Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Pendidikan Perilaku Anak Sekolah Pada Era New Normal Di Panti Asuhan Tabah Kasih Henny Syapitri; Novita Aryani; Edriyani Yonlafado Simanjuntak
KOLABORASI JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 2 No 1 (2022): Kolaborasi : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Inspirasi El Burhani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (806.005 KB) | DOI: 10.56359/kolaborasi.v2i1.43

Abstract

Background: The understanding of children in the Tabah Kasih orphanage about educating schoolchildren's behavior in the new normal era at school needs to be identified. Towards educational adaptation, each school must begin to improve itself to prepare for the implementation of education in the New Normal Era. The implementation of education in schools must be carried out directly, so it must follow strict health protocols. Objective: This Community Service increases knowledge in terms of the new normal era in the Covid 19 pandemic situation. Method: This activity uses a health promotion method with an educational approach and demonstration of the new normal era in schools. Results: The participants who took part in this activity were 32 people consisting of all child patients at the Tabah Kasih Orphanage. All (100%) participants actively participated in demonstration activities and 80% of participants expressed behavior in terms of attitudes/activities in the new normal era in school children. Conclusion: This community service activity shows that the results in the behavior of orphans apply methods/activities in new normal era situations. The results of this activity can be applied and provide knowledge to school children in new normal era situations.  
Pengetahuan Dan Sikap Tentang Hipertensi Dengan Pengendalian Tekanan Darah Edriyani Yonlafado Simanjuntak; Henny Situmorang
INDOGENIUS Vol 1 No 1 (2022): INDOGENIUS
Publisher : Department of Publication of Inspirasi Elburhani Foundation Desa. Pamokolan, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (771.251 KB) | DOI: 10.56359/igj.v1i1.57

Abstract

Tujuan: Mengidentifikasi pengetahuan dan sikap tentang hipertensi dengan pengendalian tekanan darah pada penderita hipertensi. Metode: Penelitian merupakan deskriptif kolerasi dengan menggunakan pendekatan Cross-Sectional dengan populasi seluruh pasien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Kecamatan Medan Deli dengan teknik pengambilan sampel asidental sampling berjumlah 54 orang. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan data dianalisis secara univariat dalam bentuk distribusi frekwensi dan persentase dan bivariat menggunakan uji  Chi Square Test. Hasil: Menunjukkan bahwa hubungan pengetahuan dengan pengendalian tekanan darah pada pasien hipertensi diperoleh hasil p value = 0,004 dan hubungan sikap dengan pengendalian tekanan darah pada pasien hipertensi diperoleh hasil p value = 0,002. Kesimpulan: Ada hubungan pengetahuan dan sikap dengan pengendalian tekanan darah pada pasien hipertensi. Diharapkan penderita hipertensi dapat menambah pengetahuan dan mampu bersikap dalam mengendalikan tekanan darah sehingga penyakit hipertensi yang dialami dapat dikontrol ataupun diminimalisir. 
Upaya Pencegahan Penularan Covid-19 Melalui Sosialisasi Dan Penyemprotan Rumah Ibadah Rani Kawati Damanik; Adventy Riang Bevy Gulo; Edriyani Yonlafado Simanjuntak
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 2 April 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i2.3744

