Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DENGAN PEMBERIAN MAKANAN CEPAT SAJI PADA ANAK KELAS 2 DI MI MUJAHIDIN DESA PARIMONO KECAMATAN JOMBANG KABUPATEN JOMBANG Laila Sukma Khaira Zulfida; Irma Nurmayanti; Nining Mustika Ningrum
Jurnal Kebidanan Vol 2 No 2 (2012): Jurnal Kebidanan
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v4i1.218

Abstract

Makanan cepat saji mengandung banyak sekali zat yang berbahaya seperti pewarna, pengawet (MSG), pemanis dan lain sebagainya dan dapat menimbulkan penyakit bagi tubuh jika dikonsumsi berlebihan. Makanan cepat saji mengandung banyak lemak, protein hewani, kalori penyebab obesitas. Studi pendahuluan yang dilakukan dengan metode wawancara didapatkan 8 ibu kurang mengetahui dampak makanan cepat saji tapi tetap memberikan makanan cepat saji, 2 ibu mengetahui dampak makanan cepat saji serta tidak memberikan kepada anaknya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan pengetahuan ibu dengan pemberian makanan cepat saji pada anak kelas 2 di MI Mujahidin Desa Parimono, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang. Desain penelitian ini adalah analitik cross sectional. Populasinya semua ibu anak kelas 2 di MI Mujahidin Desa Parimono, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang sejumlah 105 responden. Teknik sampling menggunakan simple random sampling dengan sampel sejumlah 53 responden. Variabel independent yaitu pengetahuan ibu, variabel dependent yaitu pemberian makanan cepat saji. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dengan pengolahan data editing, coding, scoring, tabulating dan uji statistik menggunakan Spearman Rank. Hasil penelitian hampir setengahnya berpengetahuan baik sebanyak 25 responden (47,2%), sebagian besar berperilaku positif (tidak memberikan makanan cepat saji pada anak) sebanyak 33 responden (62,3%). Uji Spearman Rank menunjukkan bahwa nilai signifikan sebesar 0,000 kurang dari 0,05 (ρ=0,00< α= 0,05) sehingga dapat dinyatakan bahwa H1 diterima. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan pengetahuan ibu dengan pemberian makanan cepat saji pada anak kelas 2 di MI Mujahidin Desa Parimono, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang. Kata kunci: Pengetahuan Ibu, Pemberian Makanan Cepat Saji, Anak Kelas 2
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN TINGKAT KECEMASAN REMAJA PUTRI KELAS X DAN XI TENTANG DISMENORE (Studi di MAN 5 Jombang) Fiqih Fuji Lestari; Irma Nurmayanti; Nining Mustika Ningrum
Jurnal Kebidanan Vol 2 No 2 (2012): Jurnal Kebidanan
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v4i1.224

Abstract

Mentruasi atau haid adalah perdarahan vagina secara berkala akibat terlepasnya lapisan endometrium uterus. Pada umumnya wanita merasakan keluhan berupa nyeri atau kram perut menjelang haid yang dapat berlangsung hingga 2-3 hari, dimulai sehari sebelum haid. Sebagian wanita mendapatkan haid tanpa keluhan, namun tidak sedikit dari mereka yang mendapatkan haid disertai keluhan sehingga mengakibatkan rasa ketidaknyamanan berupa Dismenore. Tujuan penelitian adalah hubungan pengetahuan dengan tingkat kecemasan remaja putri kelas X dan XI tentang dismenore. Metode penelitian menggunakan Analitik Korelasional dengan pendekatan Cross Sectional. Populasinya Seluruh remaja putri kelas X dan XI di MAN 5 Jombang sebanyak 72 siswi. Tehnik Sampling menggunakan Proportional random Sampling. Sampelnya Sebagian remaja putri kelas X dan XI di MAN 5 Jombang sebanyak 61 siswi. Variabel independen dalam penelitian ini adalah pengetahuan remaja putri tentang dismenore dan variabel dependen dalam penelitian ini adalah tingkat kecemasan remaja putri tentang dismenore. Pengumpulan data menggunakan kuesioner pengolahan data menggunakan editing, coding, scoring dan tabulating dengan menggunakan uji statistik spearman rank. Hasil penelitian menunjukkan hampir setengahnya responden mempunyai pengetahuan baik tentang dismenore sejumlah 30 responden (49,2%) dan sebagian besar mempunyai tingkat kecemasan ringan tentang dismenore sejumlah 33 responden (54,1%). Berdasarkan analisis menggunakan uji statistik spearman rank menggunakan SPSS didapatkan bahwa p 0,039 < 0,05 maka H1 diterima. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada hubungan pengetahuan dengan tingkat kecemasan remaja putri kelas X dan XI tentang dismenore. Kata Kunci : Pengetahuan, Tingkat Kecemasan, Remaja, Dismenore
PENGARUH PENYULUHAN TERHADAP SIKAP REMAJA TENTANG PERILAKU SEKSUAL PRANIKAH ( Studi di SMK Global Sumobito, Kabupaten Jombang ) Kiky Rulina; Irma Nurmayanti; Nining Mustika Ningrum
Jurnal Kebidanan Vol 4 No 1 (2014): Jurnal Kebidanan
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v8i1.252

