Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengolahan Sampah Organik Menjadi Pupuk Kompos Menggunakan Biopori dalam Program Semarang Bersih di Lingkungan Masyarakat Kampus USM Safrinal Sofaniadi; Anik Kustirini; Galih Widyarini; Diah Rahmawati
Jurnal Hilirisasi Technology kepada Masyarakat (SITECHMAS) Vol. 7 No. 1 (2026): Vol. 7 No. 1 April 2026
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/sitechmas.v7i1.6820

Abstract

Volume sampah meningkat seiring dengan kemajuan suatu daerah yang berakibat jumlah laju produksi sampah sering tidak sebanding dengan proses penangananya. Hal ini tidak terlepas dari kebiasaan serta perilaku masyarakat. Permasalahan sampah bukan lagi hanya masalah kebersihan lingkungan saja, tetapi menjadi masalah sosial yang dapat menimbulkan konflik seperti di Kelurahan Tlogosari Kulon Semarang. Salah satu penyelesaianya adalah dengan pembuatan lubang biopori. Manfaat biopori selain untuk resapan air juga sebagai tempat untuk menjadikan sampah organik menjadi pupuk, dengan demikian jumlah sampah oragnik yang ada dapat dikurangi dengan kegiatan ini. Akan tetapi masih banyak masyarakat yang belum dapat membuat biopori dan pupuk kompos dari sampah organik. Oleh karena itu, kegiatan ini mendorong pemahaman masyarakat dan budaya pengolahan sampah yang tepat guna untuk menjaga kelestarian lingkungan khususnya di wilayah Kelurahan Tlogosari Kulon. Hasil dari kegiatan pembuatan biopori tersebut adalah masyarakat merasa terbantukan dalam mengolah sampah organik serta mendapatkan manfaat dari pengolahan sampah tersebut.
Pemberdayaan kepada Masyarakat di Bank Sampah Mulya Sejahtera melalui Pilah Sampah Mudjiastuti Handajani; Istianah Istianah; Diah Setyati Budiningrum; Hani Purwanti; Erialdi Bin Syahrial; Safrinal Sofaniadi; Arien Zahra Sal Sabila; Muhammad Khoirul
Jurnal Pengabdian KOLABORATIF Vol. 4 No. 2 (2026): July
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/kolaboratif.v4i2.15175

Abstract

The main problem in Plalangan Village, Gunungpati Subdistrict, Semarang City, is the low awareness and practical skills of residents in sorting waste at the source and the suboptimal utilization of household composter facilities. This community service activity aims to increase residents' awareness, knowledge, and practical skills in sorting waste and processing organic waste independently. The implementation method applied is participatory training combining interactive education, in the form of socialization regarding the 3R (Reduce, Reuse, Recycle) concept and the Clean Semarang Program, followed by demonstrations and practical simulations of waste sorting using pilot props. The evaluation results showed a highly positive impact, where the participants' average level of cognitive understanding experienced a highly significant increase from 42% in the pre-test to 86% in the post-test. Furthermore, residents successfully mastered practical skills in upstream waste sorting, creating biopori infiltration holes, and operating simple composters. These skills are useful for converting organic waste into compost to support the greening of household yards while simultaneously improving the local community's economic value through the Mulya Sejahtera Waste Bank. In conclusion, the training program in this village has proven effective in transforming community behavior toward sustainable and independent household-based waste management.