Abstract

ABSTRAK Covid-19 merupakan penyakit yang disebabkan oleh corona virus yang menjadikan pandemik di seluruh Negara. Covid 19 dapat dicegah dengan pengetahuan dan kepatuhan masyarakat dalam upaya pencegahan penyakit Covid-19. Pelaksanaan kegiatan sosialisasi dan penyemprotan rumah ibadah dilaksanakan pada tanggal 22 Desember 2020 di Mesjid Al Iklas Amal Luhur. Pelaksanaan sosisalisasi pada masyarakat dan petugas mesjid yang belum optimal dalam upaya pelaksanaan pencegahan penularan covid-19. Media dan alat yang disediakan berupa leaflet dan alat penyemprotan, cairan desinfektan. Metode yang digunakan adalah ceramah, tanya jawab kemudian evaluasi selanjutnya melakukan penyemprotan dengan menggunakan cairan desinfektan. Hasil pengabdian masyakat diperoleh bahwa pengetahuan responden sebelum dilakukan sosialisasi dan penyemprotan rumah ibadah diperoleh pengetahuan baik sebanyak 6 orang (40%), pengetahuan cukup sebanyak 6 orang (40%) dan pengetahuan kurang sebanyak 3 orang (20%). Sedangkan pengetahuan responden sesudah dilakukan sosialisasi dan penyemprotan rumah ibadah dalam upaya pencegahan penularan covid-19 diperoleh pengetahuan baik sebanyak 10 orang (67%), pengetahuan cukup sebanyak 5 orang (33%). Disarankan kepada masyarakat agar lebih meningkatkan upaya pencegahan penularan covid-19. Kata Kunci : pencegahan, penularan, covid-19, sosialisasi, penyemprotan.   ABSTRACT Covid-19 is a disease caused by the corona virus which has made a pandemic throughout the country. Covid 19 can be prevented with public knowledge and compliance in efforts to prevent Covid-19 disease. Socialization and spraying of places of worship were carried out on December 22, 2020 at the Al Iklas Amal Luhur Mosque. The implementation of socialization among the community and mosque officers has not been optimal in the efforts to prevent the spread of covid-19. The media and tools provided were in the form of leaflets and spraying equipment, disinfectant liquid. The method used is lecture, question and answer, then evaluation, then spraying using a disinfectant solution. The results of community service showed that the knowledge of respondents before the socialization and spraying of places of worship was obtained by 6 people (40%) good knowledge, 6 people (40%) sufficient knowledge and 3 (20%) insufficient knowledge. Whereas the knowledge of respondents after socialization and spraying of places of worship in an effort to prevent the transmission of Covid-19, obtained good knowledge of 10 people (67%), sufficient knowledge of 5 people (33%). It is recommended for the public to further increase efforts to prevent Covid-19 transmission. Keywords: prevention, transmission, covid-19, socialization, spraying.
Hubungan Media Informasi Terhadap Pengetahuan, Sikap Dan Tindakan Pencegahan Penularan Covid-19 Pada Masyarakat : Hubungan Media Informasi Terhadap Pengetahuan, Sikap Dan Tindakan Pencegahan Penularan Covid-19 Pada Masyarakat Edriyani Yonlafado Simanjuntak; Marlina Marlina
JINTAN: Jurnal Ilmu Keperawatan Vol. 1 No. 2 (2021): Edisi Juli 2021
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (551.573 KB) | DOI: 10.51771/jintan.v1i2.79

Abstract

Coronavirus (CoV) merupakan keluarga besar virus yang dapat menyebabkan penyakit mulai dari gejala ringan sampai berat. Saat ini dunia mengalami pandemi akibat Novel Coronavirus (NCoV) yang dikenal dengan Covid-19. Dalam mengantisipasi penularan dan  memperlambat penyebaran virus corona, salah tindakan dilakukan dengan sosialisasi atau memberikan informasi tentang pencegahan penularan Covid-19 melalui media informasi. Media informasi sangat berperan penting dalam menyebarkan informasi terkait pencegahan penularan Covid-19. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan media informasi dengan pengetahuan, sikap dan tindakan pencegahan penularan Covid-19 pada masyarakat Desain penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan deskritif korelasi dan rancangan cross sectional. Populasinya adalah masyarakat di kelurahan Pelangai Gadang Kec. Ranah Pesisir Kab.Pesisir Selatan sebanyak 124 kepala keluarga berjumlah 496 orang. Sampel penelitian ini berjumlah 83 orang dengan  menggunakan tehnik purposive sampling dan data dianalisis menggunakan uji spearman rank. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas penggunaan 5 media informasi kategori baik (30,1%), pengetahuan kategori baik (86,7%), sikap kategori baik (72,3%), dan tindakan pencegahan penularan Covid-19 kategori baik (96,4%). Hasil uji statistik menunjukkan hubungan media informasi dengan pengetahuan dengan nilai p = 0,006; r = 0,308, media informasi dengan sikap dengan nilai p = 0,003; r = 0,320 dan media informasi dengan tindakan nilai p = 0,028; r = 0,241 Kesimpulan penelitian ini adalah ada hubungan media informasi dengan pengetahuan, sikap dan tindakan pencegahan penularan Covid-19 dengan keeratan hubungan cukup.  
FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPATUHAN PASIEN GAGAL GINJAL KRONIS YANG MENJALANI HEMODIALISIS DI RSUD GUNUNGSITOLI NIAS edriyani yonlafado simanjuntak; bangun andi syahputra halawa
Indonesian Trust Health Journal Vol 1 No 2 (2019): Indonesian Trust Health Journal
Publisher : Universitas Murni Teguh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37104/ithj.v1i2.15

