Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pelatihan dan Pendampingan Kepenulisan Karya Tulis Ilmiah melalui Problem-Based Academic Writing bagi Mahasiswa Pendidikan Ekonomi Universitas Negeri Makassar Ahmad Fadhil Imran; Muhammad Ansar Anto; Muhammad Yamin; Ni Luh Sinta Yani; Nurliana Nurliana
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 3 No. 5 (2026): Maret
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/hcpwkd11

Abstract

Rendahnya kemampuan mahasiswa dalam menulis karya tulis ilmiah (KTI) masih menjadi persoalan umum di perguruan tinggi, khususnya pada mahasiswa ekonomi yang dituntut mampu berpikir analitis, kritis, dan berbasis data. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi akademik dan keterampilan menulis ilmiah mahasiswa ekonomi melalui pelatihan dan pendampingan berbasis Problem-Based Academic Writing. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tiga tahapan kegiatan, yaitu identifikasi masalah dan perumusan ide, penguatan riset mini dan pengembangan argumen ekonomi, serta penyempurnaan naskah dan presentasi karya. Peserta kegiatan berjumlah 40 mahasiswa yang berasal dari Program Studi Pendidikan Ekonomi Universitas Negeri Makassar. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman mahasiswa terhadap struktur KTI, kemampuan mengaitkan isu sosial dan lingkungan dengan perspektif ekonomi, serta menghasilkan luaran berupa proposal KTI dan artikel populer berbasis riset. Kegiatan ini berkontribusi dalam memperkuat budaya menulis ilmiah mahasiswa.
Pelatihan Debat Berbasis Case Building dan POI untuk Meningkatkan Kolaborasi Tim serta Berpikir Kritis Mahasiswa Pendidikan Ekonomi Universitas Negeri Makassar Muhammad Yamin; Ahmad Fadhil Imran; Muhammad Ansar Anto; Puji Novita Sari; La Ode Muhammad Iksan Yusuf
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 3 No. 6 (2026): April
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/382kyx49

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pelatihan debat berbasis case building dan POI (Point of Information), serta memaparkan indikasi penguatan kolaborasi tim dan berpikir kritis mahasiswa Pendidikan Ekonomi Universitas Negeri Makassar. Kegiatan dilaksanakan pada 16–18 Februari 2026 di Gedung FEB UNM dengan melibatkan 24 mahasiswa yang dibagi menjadi delapan tim. Pelatihan dirancang progresif dalam tiga pertemuan: penguatan dasar debat dan argumentasi, pendalaman strategi melalui case building, rebuttal, dan latihan POI melalui simulasi, serta kompetisi mini format Asian Parliamentary dengan sistem gugur pada mosi pembatasan penggunaan AI dalam pendidikan. Hasil implementasi program mengindikasikan bahwa penekanan pada case building mendukung konsistensi team line, kejelasan pembagian peran PM–DPM–GW dan LO–DLO–OW, serta koordinasi rebuttal antarpembicara. Latihan POI menunjukkan potensi dalam mendorong peserta menguji asumsi, menuntut klarifikasi, dan merespons sanggahan secara cepat namun beralasan. Model pelatihan ini layak dipertimbangkan sebagai program pengabdian untuk mendukung kapasitas argumentasi akademik dan budaya diskusi yang lebih rasional, kolaboratif, dan berbasis bukti.
Ketika Pertumbuhan Ekonomi Tidak Cukup: Pembangunan Manusia dan Dinamika Kemiskinan di Indonesia Hafid Sumarwadji; Dirmansyah Darwin; La Ode Muhammad Iksan Yusuf; Muhammad Yamin; Ahmad Fadhil Imran
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i3.15951

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji kembali relevansi pertumbuhan ekonomi dalam menurunkan kemiskinan di Indonesia dengan menekankan peran pembangunan manusia. Penelitian menggunakan data penampang lintang tingkat provinsi tahun 2024 yang bersumber dari Badan Pusat Statistik dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil estimasi menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat kemiskinan, yang mengindikasikan bahwa pertumbuhan yang terjadi belum bersifat inklusif dan belum mampu menjangkau kelompok masyarakat miskin secara efektif. Sebaliknya, IPM berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kemiskinan, menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, dan standar hidup memiliki peran langsung dalam menurunkan kemiskinan antarprovinsi. Secara simultan, pertumbuhan ekonomi dan IPM berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan dengan nilai koefisien determinasi sebesar 0,43, yang menunjukkan bahwa kedua variabel tersebut mampu menjelaskan 43 persen variasi tingkat kemiskinan di Indonesia. Temuan ini menegaskan bahwa penurunan kemiskinan lebih efektif dicapai melalui penguatan pembangunan manusia dibandingkan mengandalkan pertumbuhan ekonomi semata. Oleh karena itu, kebijakan pengentasan kemiskinan perlu diarahkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pengurangan ketimpangan regional guna mendorong pertumbuhan yang lebih inklusif dan berkelanjutan