p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Karimah Tauhid
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Pendidikan Karakter Toleransi di Sekolah Dasar Analisis Peran Guru dan Kendala dalam Pembentukan Sikap Toleran Siswa Zira Putri Faradila; Wilis Firmansyah
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 8 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i9.20302

Abstract

Untuk menciptakan generasi yang dapat hidup harmonis dengan masyarakat Indonesia yang multikultural, sangat penting bagi sekolah untuk mengajarkan toleransi. Penelitian ini bermaksud menggambarkan kewajiban guru dalam mengimplementasikan pengajaran toleransi di sekolah dasar dan untuk mengidentifikasi isu-isu yang muncul selama proses pengembangan toleransi siswa. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara terstruktur dan observasi lapangan untuk mengumpulkan data dari guru kelas 4 sekolah dasar. Hasil penelitian membuktikan bahwa guru memiliki peran vital sebagai model toleransi melalui penerimaan terhadap keragaman kemampuan siswa, mediator konflik nilai antara rumah dan sekolah, serta fasilitator dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusif. Temuan mengungkapkan bahwa guru sudah menyadari pentingnya penanaman karakter toleransi sejak dini, namun masih menggunakan metode pembelajaran konvensional dan pendekatan yang bersifat informal. Kendala utama yang diidentifikasi meliputi adanya fenomena pengelompokan siswa yang eksklusif, konflik nilai antara sekolah dan keluarga, keterbatasan inovasi dalam metode pembelajaran, serta hambatan sistemik berupa kurikulum yang belum terintegrasi penuh. Penelitian ini menemukan bahwa implementasi pendidikan toleransi memerlukan kerja sama multi-level antara kelas, sekolah, masyarakat, dan kebijakan untuk mencapai efektivitas optimal. Kesimpulan penelitian menekankan perlunya pengembangan strategi pembelajaran yang lebih interaktif, peningkatan kolaborasi struktural dengan orang tua, dan dukungan sistemik dari institusi pendidikan untuk mewujudkan pendidikan karakter toleransi yang berkelanjutan dan efektif di tingkat pendidikan dasar.
Pengaruh Penggunaan Gadget terhadap Keterampilan Membaca Anak SD: Analisis Faktor Pendukung dan Penghambat Allya Esa Putri; Zira Putri Faradila; Akviani Fauziah Hasanah; Megan Asri Humaira
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 9 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i9.20445

Abstract

Kekhawatiran timbul tentang perkembangan keterampilan membaca anak usia sekolah dasar karena penggunaan gadget semakin meningkat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana penggunaan perangkat elektronik berdampak pada kemampuan membaca anak-anak SD dan untuk menemukan faktor-faktor yang mendukung dan menghambat proses tersebut. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juni 2025 di SDN Cikereteg 03 Kabupaten Bogor dengan metode kualitatif yang menggunakan observasi, wawancara, dan studi literatur. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan tujuh guru dari kelas satu hingga lima yang memiliki pengalaman langsung melihat perilaku membaca siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan perangkat memiliki efek yang berbeda terhadap keterampilan membaca anak SD. Siswa yang sering menggunakan perangkat cenderung memiliki kemampuan membaca yang lebih rendah, fokus yang lebih pendek, dan kurang minat pada teks panjang. Namun, aplikasi dan konten digital edukatif dengan fitur visual dan interaktif dapat meningkatkan minat baca siswa. Faktor penghambat utama adalah kurangnya bimbingan dan kontrol orang tua terhadap penggunaan gadget. Di sisi lain, faktor pendukung termasuk penggunaan teknologi digital secara tepat dan terarah. Hasil ini menunjukkan bahwa peran orang tua sangat penting dalam membantu anak menggunakan perangkat, membuat aturan yang jelas, dan menawarkan aktivitas non-digital yang menarik. Penelitian ini terbatas pada satu sekolah dan menggunakan sampel yang relatif kecil. Hasil penelitian menekankan bahwa guru, orang tua, dan siswa harus menggunakan pendekatan yang seimbang dan bekerja sama untuk menciptakan lingkungan belajar yang mendukung perkembangan keterampilan membaca yang optimal di era teknologi.