Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Eksplorasi Pemahaman Siswa pada Materi Perbandingan Senilai Menggunakan Konteks Cerita di SMP Hamidah, Dewi; Putri, Ratu Ilma Indra; Somakim, Somakim
Jurnal Riset Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran Matematika (JRPIPM) Vol 1, No 1 (2017): JRPIPM September 2017 Volume 1 Nomor 1
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpipm.v1n1.p1-10

Abstract

Artikel ini berfokus pada eksplorasi pemahaman siswa dalam mengidentifikasi informasi atau hal-hal mengenai konsep perbandingan melalui cerita atau permasalahan serta untuk mengetahui sejauh mana siswa memaknai arti perbandingan senilai. Penelitian ini merupakan desain riset yang menggunakan pendekatan PMRI (Pendidikan Matematika Realistik Indonesia) dengan cerita sebagai konteks awal pembelajaran. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII pada salah satu Sekolah Menengah Pertama di Palembang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan konteks cerita dapat membantu siswa mampu mengidentifikasi informasi atau hal-hal mengenai konsep perbandingan dan memahami arti perbandingan senilai. Penggunaaan cerita sebagai konteks awal pembelajaran dapat memberikan pengaruh yang positif pada pembelajaran matematika yang lebih menyenangkan, dan dapat meningkatkan pemahaman konsep matematika yang dipelajari.
Eksplorasi Pemahaman Siswa pada Materi Perbandingan Senilai Menggunakan Konteks Cerita di SMP Hamidah, Dewi; Putri, Ratu Ilma Indra; Somakim, Somakim
Jurnal Riset Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran Matematika (JRPIPM) Vol 1, No 1 (2017): JRPIPM September 2017 Volume 1 Nomor 1
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpipm.v1n1.p1-10

Abstract

Artikel ini berfokus pada eksplorasi pemahaman siswa dalam mengidentifikasi informasi atau hal-hal mengenai konsep perbandingan melalui cerita atau permasalahan serta untuk mengetahui sejauh mana siswa memaknai arti perbandingan senilai. Penelitian ini merupakan desain riset yang menggunakan pendekatan PMRI (Pendidikan Matematika Realistik Indonesia) dengan cerita sebagai konteks awal pembelajaran. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII pada salah satu Sekolah Menengah Pertama di Palembang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan konteks cerita dapat membantu siswa mampu mengidentifikasi informasi atau hal-hal mengenai konsep perbandingan dan memahami arti perbandingan senilai. Penggunaaan cerita sebagai konteks awal pembelajaran dapat memberikan pengaruh yang positif pada pembelajaran matematika yang lebih menyenangkan, dan dapat meningkatkan pemahaman konsep matematika yang dipelajari.
KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH HOTS LEVEL EVALUASI Dina Awalia; Eka Resti Wulan; Dewi Hamidah
Lentera Sriwijaya : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 4, No 2 (2022): November
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jls.v4i2.18689

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan komunikasi matematis siswa kategori tinggi, sedang dan rendah dalam menyelesaikan masalah HOTS level evaluasi. Adapun jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik yang digunakan untuk memperoleh data adalah dengan tes tertulis dan wawancara yang telah divalidasi oleh ahli. Pada penelitian ini dilakukan di kelas VIII-3 MTsN 6 Blitar yang berjumlah 27 siswa. Setelah diberi tes yang vertipe HOTS level evaluasi dengan melibatkan indikator komunikasi matematis, siswa diambil sebanyak 6 subjek dan kemudian jawaban dari 6 subjek tersebut dianalisis dan diwawancarai. Hasil penelitian menunjukan bahwa 3 kategori kemampuan komunikasi matematis yang didasarkan pada hasil skor tes. Siswa yang berkemampuan tinggi mampu menyelesaikan 3 soal HOTS level evaluasi dan memenuhi 4 indikator kemampuan komunikasi matematis. Siswa yang berkemampuan sedang mampu menyelesaikan 3 soal HOTS level evaluasi dan memenuhi 2 indikator kemampuan komunikasi matematis. Siswa yang berkemampuan rendah mampu menyelesaikan 3 soal HOTS level evaluasi dan kurang memenuhi 4 indikator kemampuan komunikasi matematis.
Analysis of student errors based on newman's error analysis in terms of gender Gestikatama, Elvindi; Hamidah, Dewi; Hidayah, Noer
At- Ta'lim : Jurnal Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2024): June
Publisher : LP3M Universitas Islam Zainul Hasan Genggong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55210/attalim.v10i2.1237

