Ilma Hanifa
Universitas Negeri Surabaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS KINERJA SUROBOYO BUS SEBAGAI INOVASI TRANSPORTASI PUBLIK DI KOTA SURABAYA DALAM MENDUKUNG SDGS 11 Ilma Hanifa; Kaymeeloa Vipassana Ramadhani; Meirinawati Meirinawati; Trenda Aktiva Oktariyanda
PATRIOT: Journal of Public Administration and Policy Vol. 2 No. 1 (2026): PATRIOT: Journal of Public Administration and Policy
Publisher : PATRIOT: Journal of Public Administration and Policy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan kota modern menuntut tersedianya sistem transportasi publik yang efisien, inklusif, dan berkelanjutan. Suroboyo Bus merupakan inovasi transportasi publik di Kota Surabaya yang mengintegrasikan aspek mobilitas dan pelestarian lingkungan melalui sistem pembayaran berbasis sampah plastik. Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja Suroboyo Bus sebagai inovasi pelayanan publik serta mengkaji relevansinya terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) 11. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) yang bersifat deskriptif-analitis melalui kajian terhadap literatur ilmiah, laporan resmi, dan berbagai publikasi yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Suroboyo Bus berkontribusi dalam meningkatkan aksesibilitas transportasi publik sekaligus mendorong kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan lingkungan. Namun, implementasinya masih menghadapi berbagai kendala, antara lain keterbatasan armada dan jangkauan rute, belum tersedianya jalur khusus, serta kesenjangan akses terhadap layanan digital. Temuan ini menunjukkan bahwa keberhasilan inovasi pelayanan publik tidak hanya ditentukan oleh hadirnya program inovatif, tetapi juga oleh kapasitas pengelolaan, kualitas infrastruktur, dan pemerataan akses layanan. Oleh karena itu, penguatan tata kelola transportasi publik menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus mendukung terwujudnya sistem transportasi perkotaan yang berkelanjutan sesuai dengan tujuan SDGs 11.
PELUANG DAN TANTANGAN PEKERJA DIGITAL DI MEDIA SOSIAL SERTA IMPLIKASINYA TERHADAP KEBIJAKAN DALAM PERSPEKTIF SDGS 8 DI INDONESIA Ilma Hanifa; Kaymeeloa Vipassana Ramadhani; Firre An Suprapto; Indah Prabawati
PATRIOT: Journal of Public Administration and Policy Vol. 2 No. 1 (2026): PATRIOT: Journal of Public Administration and Policy
Publisher : PATRIOT: Journal of Public Administration and Policy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi digital telah mengubah lanskap ketenagakerjaan melalui berkembangnya ekosistem kerja berbasis media sosial di Indonesia. Perkembangan tersebut menciptakan berbagai peluang ekonomi baru, sekaligus menghadirkan tantangan terhadap terwujudnya pekerjaan yang layak (decent work). Penelitian ini bertujuan menganalisis peluang dan tantangan pekerja digital berbasis media sosial serta implikasinya terhadap kebijakan publik dalam perspektif SDGs 8. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) yang bersifat deskriptif-analitis melalui sintesis berbagai literatur, dokumen kebijakan, dan laporan resmi yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial memperluas akses terhadap peluang kerja melalui rendahnya hambatan memasuki pasar kerja digital, diversifikasi sumber pendapatan, dan pemberdayaan UMKM berbasis digital yang sejalan dengan target SDGs 8.3 dan 8.6. Namun demikian, pekerja digital masih menghadapi berbagai tantangan struktural, antara lain ketidakstabilan pendapatan akibat ketergantungan pada algoritma platform, risiko kelelahan psikologis (burnout), serta belum optimalnya perlindungan hukum dan jaminan sosial. Penelitian ini menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi digital tidak secara otomatis menghasilkan pekerjaan yang layak. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang adaptif melalui penguatan regulasi ketenagakerjaan digital, peningkatan kapasitas digital masyarakat, serta tata kelola kolaboratif antara pemerintah, perusahaan platform, dan pemangku kepentingan lainnya guna mendukung pencapaian SDGs 8 yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia.