p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Karimah Tauhid
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Membangun Jembatan Komunikasi: Peran Guru dalam Menciptakan Lingkungan Belajar yang Bersahabat dan Komunikatif Allya Esa Putri; Wilis Firmansyah
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 8 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i8.20309

Abstract

Dalam era pendidikan modern, menjadi sangat sulit bagi guru untuk membuat lingkungan belajar yang ramah dan komunikatif. Guru tidak lagi hanya menyampaikan pelajaran; mereka sekarang juga berperan sebagai penganjur yang membantu siswa berinteraksi satu sama lain dan tumbuh menjadi komunikator yang baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi peran guru dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang memungkinkan komunikasi yang efektif dan pembentukan karakter siswa. Studi ini menggunakan metodologi kualitatif dan dilakukan di SDN Tajur 2 Bogor. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan dan wawancara menyeluruh dengan guru kelas 3. Tujuan dari observasi lapangan adalah untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana komunikasi efektif terjadi di kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru membantu siswa merasa aman secara emosional untuk membantu siswa menjadi lebih bersahabat. Strategi yang efektif termasuk melakukan diskusi kelompok kecil di tempat duduk yang akrab, melakukan kegiatan ice breaking untuk membuat suasana nyaman, melakukan proyek kelompok yang mengajarkan kerja sama dan persahabatan, dan menggunakan bahasa empati dalam komunikasi yang menunjukkan sikap bersahabat. Perbedaan karakter siswa (introvert-ekstrovert), keragaman latar belakang keluarga, dampak teknologi digital terhadap pola komunikasi, dan kurangnya kepercayaan diri adalah tantangan utama yang dihadapi. Indikator keberhasilan termasuk peningkatan partisipasi aktif siswa, penurunan dominasi suara tertentu, interaksi positif dan bersahabat antar siswa, peningkatan kepercayaan diri, penurunan konflik, dan tumbuhnya rasa empati dan dukungan satu sama lain. Sebagai fasilitator komunikasi, peran guru sangat penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang ramah dan menyenangkan. Pembelajaran di lingkungan yang ramah dan komunikatif tidak hanya meningkatkan motivasi siswa untuk belajar, tetapi juga membantu mereka memahami satu sama lain, bekerja sama, mendukung satu sama lain, dan siap menghadapi tantangan akademik dan sosial-emosional melalui hubungan pertemanan yang positif.
Pengaruh Penggunaan Gadget terhadap Keterampilan Membaca Anak SD: Analisis Faktor Pendukung dan Penghambat Allya Esa Putri; Zira Putri Faradila; Akviani Fauziah Hasanah; Megan Asri Humaira
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 9 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i9.20445

Abstract

Kekhawatiran timbul tentang perkembangan keterampilan membaca anak usia sekolah dasar karena penggunaan gadget semakin meningkat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana penggunaan perangkat elektronik berdampak pada kemampuan membaca anak-anak SD dan untuk menemukan faktor-faktor yang mendukung dan menghambat proses tersebut. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juni 2025 di SDN Cikereteg 03 Kabupaten Bogor dengan metode kualitatif yang menggunakan observasi, wawancara, dan studi literatur. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan tujuh guru dari kelas satu hingga lima yang memiliki pengalaman langsung melihat perilaku membaca siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan perangkat memiliki efek yang berbeda terhadap keterampilan membaca anak SD. Siswa yang sering menggunakan perangkat cenderung memiliki kemampuan membaca yang lebih rendah, fokus yang lebih pendek, dan kurang minat pada teks panjang. Namun, aplikasi dan konten digital edukatif dengan fitur visual dan interaktif dapat meningkatkan minat baca siswa. Faktor penghambat utama adalah kurangnya bimbingan dan kontrol orang tua terhadap penggunaan gadget. Di sisi lain, faktor pendukung termasuk penggunaan teknologi digital secara tepat dan terarah. Hasil ini menunjukkan bahwa peran orang tua sangat penting dalam membantu anak menggunakan perangkat, membuat aturan yang jelas, dan menawarkan aktivitas non-digital yang menarik. Penelitian ini terbatas pada satu sekolah dan menggunakan sampel yang relatif kecil. Hasil penelitian menekankan bahwa guru, orang tua, dan siswa harus menggunakan pendekatan yang seimbang dan bekerja sama untuk menciptakan lingkungan belajar yang mendukung perkembangan keterampilan membaca yang optimal di era teknologi.