p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Karimah Tauhid
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Sorbet Campolay (Pouteria campechiana) sebagai Produk Pangan Fungsional Lokal Noviyanti Sutisna; Siti Anisa; Desi Nurlitasari; Naura Nadzhifatul Bilbina; Arti Hastuti
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 1 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i1.22255

Abstract

Buah campolay (Pouteria campechiana) merupakan komoditas lokal Indonesia yang kaya karotenoid, serat pangan, dan senyawa bioaktif, namun pemanfaatannya masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sorbet campolay sebagai produk pangan fungsional dengan menilai penerimaan konsumen melalui uji hedonik dan uji sensori. Dua formulasi digunakan: (1) sorbet campolay tanpa jeruk nipis dan (2) sorbet dengan tambahan perasan jeruk nipis. Uji organoleptik dilakukan oleh 32 panelis menggunakan skala hedonik 1–5 dan sensori deskriptif. Data dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, regresi linear sederhana, uji-t, dan ANOVA. Hasil menunjukkan bahwa atribut aroma (mean 4,84) dan warna (4,75) menjadi faktor paling disukai panelis, sedangkan aftertaste mendapat nilai terendah (3,06) akibat rasa pahit alami campolay. Instrumen sensori dinyatakan valid (r-hitung 0,47–0,61) dan reliabel (α = 0,81). Regresi menunjukkan mutu sensori berpengaruh signifikan terhadap tingkat kesukaan (R² = 0,52; t-hitung 6,01 > t-tabel 2,04). Uji F mengonfirmasi adanya perbedaan signifikan antar atribut (F-hitung 42,8). Secara keseluruhan, sorbet campolay diterima baik oleh panelis dan berpotensi dikembangkan sebagai produk pangan fungsional lokal. Pengembangan lanjutan dapat difokuskan pada perbaikan aftertaste dan stabilitas tekstur.
Pemanfaatan Limbah Kulit Nanas sebagai Bahan Baku Pembuatan Cuka Fermentasi: Kajian Proses, Faktor Fermentasi, dan Potensi Fungsional Alysa Nursafa; Anisyah Arivianti; Desi Nurlitasari; Putri Nur Sabila; Naura Nadhzifatul Bilbina; Intan Kusumaningrum; Tiara Amanda Lestari
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 8 (2026): Karimah Tauhid (In Progress)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i8.25565

Abstract

Peningkatan produksi dan pengolahan nanas di Indonesia menghasilkan limbah kulit nanas dalam jumlah besar yang berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan apabila tidak dimanfaatkan secara optimal. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis potensi limbah kulit nanas sebagai bahan baku pembuatan cuka fermentasi serta mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi proses fermentasi dan kualitas produk yang dihasilkan. Metode yang digunakan berupa studi literatur dengan menganalisis berbagai hasil penelitian terkait fermentasi kulit nanas. Proses pembuatan cuka dilakukan melalui dua tahap, yaitu fermentasi alkohol oleh Saccharomyces cerevisiae dan fermentasi asam asetat oleh Acetobacter aceti. Hasil kajian menunjukkan bahwa kulit nanas memiliki kandungan gula dan senyawa bioaktif yang mendukung proses fermentasi. Faktor seperti jenis mikroorganisme, konsentrasi gula, pH, suhu, lama fermentasi, dan ketersediaan oksigen berpengaruh terhadap kadar asam asetat yang dihasilkan. Pemanfaatan limbah kulit nanas menjadi cuka fermentasi berpotensi meningkatkan nilai tambah ekonomi sekaligus mendukung pengelolaan limbah yang berkelanjutan.