Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Physical Fitness of Smoking Students Class XI State High School 9 Jambi City Saputra, Riky; Ilham, Ilham; Yanto, Anggel Hardi
Journal of English Language and Education Vol 11, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jele.v11i1.1872

Abstract

Smoking habits among school-age adolescents have the potential to cause negative health effects, particularly on physical fitness levels. This study aims to describe the physical fitness levels of smoking students in grade XI at State Senior High School 9 in Jambi City based on the results of the Indonesian Physical Fitness Test (TKJI) for ages 16–19 years. This study used a quantitative descriptive method. The study population consisted of all male students in grade XI at SMA Negeri 9 Kota Jambi in the 2025/2026 academic year, totaling 97 students. The study sample was determined using cluster random sampling, resulting in the selection of 20 male students in grade XI Phase F2 as research respondents. Data collection was conducted through smoking habit observation sheets to categorize students into active smokers, occasional smokers, and passive smokers, as well as through the Indonesian Physical Fitness Test (TKJI), which included a 60-meter run, pull-ups, a 60-second sit-up, vertical jump, and a 1200-meter run. Data analysis used quantitative descriptive analysis with percentage calculations. The results of the study show that the physical fitness level of smoking students in grade XI at State Senior High School 9 in Jambi City is generally low, with an average TKJI score of 13.7 (below average category). Based on smoking habits, active smokers had an average TKJI score of 11.25 (poor category), occasional smokers had an average score of 14.33 (moderate category), while passive smokers had an average score of 16.67 (moderate-good category). These results indicate that the more frequently students smoke, the lower their level of physical fitness.
Analisis Pengaruh Tingkat Kelelahan Terhadap Kinerja Karyawan Dengan Dukungan Manajemen dan Lama Pengalaman Kerja Sebagai Variabel Moderasi pada Shift Malam SPBU 24 Jam di Kabupaten Rokan Hilir-Riau Saputra, Riky; Raimona Zadry, Hilma; Jonrinaldi, Jonrinaldi
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i4.64143

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya operasional SPBU 24 jam yang menuntut karyawan bekerja pada shift malam, yang berpotensi menimbulkan kelelahan kerja akibat gangguan ritme sirkadian. Kelelahan kerja diketahui berdampak pada penurunan kinerja, keselamatan kerja, dan kualitas pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tingkat kelelahan terhadap kinerja karyawan shift malam, serta menguji peran dukungan manajemen dan pengalaman kerja sebagai variabel moderasi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional terhadap 110 responden operator SPBU di Kabupaten Rokan Hilir dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner berbasis Swedish Occupational Fatigue Inventory (SOFI) dan Job Performance Scale, kemudian dianalisis menggunakan SEM-PLS melalui SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelelahan kerja berpengaruh negatif signifikan terhadap kinerja karyawan (β = -0,5638; p < 0,001). Dukungan manajemen dan pengalaman kerja memiliki pengaruh positif langsung terhadap kinerja, namun tidak berperan signifikan sebagai moderator. Dimensi kelelahan secara parsial tidak signifikan, kecuali physical discomfort yang mendekati signifikan. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa kelelahan kerja merupakan faktor dominan yang menurunkan kinerja, sehingga diperlukan intervensi manajerial yang efektif untuk mengelola kelelahan dan meningkatkan produktivitas karyawan shift malam.