Abstract

Salah satu penyakit tidak menular menjadi permasalahan kesehatan dunia adalah gagal ginjal kronis. Diperlukan kepatuhan dalam proses penatalaksanaan hemodialisis untuk mencapai kualitas hidup yang lebih baik. Ketidakpatuhan menimbulkan komplikasi kegawatan berdampak pada kualitas hidup pasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor – faktor yang mempengaruhi kepatuhan pasien Gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisis di RSUD Gunungsitoli Nias. Penelitian ini menggunakan desain analitik komparatif dengan rancangan penelitian crossectional study. Populasi penelitian ini adalah pasien Gagal Ginjal Kronis yang menjalani terapi hemodialisis di Unit Hemodialisis Rumah Sakit Umum Daerah Gunungsitoli Nias dengan teknik pengambilan data menggunakan teknik accidental sampling dengan jumlah sampel didapatkan sebanyak 48 orang. Alat pengumpulan data menggunakan instrumen kuesioner dan uji satatistik menggunakan Person Chi-Square Test. Hasil penelitian menunjukkan faktor usia mayoritas 31-40 tahun (62,5%), jarak mayoritas ≥ 3 km (68,8%), pendapatan mayoritas tinggi (41,7%), motivasi mayoritas tinggi (68,8%), dukungan keluarga mayoritas baik (50%) dan kepatuhan mayoritas patuh (66,7%). Uji Person Chi-Square menunjukkan faktor usia (p=0,407), jarak (p=0,509) dan motivasi (p=0.186) dan faktor pendapatan (p=0.001) dan dukungan keluarga (p=0,000). Kesimpulan penelitian ini adalah faktor usia, jarak dan motivasi mempengaruhi kepatuhan sedangkan faktor pendapatan dan dukungan keluarga mempengaruhi kepatuhan pada pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisis di RSUD Gunungsitoli Nias. Disarankan kepada keluarga dan petugas kesehatan dapat memberikan dukungan kepada anggota keluarga yang menjalani hemodialisa dan selalu mendampingi serta memberi semangat dalam menjalani hemodialisis, Bagi pasien agar meningkatkan kepatuhan akan terapi hemodialisis untuk meningkatkan kualitas hidup. One of the non-communicable diseases in the world about health problem is chronic kidney failure. Adherence is required in the management process of hemodialysis to achieve a better quality of life. Noncompliance cause emergency complications that affect the quality of life of patients. The purpose of this study was to determine the factors that influence the compliance of patients with chronic kidney disease undergoing hemodialysis in the RSUD Gunungsitoli Nias. This study used a comparative analytic design with a crossectional study design. The population of this study was patients with Chronic Kidney Disease who underwent hemodialysis therapy at the Hemodialysis Unit of the Gunungsitoli General Hospital in Nias with data collection techniques using accidental sampling technique with a total sample of 48 people. The data collection tool uses questionnaire instruments and statistical tests using the Person Chi-Square Test. The results showed the majority of age factors were 31-40 years (62.5%), the majority of the distance ≥ 3 km (68.8%), the income of the majority was high (41.7%), the motivation of the majority was high (68.8%), support the majority of the family is good (50%) and the majority compliance is obedient (66.7%). Person Chi-Square test shows age (p = 0.407), distance (p = 0.509) and motivation (p = 0.186) and income factors (p = 0.001) and family support (p = 0,000). The conclusion of this study is that age, distance and motivation factors influence adherence while income and family support factors influence adherence in patients with chronic renal failure undergoing hemodialysis in Gunungsitoli Nias General Hospital. It is recommended to families and health workers to provide support to family members who undergoing hemodialysis and always accompany and encourage them to undergo hemodialysis, for patients to improve adherence to hemodialysis therapy to improve quality of life.
Pemantauan Tekanan Darah Dan Faktor Resiko Serta Edukasi Penyakit Hipertensi Pada Mahasiswa Universitas Sari Mutiara Indonesia Aryani, Novita; Edriyani Yonlafado Simanjuntak; Normi Parida Sipayung