Abstract

Perilaku seksual pra nikah adalah kegiatan seksual yang melibatkan dua orang yang saling menyukai atau saling mencintai, yang dilakukan sebelum perkawinan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penyuluhan terhadap sikap remaja tentang perilaku seksual pranikah pada siswa kelas X dan XI di SMK Global Sumobito, Kabupaten Jombang, sesuai dengan studi pendahuluan yang sudah dilakukan terhadap 10 remaja di SMK Global Sumobito, 8 orang mengatakan setuju dengan berpacaran, berpegangan tangan, dan 2 diantaranya kurang setuju dengan perilaku tersebut. Metode penelitian menggunakan observasi analitik dengan rancangan penelitian pra-eksperimen One grup Pretest-postest. Populasinya adalah kelas X dan kelas XI di SMK Global Sumobito, Kabupaten Jombang. Sampel dari penelitian ini berjumlah 47 responden dengan menggunakan teknik Proportional Random Sampling.Instrumen penelitian yang digunakan peneliti adalah kuesioner. Variabel independen dalam penelitian ini adalah penyuluhan tentang perilaku seksual pra nikah, sedangkan variabel dependen dalam penelitian ini adalah sikap remaja tentang perilaku seksual pra nikah.Pengolahan data menggunakan Editing, scoring, Coding, dan Tabulating. Data dianalisa menggunakan uji statistik Wilcoxon. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar sikap responden tentang perilaku seksual pranikah sebelum diberikan penyuluhan adalah  bersikap positif sejumlah  responden 31 responden (66,0%), dan sesudah diberikan penyuluhan hamper seluruhnya adalah bersikap positif yaitu sejumlah 40 responden (85,1%). Berdasarkan uji statistik dengan menggunakan uji Wilcoxon signed rank test didapatkan hasil bahwa taraf signifikan sebesar 0,003 adalah kurang dari 0,05 (ρ=0,000 < α=0,05) sehingga dinyatakan bahwa H1 diterima. Kesimpulan dari penelitian ini terdapat pengaruh penyuluhan terhadap sikap remaja tentang perilaku seksual pranikah. Kata Kunci : Penyuluhan, Sikap, Remaja, Perilaku Seksual Pranikah 
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN SIKAP IBU MENYUSUI TENTANG KONTRASEPSI METODE AMENOREA LAKTASI(Studi di Desa Cukir, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang) Lisa Fitriarini; Irma Nurmayanti; Nining Mustika Ningrum
Jurnal Kebidanan Vol 7 No 2 (2017): Jurnal Kebidanan
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v14i1.330