Abstract

This research was conducted so that educators can find out the location of student errors. In addition to these factors, there are many other factors that influence student errors in answering math story questions, one of which is the gender factor. The analysis used to find out what types of mistakes students made, here the researcher uses Newman's procedure. The type of research used in this research is descriptive qualitative research. The research subjects were 31 students of class XI Madrasah Aliyah for the test. Then in the interview 6 subjects (3 women and 3 men) were taken representing each category of high, medium, low for interviews. Subjects were selected through a short test given by the researcher, the results of the previous test scores and discussion with the Mathematics Teacher of the class. The results of the study showed that female students made more mistakes in the completion process error indicator. Then in the male category, they made more mistakes in the final answer writing indicator. When viewed from the many types of errors of male and female students, a conclusion can be drawn that male subjects are slightly superior in solving math problems than female subjects. This is because men have better mechanical and mathematical abilities but women are also more effective in terms of accuracy and accuracy in solving mathematical problems.
Reasoning Habits of Students through Realistic Mathematics Problems Salsabila, Nadya; Hamidah, Dewi; Wulan, Eka Resti
JME (Journal of Mathematics Education) Vol 7, No 2 (2022): JME
Publisher : Universitas Sembilanbelas November Kolaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31327/jme.v7i2.1828

Abstract

A realistic math problem is one of the math problems whose solution requires a reasoning habit. Reasoning ability will increase if students often practice their reasoning habits. By solving realistic math problems, it is expected that students’ reasoning habits can be trained well. This study aims to describe the reasoning habits of class VIII students of MTs Sunan Kalijogo Kranding Kediri Regency, East Java, Indonesia in solving realistic math problems in terms of 4 stages of reasoning habits. This study uses a qualitative approach with a descriptive type of research. The data collection technique in this study used a mathematical reasoning ability test sheet and interviews that had been validated by four mathematics education experts and had met the valid category. The subjects in this study were students of class VIII F MTs Sunan Kalijogo Kranding, totaling 28 students, then three students with high, medium, and low categories of reasoning habits were taken to conduct interviews. The results of this study indicate that students with high-category reasoning habits can fulfill the four stages of reasoning habits. Students with reasoning habits in the medium category can fulfill two stages of reasoning habits. Students with low-category reasoning habits are not able to fulfill the four stages of reasoning habits.
Implementasi LKPD Berbasis Pendidikan Matematika Realistik terhadap Kemampuan Representasi Matematis Pada Materi Luas Permukaan Febrianti, Nurmaliana; Fauzan, Abdillah Labiib; Hamidah, Dewi
Jurnal Basicedu Vol. 9 No. 1 (2025): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v9i1.9266

Abstract

Kemampuan representasi matematis merupakan salah satu kemampuan matematis yang dapat dicapai dengan menggunakan strategi atau pendekatan dalam pembelajaran, salah satunya adalah pendekatan RME (Realistic Mathematics Education). Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hasil penerapan pendekatan RME (Realistic Mathematics Education) pada materi luas permukaan terhadap kemampuan representasi matematis yang ditinjau dari hasil penyelesaian LKPD (Lembar Kegiatan Peserta Didik). Subjek penelitian terdiri dari siswa SMP yang belum pernah mendapatkan materi luas permukaan bangun ruang sisi datar, terutama untuk bangun ruang balok dan prisma. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa LKPD (Lembar Kegiatan Peserta Didik) berbasis RME (Realistic Mathematics Education) yang digunakan telah sesuai dengan prinsip dan karakteristik RME sebagaimana yang dikemukakan oleh Gravemeijer. Kesesuaian LKPD dengan karakteristik RME dapat ditunjukkan dari hasil jawaban siswa saat menyelesaikan LKPD secara berkelompok. LKPD (Lembar Kegiatan Peserta Didik) tersebut juga dapat mendorong kemampuan representasi matematis siswa yang terdiri dari tiga indikator, yaitu representasi visual, verbal, dan simbolik. Sehingga LKPD berbasis RME yang diimplementasikan pada materi luas permukaan mampu memfasilitasi kemampuan representasi matematis siswa.
Perilaku Masyarakat Multi Agama dalam Kehidupan Bertetangga Desa Sekaran Kec. Kayen Kidul Kab. Kediri Jannah, Alfin Uhailul; Prastiyani, Eka Diah; Hamidah, Dewi
Asketik: Jurnal Agama dan Perubahan Sosial Vol. 2 No. 2 (2018): Asketik: Jurnal Agama dan Perubahan Sosial
Publisher : Prodi Sosiologi Agama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/asketik.v2i2.1075

Abstract

Community diversity shows a nation that is rich in tradition and culture. Indonesia is a country of diverse ethnicity, race, and culture but we are still one called Bhineka Tunggal Ika. In the order of society, it is reflected in the form of tolerance practiced in the daily life of Sekaran Village. The multi-religious community that lives side by side makes researchers want to know their neighbors’ lives. The method used in reviewing this research is a qualitative approach, using a social fact paradigm. The results of the research are Sekaran is an exemplary village for people who have multiple religions and the practice of tolerance in neighboring life starts from the small things in the social environment. The conclusion obtained in this study is that the lives of neighboring communities of Sekaran are inseparable from the lives of the people in general, which is the difference between the people of Multi-Religion. The people’s life is very keeping the peace between religious groups which makes the village a model of religious tolerance in the Kayen Kidul Subdistrict.
Implementasi LKPD Berbasis Pendidikan Matematika Realistik terhadap Kemampuan Representasi Matematis Pada Materi Luas Permukaan Febrianti, Nurmaliana; Fauzan, Abdillah Labiib; Hamidah, Dewi
Jurnal Basicedu Vol. 9 No. 1 (2025): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v9i1.9266