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 5 No. 1 (2024): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit yang mengalami peningkatan jumlah penderitanya diseluruh dunia dan menjadi kasus kematian terbanyak. Saat ini angka kejadian hipertensi bergeser ke usia muda disebabkan memiliki gaya hidup yang kurang baik. Mahasiswa Universitas Sari Mutiara Indonesia cenderung berasal dari daerah di luar Kota Medan dan mereka tinggal di rumah kos. Kehidupan mereka dipenuhi dengan kegiaan kuliah dan aktifitas lainnya sehingga mereka biasanya membeli makanan diwarung atau membeli makanan instan. Pola hidup lain yang tidak sehat seperti tidur larut malam (bergadang), kurang berolah raga dan merokok. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk memantau tekanan darah dan mengidentifikasi faktor resiko hipertensi serta memberikan edukasi tentang faktor-faktor terjadinya hipertensi pada mahasiswa USM Indonesia. Kegiatan dilakukan di Kampus Universitas Sari Mutiara Indonesia yang diikuti 113 mahasiswa dengan metode pengukuran tekanan darah dan wawancara gaya hidup serta pemberian edukasi. Diperoleh hasil terdapat 2 orang (1,77%) mengalami hipertensi dan 18 orang (15,93%) mengalami prehipertensi.Karakteristik peserta jenis kelamin laki-laki 22 orang (19,46%) dan perempuan sebanyak 91 orang (80,54%). Usia rentang 17-23 tahun. Gaya hidup menkonsumsi alkohol sebanyak 7 orang (6,19%), merokok 17 orang (15.0%), bergadang malam dengan jam tidur malam mulai jam 00.00 - 03.00 pagi sebanyak 50 orang (44.2%), memiliki riwayat keluarga dengan hipertensi sebanyak 14 orang (12,3%) dan peserta mengalami stres ringan sebanyak 38 orang (33,6%). Mahasiswa antusias dalam kegiatan ini sehingga mereka dapat menyelesaikan kegiatan ini dengan baik dan mendapat edukasi tentang hipertensi dan pencegahannya.
Aktivitas Fisik Dan Nutrisi Berhubungan Dengan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Pada Masa Pandemi Covid-19 Edriyani Yonlafado Simanjuntak; Serpinna Hasibuan
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi dapat menimbulkan masalah kesehatan yang serius, karena dapat mengganggu aktivitas dan dapat mengakibatkan komplikasi yang berbahaya jika tidak terkendali dan tidak diupayakannya pencegahan dini Asupan makanan yang mengandung tinggi natrium menjadi salah satu faktor resiko utama penyebab terjadinya penyakit hipertensi.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan aktivitas fisik dan nutrisi dengan tekanan darah pada pasien hipertensi pada masa covid-19 di UPT Puskesmas Medan Sunggal. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitaian Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah penderita hipertensi dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan diperoleh sampel sebanyak 61 responden. Alat pengumpulan data menggunakan tensi meter dan kuesioner. Uji statistik menggunakan uji Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan aktivitas fisik dengan tekanan darah sistol nilai p=0,047 (p<0,05); r=0.720 dan ada hubungan aktivitas fisik dengan tekanan darah diastol nilai p=0,028 (P<0,05); r=0.851 dengan korelasi hubungan sangat kuat dan searah. Ada hubungan nutrisi dengan tekanan darah sistol nilai p= -0,031 (p<0,05); r =0.814 dan ada hubungan nutrisi dengan tekanan darah diastol nilai p= -0,019 p<0,05; r =0.884 dengan korelasi hubungan sangat kuat dan tidak searah. Hasil penelitian ini disimpulkan bahwa aktivitas fisik rutin dilakukan maka tekanan darah dapat dikontrol dan nutrisi yang dikonsumsi berlebihan akan menimbulkan tekanan darah yang tidak terkontrol pada pasien hipertensi pada masa Covid-19 di UPT Puskesmas Medan Sunggal. Diharapkan bagi penderita hipertensi dapat melakukan aktivitas fisik dan menjaga pola makan serta mengurangi konsumsi natrium agar resiko peningkatan tekanan darah menurun.
Edukasi Tanggap Bencana : Upaya Mitigasi Bencana Gempa Bumi Pada Anak Sekolah Dasar Edriyani Yonlafado Simanjuntak; Aryani, Novita; Normi Parida Sipayung; Pathahurrahman Batee; Patimah Simanjuntak; Trima Rejeki Harefa
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 6 No. 1 (2025): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gempa bumi merupakan gejala alamiah yang berupa gerakan goncangan atau getaran tanah yang ditimbulkan adanya sumber-sumber getaran tanah antara lain patahan atau sesar akibat aktivitas tektonik, letusan gunung api akibat aktivitas vulkanik, hantaman benda langit (misalnya meteor dan asteroid), dan/atau ledakan bom akibat ulah manusia. Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki tingkat kerawanan bencana alam cukup tinggi. Edukasi bertujuan memberi informasi agar tercipta kesiapsiagaan jika terjadi gempa sebagai kunci keselamatan diri dan meminimalisir kerugian yang akan terjadi. Kegiatan diikuti sebanyak 41 orang siswa dan 3 orang guru dan 1 orang tenaga administrasi. Materi penyuluhan berupa teori tentang gempa dan akan dilakukan praktek simulasi bencana. Pengukuran pengetahuan dilakukan sebelum dan setelah pemberian penyuluhan. Diperoleh rata-rata hasil nilai sebelum penyuluhan yaitu 40 dan setelah penyuluhan yaitu 85. Peserta antusias mengikuti kegiatan penyuluhan dan mereka dapat menyelesaikan kegiatan dengan baik