Abstract

Pendahuluan:Metode Amenorea Laktasi (MAL) adalah kontrasepsi yang mengandalkan pemberian Air Susu Ibu (ASI) secara eksklusif. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilaksanakan di Desa Cukir, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang tanggal 21 Februari 2016 dari 10 orang responden yang diwawancarai diketahui 4 responden tidak mengetahui tentang kontrasepsi MAL dan 6 responden mengetahui tentang kontrasepsi MAL.Tujuan Penelitian:Tujuan penelitian ini adalah mengetahui Hubungan Pengetahuan Dengan Sikap Ibu Menyusui Tentang Kontrasepsi Metode Amenorea Laktasi di Desa Cukir, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang.Metode Penelitian: Desain penelitian ini adalah analitik cross sectional. Populasinya semua ibu yang memiliki bayi usia 0-6 bulan di Desa Cukir, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang berjumlah 37 responden. Variabel independent adalah pengetahuan ibu menyusui tentang MAL, variabel dependent adalah sikap ibu menyusui tentang MAL.Teknik sampling menggunakan proportional random sampling dengan sampelnyasejumlah 34 responden.Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dengan pengolahan data editing, coding, scoring, tabulating dan uji statistik menggunakan Spearman Rank.Hasil Penelitian:Hasil penelitian menunjukan 25 (73,5%) responden memiliki pengetahuan yang kurang serta bersikap negatif terhadap MAL. Uji Spearman Rank menunjukan nilai signifikan sebesar ρ=0,000 <α=0,05 maka H1 diterima. Kesimpulan:Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada Hubungan Pengetahuan Dengan Sikap Ibu Menyusui Tentang Kontrasepsi Metode Amenorea Laktasi di Desa Cukir, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang. Saran:Diharapkan bisa menjadi bahan acuan pembelajaran dan bahan kepustakaan tentang kontrasepsi Metode Amenorea Laktasi. Kata Kunci :Ibu Menyusui, Metode Amenorea Laktasi, Pengetahuan, Sikap
Asuhan Kebidanan Komprehensif Pada Ny “A” Kehamilan Normal dengan Keluhan Sesak Di PBM Eni Winarsih AMd. Keb Desa Pacar Peluk Kecamatan Megaluh Kabupaten Jombang Ai’sah Ai’sah; Nining Mustika Ningrum; Siti Rokhani
Jurnal Kebidanan Vol 10 No 1 (2020): Jurnal Kebidanan
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v10i1.589

Abstract

Pendahuluan : kehamilan merupakan proses fisiologis yang berkembang dengan normal dan menghasilkan kelahiran bayi yang sehat dan cukup bulan melalui jalan lahir, agar kehamilan berkembang dengan normal dibutuhkan konseling sesuai dengan keluhan yang dialami ibu, salah satu keluhan yang paling umum adalah sesak. Sesak menyebabkan masalah apabila tidak ditangani, hipoksia, sampai kematian janin. Tujuan : LTA memberikan asuhan kebidanan secara komprehensif pada ibu hamil, bersalin, nifas, BBL, neonatus dan KB dengan menggunakan pendekatan manajemen kebidanan pada Ny “A” dengan keluhan sesak. Metode : Asuhan LTA adalah dengan wawancara, observasi dan penatalaksanaan asuhan. Subyek asuhan ini adalah Ny “A” dengan Sesak di PBM Eni Winarsih Amd.Keb, Megaluh, Jombang. Hasil : asuhan kebidanan komprehensif pada Ny “A” selama kehamilan trimester II dan trimester III dengan sesak, pada persalinan dengan sesak dan persalinan secara spontan tidak ada penyulit, masa nifas dengan nifas normal, BBL dengan BBLN, neonatus dengan neonatus normal, dan menjadi akseptor KB suntik 3 bulan. Kesimpulan : asuhan kebidanan secara komprehensif ini didapat dengan melakukan asuhan kebidanan secara mandiri dan penanganan secara dini, terdapat masalah yang terjadi pada kehamilan usia 36 minggu hingga bayi lahir premature akan tetapi tidak ditemukan penyulit mulai persalinan sampai nifas dan neonatus. Disarankan pada bidan untuk mempertahankan asuhan kebidanan secara komprehensif yang sesuai dengan standart, dan tetap melakukan pemeriksaan ANC pada setiap ibu hamil guna mendeteksi adanya komplikasi sedini mungkin
Hubungan Inisiasi Menyusu Dini Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 12-24 Bulan Sunartiningsih Sunartiningsih; Imam Fatoni; Nining Mustika Ningrum
Jurnal Kebidanan Vol 10 No 2 (2020): Jurnal Kebidanan
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v10i2.786