Abstract

Kemampuan representasi matematis merupakan salah satu kemampuan matematis yang dapat dicapai dengan menggunakan strategi atau pendekatan dalam pembelajaran, salah satunya adalah pendekatan RME (Realistic Mathematics Education). Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hasil penerapan pendekatan RME (Realistic Mathematics Education) pada materi luas permukaan terhadap kemampuan representasi matematis yang ditinjau dari hasil penyelesaian LKPD (Lembar Kegiatan Peserta Didik). Subjek penelitian terdiri dari siswa SMP yang belum pernah mendapatkan materi luas permukaan bangun ruang sisi datar, terutama untuk bangun ruang balok dan prisma. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa LKPD (Lembar Kegiatan Peserta Didik) berbasis RME (Realistic Mathematics Education) yang digunakan telah sesuai dengan prinsip dan karakteristik RME sebagaimana yang dikemukakan oleh Gravemeijer. Kesesuaian LKPD dengan karakteristik RME dapat ditunjukkan dari hasil jawaban siswa saat menyelesaikan LKPD secara berkelompok. LKPD (Lembar Kegiatan Peserta Didik) tersebut juga dapat mendorong kemampuan representasi matematis siswa yang terdiri dari tiga indikator, yaitu representasi visual, verbal, dan simbolik. Sehingga LKPD berbasis RME yang diimplementasikan pada materi luas permukaan mampu memfasilitasi kemampuan representasi matematis siswa.
Ethnomathematical exploration of the Remo dance as a source for mathematics learning Eka Sulistyawati; Brenda Indah Nirmala; Dewi Hamidah
Jurnal Elemen Vol 11 No 1 (2025): January
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jel.v11i1.26997

Abstract

Mathematics and dance are connected to both content and processes. This research aimed to explore Remo dance elements of movement, fashion accessories, and accompanying musical equipment as sources of mathematics learning. This ethnographic study was conducted at one of the oldest dance studios in the Kediri district. The research subjects were three Remo dance experts, consisting of a studio owner and two professional Remo dancers. Data were collected by interviewing the sources and observing and documenting dances. The data analysis uses triangulation based on the results of observations, documentation, and interviews. The exploration of mathematical concepts found in Remo dance was then analyzed using interrater reliability based on the agreement of three mathematics education experts. The results revealed 17 mathematical concepts in the Remo dance exploration of movement elements, fashion accessories, and accompanying musical equipment with almost perfect reliability categories. As a mathematics learning source, the Remo dance context can be applied to learning activities, preparing materials, and preparing test instruments.
Penerapan Pendekatan PMR dalam Memodelkan dan Menyelesaikan Permasalahan Kontekstual Aljabar pada Siswa Kelas VII SMP Devi Nikmattur Rochmah; Dini Fayza Cahyaputri; Della Renaningtyas; Dewi Hamidah
Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika Vol. 9 No. 1 (2024): Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pemahaman siswa dalam memodelkan dan penyelesaian permasalahan kontekstual pada materi menyederhanakan bentuk Aljabar dengan pendekatan PMR (Pembelajaran Matematika Realistik) dengan berbantuan LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik) yang terdiri dari dua permasalahan kontekstual berbentuk soal cerita. Jenis penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa les privat kelas VII SMP yang berjumlah 8 siswa. Penentuan subjek dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan purposive sampling. Berdasarkan hasil penelitian, seluruh siswa mampu memodelkan masalah kontekstual pada permasalahan 1 dan 2 dengan benar. Namun pada permasalahan pertama, terdapat 1 siswa yang kurang teliti dalam melakukan perhitungan sehingga memperoleh jawaban yang salah,  sedangkan pada permasalahan kedua, terdapat juga  4 siswa diantaranya yang kurang teliti dalam menyimpulkan hasil akhir yang dimaksudkan dalam soal. Selain itu, juga terdapat 2 siswa yang mampu memodelkan permasalahan ke dalam bentuk matematika dengan perhitungan yang tepat dan melalui ide dan pemikiran mereka sendiri. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa melalui pendekatan PMR (Pembelajaran Matematika Realistik) dengan berbantuan LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik) dapat mendukung siswa dalam menemukan sendiri pemodelan matematika dengan pemikiran mereka sendiri. Hal ini dikarenakan penelitian ini diujikan kepada siswa yang belum pernah mempelajari materi menyederhanakan bentuk aljabar.