Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

DIGITALISASI BERBASIS MASYARAKAT DI DESA TEBING DAN DESA TUIK SERTA WARGA BELAJAR PKBM BINA BANGSA KABUPATEN BANGKA BARAT, BANGKA BELITUNG Utami, Atikah Dewi; Gustin, Gustin; Amrullah, Amrullah; Irawan, Dody
KOMUNIKASIA: Journal of Islamic Communication and Broadcasting Vol. 4 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Study of Islamic Communication and Broadcasting, Faculty of Da’wa and Islamic Communication, State Institute for Islamic Studies of Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/kpi.v4i1.4279

Abstract

By providing digitalization knowledge and training to residents in Tebing Village, Tuik Village, and PKBM Bina Bangsa Learning Residents, it is hoped that they will be able to overcome obstacles and problems in the village development process. The method used is PAR (Participatory Action Research), its implementation is carried out by analyzing several stages, namely preparation, implementation and evaluation. The results of the implementation of this activity showed that before the implementation of the activity, residents in Tebing Village, Tuik Village and PKBM Bina Bangsa Learning Community did not understand digitalization. However, after the implementation of the activity carried out by residents showed the increasing knowledge and competence in computer operation, especially as proven through post-test results. It is hoped that this research can provide information as a basis for consideration, support, and contribution of thought to decision makers in increasing digital-based competencies in order to improve public services to the community.
Framing Pemberitaan Covid 19 Pasca Idul Fitri 2021 dalam Mengkontruksi Realitas di Media Online Kompas.com dan Bangkapos.com Putri, Sekar; Kusuma, Rafles Abdi; Amrullah, Amrullah
Scientia: Jurnal Hasil Penelitian Vol. 8 No. 2 (2023): Scientia
Publisher : LP2M IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/sci.v8i2.2396

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana konstruksi realitas sosial dari media massa online nasional kompas.com dengan media massa online lokal bangkapos.com membingkai pemberitaan terkait krisis covid 19 pasca idul fitri 2021 serta menganalisis mengapa pemberitaan covid 19 pasca idul fitri 2021di media online semakin masif diberitakan hingga terkesan media sedang melakukan framing. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui bagaimana respon masyarakat yang diwakili oleh tokoh agama, tokoh masyarakat dan akademisi. Penelitian menggunakan metode analisis framing dengan menggunakan teori zhongdang Pan dan Kosicki dalam menganalisis berita dan mengenai respon masyarakat terkait pemberitaan, peneliti menganalisis terori kognitif komunikasi massa dan teori afektif komunikasi massa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media online kompas.com dan media bangkapos.com sama-sama membingkai lonjakan kasus covid 19 yang disebabkan oleh idul fitri 2021, hasil juga menunjukkan dua berita covid 19 pasca idul fitri 2021 pada media online kompas.com tidak menggunakan kaidah penulisan jurnalistik seperti menerapkan 5W+1H yakni terdapat pada unsur ‘why’ sehingga media cenderung berpihak kepada isu. Respon masyarakat juga berbeda, dari tokoh agama mengungkap ketidaksetujuannya terhadap pemberitaan tersebut, sedangkan dari tokoh masyarakat yang diwakili aparatur desa mengungkapkan bahwa lonjakan kasus covid 19 salah satunya adalah disebabkan oleh idul fitri 2021 dan juga ungkapan berbeda diungkapkan oleh tokoh akademisi yakni benar adanya salah satu lonjakan kasus covid 19 disebabkan oleh idul fitri namun ia tidak setuju jika idul fitri 2021 satu-satunya yang dianggap penyumbang kasus kenaikan covid 19.
TRANSFORMATIVE PUBLIC SPEAKING: DA'WAH AS A MEDIUM FOR EMPOWERING THE COMMUNITY Safril; Rahayu Rahmadini; Amrullah; Arifah; Doni Muhamad Julianto
MEDIOVA: Journal of Islamic Media Studies Vol. 5 No. 2 (2025): FIVE EDITION - NO 2
Publisher : Prodi Jurnalistik Islam IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/medio.v5i2.5952

Abstract

Public speaking is a strategic communication skill in supporting the effectiveness of da'wah. From a contemporary perspective, da'wah is no longer merely understood as conveying normative messages, but also as a means of empowering the community. This article aims to analyze the relevance of transformative public speaking as a da'wah medium that is not only informative, but also participatory and drives social change. The research method used is a literature study with a descriptive-analytical approach. The results of the study indicate that transformative public speaking is able to integrate aspects of ethos, pathos, and logos in da'wah communication so that da'i can build credibility, engage the audience's emotions, and convey logical arguments that encourage critical awareness. Da'wah based on transformative public speaking has implications for increasing the spiritual, intellectual, and social capacity of the community. These findings emphasize that da'wah in the digital era needs to be oriented towards strengthening the capacity of the community through transformative public speaking skills.
Penguatan Moderasi Beragama Melalui Literasi Digital dan Pemahaman Kritis atas Algoritma Media Sosial Bagi Para Santri di Pondok Pesantren Belitung Rahayu Rahmadini; Arifah; Amrullah; Jauharotul Maknunah; Serly Arsita
Journal of Community Development Vol. 6 No. 3 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i3.1862

Abstract

Pengaruh media sosial yang semakin masif membawa tantangan baru bagi penguatan moderasi beragama di kalangan generasi muda. Algoritma media sosial yang bekerja melalui personalisasi konten berpotensi mempersempit wawasan pengguna, memperkuat bias, munculnya sikap eksklusif dan intoleran melalui fenomena filter bubble dan echo chamber. Kondisi ini menjadi semakin krusial di tengah masyarakat multikultural seperti Belitung, khususnya bagi generasi muda dan santri sebagai agen perubahan dan pendakwah digital. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat moderasi beragama melalui literasi digital dan pemahaman kritis terhadap algoritma media sosial bagi generasi muda di Belitung. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan tahapan identifikasi masalah, perencanaan aksi, pelaksanaan workshop, refleksi, dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan melalui workshop moderasi beragama, literasi digital, dan pemahaman algoritma media sosial yang melibatkan santri Pondok Pesantren di Belitung. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep moderasi beragama, meningkatnya kesadaran literasi digital, serta kemampuan kritis dalam menyikapi konten keagamaan di media sosial dan memahami bahwa algoritma media sosial tidak bersifat netral dan berpotensi memengaruhi pola konsumsi informasi keagamaan. Kegiatan ini berkontribusi dalam membentuk generasi muda yang lebih kritis, moderat, dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan media sosial, sekaligus memperkuat ekosistem digital yang toleran dan inklusif di tingkat lokal.