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis pada balita yang ditandai dengan tinggi badan yang lebih pendek dibandingkan dengan anak seusianya. Faktor nutrisi yang diperoleh sejak bayi lahir seperti tidak terlaksananya inisiasi menyusu dini dapat menjadi salah satu faktor terjadinya stunting. Penelitian ini betujuan untuk menganalisa hubungan iniasiasi menyusu dini dengan kejadian stunting pada balita usia 12-24 bulan. Desain Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan penelitian retrospektif, populasinya adalah semua ibu balita usia 12-24 bulan di Puskesmas Gunungsari Bojonegoro, pada April-Juli 2020 yaitu sebanyak 80 orang. Sampelnya sebanyak 67 responden yang pemilihannya dilakukan dengan cara simple random sampling. Variabel independen penelitian ini yaitu pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini dan variabel dependen penelitian ini yaitu kejadian stunting. Pengumpulan data dengan menggunakan data sekunder berupa lembar observasi data kohort bayi dan pemantauan status gizi, serta dianalisis dengan menggunakan analisis statistik Chi Square dengan tingkat kemaknaan 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar balita dilakukan iniasiasi menyusu dini yaitu sebanyak 47 balita (70,1%), sebagian besar balita tidak mengalami stunting yaitu sebanyak 45 balita (67,2%) dan dengan nilai signifikan ρ (0,000) < α (0,05) maka H1 diterima serta derajat keeratan hubungan sedang (r=0,558). Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa ada hubungan iniasiasi menyusu dini dengan kejadian stunting pada balita usia 12-24 bulan. Bayi yang tidak dilakukan inisiasi menyusu dini mempengaruhi pertumbuhan tingginya dimasa kelak karena tidak memperoleh manfaat dari kolostrum dan terbukti pada usia 12-24 bulan mengalami kondisi stunting atau tinggi badan yang tidak sesuai dengan umur anak.
Pengaruh Spa Payudara Terhadap Kelancaran Produksi Asi Pada Ibu Nifas Sri Wilis; Imam Fatoni; Nining Mustika Ningrum
Jurnal Kebidanan Vol 10 No 2 (2020): Jurnal Kebidanan
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v10i2.789

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) adalah makanan bayi paling penting terutama pada bulan-bulan pertama kehidupan bayi. Banyak masalah muncul di hari-hari pertama pemberian ASI, yang disebabkan karena banyak ibu nifas yang belum mengetahui pentingnya melakukan SPA payudara yang berpengaruh pada kelancaran produksi ASI. Tujuan penelitian ini menganalisis pengaruh spa payudara terhadap kelancaran produksi ASI pada ibu nifas di Puskesmas Gunungsari Kabupaten Bojonegoro tahun 2020. Metode Penelitian ini menggunakan metode Pra Eksperimental dengan rancangan One-Group Pra-Post test design. Metode sampling menggunakan consecutive sampling. Jumlah populasi dalam penelitian ini sebanyak 42 responden sedangkan sampel diambil sebanyak 38 responden yang memenuhi kriteria inklusi : sehat jasmani rohani, memberikan ASI saja, dan kooperatif, di intervensi menggunakan SPA payudara dengan memberikan leaflet Spa payudara pada responden untuk melakukan secara mandiri selama 2 minggu. Variabel independen yaitu SPA payudara. Variabel dependen yaitu kelancaran produksi ASI. Data penelitian ini diambil menggunakan lembar observasi.Analisa data menggunakan uji statistik Wilcoxon Signed Ranks Test dengan nilai standar <0.05.Hasil penelitian diketahui dari 26 ibu nifas sebelum dilakukan SPA payudara sebagian besar produksi ASInya lancar, dan setelah dilakukan SPA payudara yaitu sebanyak 18 orang (69,2%) produksi ASInya lancar. Hasil Uji Wilcoxon Signed Ranks Test didapatkan nilai P value 0,000 < nilai a = 0,05 yang berarti bahwa (αhitung) ≤ 0,05 maka H1 diterima dan H0 ditolak artinya ada pengaruh SPA payudara terhadap kelancaran produksi ASI pada ibu nifas. Kesimpulan Perawatan payudara dapat meningkatkan produksi ASI pada ibu nifas sehingga dapat digunakan sebagai SOP yang dapat diterapkan oleh tenaga kesehatan.
Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny “l” GII P1A0 36 Minggu Kehamilan Normal di PMB Lilis Suryawati.,S,ST.,M.Kes Sambong Dukuh Jombang Fera Yuli Setiyaningsih; Adistavirda Lovado Ramadhani Hidayat; Nining Mustika Ningrum
Jurnal Kebidanan Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Kebidanan Maret 2023
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v13i1.1186

