Fariz Kahendra
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan RS Husada

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Edukasi Dampak Bullying Terhadap Minat Belajar Siswa di SMA Budi Mulia Jakarta: Pengabdian Kepada Masyarakat Kristoforus Marselinus; Tri Setyaningsih; Ribka Sabarina Panjaitan; Fariz Kahendra
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 3 No 1 (2026): SerQua : Service Quality (Jurnal Pengabdian Masyarakat)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan RS Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bullying merupakan fenomena yang masih banyak terjadi di lingkungan sekolah dan berimplikasi serius terhadap kondisi psikologis serta minat belajar siswa. Korban bullying cenderung mengalami penurunan konsentrasi, kepercayaan diri, dan partisipasi dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak bullying terhadap minat belajar siswa serta mengevaluasi efektivitas intervensi edukatif sebagai upaya peningkatan pemahaman siswa. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan desain pre-test dan post-test. Subjek penelitian terdiri atas 175 siswa kelas X SMA Budi Mulia Jakarta Pusat yang dipilih sebagai populasi strategis dalam pembentukan perilaku belajar. Intervensi dilakukan melalui edukasi interaktif yang meliputi ceramah, diskusi kelompok, role play, dan studi kasus. Data dikumpulkan menggunakan instrumen tes pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi, kemudian dianalisis secara deskriptif dengan perhitungan N-Gain Score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengalami peningkatan pengetahuan pada kategori rendah (73,7%) dan sedang (26,3%), serta tidak ditemukan peningkatan pada kategori tinggi. Temuan ini mengindikasikan bahwa edukasi memberikan dampak awal terhadap peningkatan pemahaman siswa mengenai dampak bullying terhadap minat belajar, namun efektivitasnya belum optimal. Oleh karena itu, diperlukan intervensi berkelanjutan dan terintegrasi dalam sistem pendidikan sekolah guna menghasilkan perubahan pengetahuan dan sikap siswa yang lebih mendalam dan berkelanjutan. Kata kunci: bullying, minat belajar, edukasi, siswa SMA.
" Edukasi Dampak Penggunaan Gadget (Computer Vision Syndrome) Terhadap Kesehatan Mata Di Aimutin, Dili, Timor Leste" Kristoforus Marselinus; Ellynia; Fariz Kahendra; Dameria Saragih; Tri Setyaningsih; Methag Mohamed Elrofae Mohamed Elrofae Mohamed
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 3 No 2 (2026): SerQua : Service Quality (Jurnal Pengabdian Masyarakat)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan RS Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital menyebabkan penggunaan gadget semakin meningkat dalam kehidupan sehari-hari. Penggunaan perangkat digital secara berlebihan dapat menimbulkan gangguan kesehatan mata yang dikenal sebagai Computer Vision Syndrome (CVS). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai dampak penggunaan gadget terhadap kesehatan mata di Aimutin, Dili, Timor Leste. Metode kegiatan dilakukan melalui penyuluhan kesehatan, ceramah, diskusi, tanya jawab, dan evaluasi menggunakan pre-test serta post-test. Sebanyak 60 responden terlibat dalam kegiatan ini. Analisis data dilakukan menggunakan metode N-Gain Score untuk mengukur efektivitas intervensi edukasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 39 responden (65,0%) berada pada kategori peningkatan tinggi, 19 responden (31,7%) kategori sedang, dan 2 responden (3,3%) kategori rendah. Nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,835 atau 83,5% termasuk kategori efektif. Hasil ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai Computer Vision Syndrome dan mendorong perilaku penggunaan gadget yang lebih sehat.
Label Nutri-Level pada Kemasan Pangan sebagai Instrumen Kebijakan Kesehatan dalam Mendorong Perilaku Konsumsi Sehat Masyarakat Fariz Kahendra; Paramita Boni Lestari; Ahmad Daffa Aushof; Apriliana Nabila; Tania Gunawan
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 3 No 2 (2026): SerQua : Service Quality (Jurnal Pengabdian Masyarakat)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan RS Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Non-communicable diseases remain a major public health challenge in Indonesia and are closely associated with the increasing consumption of processed foods high in sugar, salt, and fat. The implementation of the Nutri-Level Label on food packaging has been introduced as a public health policy to assist consumers in making healthier food choices. This community service program aimed to improve public knowledge and skills in understanding and utilizing the Nutri-Level Label as a basis for selecting healthier food products. An educational-participatory approach was employed through health education sessions and hands-on demonstrations on how to interpret Nutri-Level Labels displayed on food packaging. The program was conducted in June 2026 at the Sawah Besar District Sports Hall and involved 48 community participants. Participants' knowledge was assessed using a 10-item pre-test and post-test questionnaire covering the concept, function, label categories, and practical application of the Nutri-Level Label. The findings demonstrated an increase in the mean knowledge score from 61.5 before the intervention to 87.8 after the intervention. The proportion of participants with good knowledge increased from 31.3% to 85.4%, while those with poor knowledge decreased from 27.0% to 0%. Participants also showed improved ability to identify Nutri-Level categories and compare food products based on their nutritional quality. These findings indicate that educational interventions combined with practical demonstrations effectively enhance nutrition literacy and support the implementation of the Nutri-Level Label policy to promote healthier dietary behaviors.