroke di masyarakat.