Abstract

Kehamilan merupakan suatu proses fisiologis yang terjadi pada perempuan namun selama kehamilan tidak selalu berjalan normal. Ibu hamil sering mengalami ketidaknyamanan pada Trimester III yaitu gangguan nyeri punggung yang disebabkan karena perubahan kelengkungan tulang belakang yang mengalami peningkatan tekanan dan bertambahnya volume uterus. Tujuan untuk melakukan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny L sejak masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, neonatus dan kontrasepsi. Metode yang digunakan adalah pendekatan studi kasus kepada Ny L dilakukan observasi dari kehamilan sampai dengan keluarga berencana. Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Pengumpulan data dibantu dengan format asuhan kebidanan SOAP. Hasil asuhan kebidanan Ny L pada masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, neonates dan kontrasepsi berlangsung normal tanpa penyulit dan dilaksanakan sesuai dengan standart asuhan kebidanan. Kesimpulan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny L dilaksanakan sesuai dengan asuhan kebidanan dengan hasil normal tanpa penyulit apapun.
Pendidikan Tentang Pentingya Dukungan Keluarga dalam Pemberian ASI Eksklusif Fera Yuli Setiyaningsih; Any Isro’aini; Ratna Dewi Permatasari; Tri Purwanti; Nining Mustika Ningrum; Yana Eka Mildiana; Henny Sulistyawati
Jurnal Abdi Medika Vol 2 No 2 (2022): Jurnal Abdi Medika Desember 2022
Publisher : INSTITUT TEKNOLOGI SAINS DAN KESEHATAN INSAN CENDEKIA MEDIKA JOMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jam.v2i2.1135

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) adalah makanan terbaik untuk bayi, karena kandungan gizinya sangat khusus dan sempurna serta sesuai dengan kebutuhan pertumbuhan dan perkembangan bayi. WHO dan UNICEF telah mengeluarkan peraturan baru tentang pemberian “ASI segera” sebagai salah satu tindakan “life saving” adapun maksud dari pearaturan tersebut adalah untuk menyelamatkan bayi baru lahir. Data yang dipaparkan oleh UNICEF pada tahun 2012 hanya 39% bayi mendapatkan ASI eksklusif. Pada tahun 2015 keberhasilan pemberian ASI eksklusif mencapai 40% di dunia. Dukungan keluarga merupakan faktor eksternal yang paling besar pengaruhnya terhadap keberhasilan ASI eksklusif. Ibu menyusui membutuhkan dukungan dan pertolongan, baik ketika memulai maupun melanjutkan menyusui hingga 2 tahun yaitu dukungan keluarga terutama suami dan tenaga kesehatan. Metode dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah pretest dan posttest menggunakan kuesioner yang berisi tentang ASI eksklusif. Peserta dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah ibu menyusui, suami dan keluarga. Tempat kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Brambang Kecamatan Diwek Kabupaten Jombang. Waktu kegiatan pengabdian masyarakat pada bulan September sampai Oktober tahun 2022. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat di dapatkan sebelum penyuluhan dilakukan pengetahuan ibu dan keluarga sebagian besar kurang yaitu 75%, setelah dilakukan penyuluhan pengetahuan ibu dan keluarga sebagian besar baik yaitu 78.1%. Dari hasil pretest dan posttest diketahui terdapat peningkatan pengetahuan ibu menyusui dan keluarga tentang ASI eksklusif. Tingkat dukungan keluarga merupakan faktor pendukung terlaksanya pemberian ASI eksklusif.