Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Implementasi Aplikasi al-Kafâlah di Lembaga Keuangan Syari’ah di Indonesia Moh. Asra
Istidlal: Jurnal Ekonomi dan Hukum Islam Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/istidlal.v4i2.263

Abstract

Generally, al-kafalah is an act of combining the dependents of the insurer and the main insurer related to claims about life, debt, goods, or work. Al-kafalah is implemented by the existence of the insurer, the main insurer, the insured, and the dependents. This research primary source is literature, using a qualitative descriptive approach. Shaykh Mustofa Al-Khin and Shaykh Mustofa Al-Bugha quote the wisdom of al-kafalah through the maqashid syariah. He both explained that the al-kafalah procedure made it easier for someone to meet their needs through the principle of helping. Al-kafalah can protect the possibilities that occur during the transaction or as long as the debt has not been paid. Al-kafalah has been widely applied in financial institutions such as banks, as well as e-commerce based on the al-kafalah bi al-ujrah system which has previously been permitted by contemporary scholars. Meanwhile, al-kafalah which is based on tabarru 'in Indonesia is only found in the Indonesian Health Card (KIS) mechanism.
Distribusi Kalender sebagai Salah-satu Sumber Penguatan Ekonomi Pesantren menurut Hukum Ekonomi Syariah Moh. Asra; Moh Sholeh
Istidlal: Jurnal Ekonomi dan Hukum Islam Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pondok Pesantren Salafiyah Dawuhan Situbondo yang berkembang pesat secara kuantitas, sehingga menuntut untuk melakukan berbagai upaya dalam pengelolaan pesantren, yang secara khusus Pondok Pesantren Salafiyah Dawuhan melakukan upaya untuk keberlanjutan regulasi pesantren dengan melakukan distribusi kalender melalui santri. Penelitian yang digunakan adalah deskriptif preskriptif yang mengadopsi dan mengadaptasi terhadap teknik penelitian kualitatif. Praktik transaksi distribusi kalender dipesantren Salafiyah Dawuhan Situbondo adalah sah secara hukum ekonomi syari’ah, karena menggunakan praktik ijarah antara penanggung jawab dengan ketua pondok pesantren dan ketua kamar, hal ini sudah memenuhi unsur dan syarat teori ijarah. selanjutnya, transaksi kalender yang dilakukan oleh santri-santri kepada pihak pesantren juga hukumnya sah. Walaupun masih menyisakan problem dengan dalil sebagian santri merasa terpaksa dengan proses transaksi pembelian kalender.