Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGUATAN LITERASI ANAK DAN EKONOMI KREATIF BERBASIS KELUARGA MELALUI PROGRAM CALISTUNG DI RUMAH LITERASI RANGGI Cindy Hutabarat; Sardi Pranata; Debora Simbolon; Grace Tarigan; Hegel Barus; Kasihati Bulolo; Lina Gultom; Sheril Fadia; Siska Sitanggang; Zaskia Aisyah
Jurnal Keluarga Sehat Sejahtera Vol. 23 No. 2 (2025): JURNAL KELUARGA SEHAT SEJAHTERA
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jkss.v23i2.71252

Abstract

This research explores the execution of an integrated literacy and creative economy initiative targeting children at Ranggi Literacy House, combining fundamental academic skills (reading, writing, arithmetic) with hands-on bracelet craft activities. Employing a descriptive qualitative methodology through observation, interview, and documentation methods, this investigation engaged 20 participants between 7 and 12 years old. Findings revealed that vertical multiplication presented significant challenges for the majority of participants, necessitating dedicated guidance and support. The synergistic approach of academic instruction paired with craft production demonstrated notable improvements in children's learning concentration, foundational mathematical abilities, and personal confidence levels. Through creative economy activities, participants gained exposure to elementary production workflows and manual skill-based innovation. This study contributes a community-based integrated literacy–creative economy model for children from low-income families. Beyond skill development and creative stimulation, this initiative offers practical implications for families and communities seeking replicable empowerment frameworks in comparable settings.
PERAN PENDIDIKAN SEPANJANG HAYAT DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN EKONOMI PEKERJA KUPAS BAWANG PUTIH BERPENDAPATAN TIDAK STABIL Sani Susanti; Michael Yudha Pratama; Chintya Aprella Nainggolan; Cindy Sari Harlianty Hutabarat; Debora Novita Simbolon; Lina Margaret Gultom; Sany Klara Nainggolan; Siska Rianti Sitanggang; Zaskia Aisyah; Zahra Widya Ningsih Hasibuan
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 9 No. 3 (2026): Inpress Vol. 9 No. 3 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v9i3.62527

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pendidikan seumur hidup dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi pekerja pengupas bawang putih yang memiliki pendapatan tidak stabil. Kondisi pendapatan yang berubah-ubah menyebabkan para pekerja menghadapi kesulitan dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, mengatur keuangan, serta merencanakan masa depan ekonomi keluarga. Dalam situasi tersebut, pendidikan seumur hidup menjadi salah satu upaya yang penting karena tidak hanya mencakup pendidikan formal, tetapi juga pembelajaran nonformal dan informal yang dapat membantu individu mengembangkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap adaptif terhadap perubahan ekonomi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap pekerja pengupas bawang putih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan seumur hidup berperan dalam meningkatkan kemampuan pekerja dalam mengelola pendapatan, memanfaatkan keterampilan tambahan, membangun pola pikir mandiri, serta mencari alternatif sumber penghasilan. Selain itu, pendidikan seumur hidup juga memberikan dampak positif terhadap kesadaran pekerja akan pentingnya perencanaan ekonomi dan peningkatan kualitas hidup. Dengan demikian, pendidikan seumur hidup dapat menjadi strategi pemberdayaan yang relevan dalam membantu pekerja pengupas bawang putih menghadapi ketidakstabilan pendapatan dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi mereka secara bertahap. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan masukan bagi masyarakat, lembaga pendidikan, dan pihak terkait dalam merancang program pemberdayaan ekonomi berbasis pembelajaran sepanjang hayat.