Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan Dan Sikap ibu Hamil Terhadap Kepatuhan Penggunaan Masker Pada Masa Pandemik Covid-19 Salina Salina; Darmiati darmiati
JURNAL KESEHATAN DELIMA PELAMONIA Vol 6 No 2 (2023): Jurnal Kesehatan Delima Pelamonia
Publisher : Institut Kesehatan Pelamonia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37337/jkdp.v0i0.299

Abstract

Wanita hamil adalah salah satu perkumpulan tertentu yang sensitive terhadap terinfeksi Coronavirus. Selama kehamilan, resistensi berkurang setengahnya, membuat wanita hamil amat tidak berdaya pada penyakit virus COVID-19. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui pengetahuan dan sikap ibu hamil terhadap kepatuhan penggunaan masker pada masa pandemi COVID-19 di RSU Bahagia Makassar. Penelitian ini menggunakan metode survey analitik dengan pendekatan Cross Sectional Study guna melihat hubungan pengetahuan dan sikap ibu hamil terhadap kepatuhan penggunaan masker pada masa pandemi COVID-19 yang dilaksanakan di RSU Bahagia Makassar dengan jumlah populasi yaitu 100 orang dan sampel 35 orang dan teknik pengambilan sampel yaitu Accidental Sampling. Dari hasil uji statistik dengan menggunakan uji Chi-Square (person chi-square) didapatkan variabel pengetahuan dan kepatuhan dengan nilai p = 0,000 <α = 0,05 berati ada hubungan antara pengetahuan dan sikap penggunaan masker pada masa pandemi COVID-19 dan variabel sikap dan kepatuhan dengan nilai p =0,002 <α = 0,05 berarti ada hubungan antara sikap dan kepatuhan ibu hamil terhadap penggunaan masker pada masa pandemi COVID-19 . Kesimpulan dari penelitian ini yaitu adanya hubungan pengetahuan dan sikap ibu hamil terhadap kepatuhan penggunaan masker pada masa pandemi COVID-19 di RSU Bahagia Makassar 2022
The Relationship Between Mothers’ Knowledge and Attitudes Toward Hypertension Prevention Behavior in South Polongbangkeng District, Takalar Regency, 2026 Ruqaiyah Ruqaiyah; Darmiati Darmiati; Hadriani Irwan; St. Subriani; Ikrawanty Ayu Wulandari; Rahma Winahyu Jannata; Hukmiyah Aspar; Agusalim Agusalim; Ayatullah Harun
Green Health International Journal of Health Sciences Nursing and Nutrition Vol. 3 No. 2 (2026): April: Green Health: Journal of Health Sciences, Nursing and Nutrition
Publisher : International Forum of Researchers and Lecturers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70062/greenhealth.v3i2.288

Abstract

The effectiveness of hypertension prevention in communities depends critically on individuals’ knowledge of risk factors and their attitudes toward healthy behaviors. This study examines the relationship between mothers’ knowledge and attitudes toward hypertension prevention behavior in South Polongbangkeng District, Takalar Regency, 2026. An observational analytic quantitative design with a cross-sectional approach was employed. A total of 200 mothers were selected as respondents. Data were collected using structured questionnaires assessing knowledge, attitude, and hypertension prevention behavior, then analyzed using chi-square test at a significance level of α = 0.05. Results showed that the majority of respondents had good knowledge (89.0%), good attitudes (91.0%), and good hypertension prevention behavior (77.0%). Statistical tests revealed a significant association between mothers’ knowledge and hypertension prevention behavior (p = 0.000) and between mothers’ attitudes and hypertension prevention behavior (p = 0.000). It is concluded that mothers’ knowledge and attitudes are significantly associated with hypertension prevention behavior. Health workers are recommended to strengthen health education and promotion programs targeting mothers to support hypertension prevention in the community.
Hubungan Status Gizi Dan Hipertensi Terhadap Kejadian Preeklamsia Di Puskesmas Sudiang Raya Makassar Aqila Azzarkasih; Darmiati
Jurnal Manajemen Bisnis dan Kesehatan Vol. 1 No. 3 (2025): Volume. 1 No. 3 2025 January-March
Publisher : Edu Berjaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70817/jmbk.v1i3.15

Abstract

Preeklampsia merupakan masalah yang menghambat dalam kehamilan, terutama di negara-negara berkembang. Faktor risiko yang dapat menyebabkan preeklampsia termasuk paritas, usia, riwayat medis, hipertensi dan status gizi. Preeklampsia termasuk penyulit kehamilan yang dapat mengakibatkan peningkatan AKI dan AKB. Kehamilan terkait tekanan darah tinggi berada posisi ke-2 tertinggi sebagai masalah dalam kehamilan dan dapat menyebabkan masalah serius pada 5–10% dari seluruh wanita hamil Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan RI Pada tahun 2023, angka kematian ibu (AKI) di Indonesia mencapai 4.129 salah satu disebabkan oleh preeklamsia (34%). Tujuan penelitian: untuk mengetahui hubungan status gizi dan hipertensi terhadap kejadian preeklamsia pada ibu hamil di Puskesmas Sudiang Raya Kota Makassar. Metode: Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah analitik observasional yaitu penelitian deskriptif. Teknik sampling yang digunakan yaitu total sampling dengan jumlah populasi 40. Menggunakan Uji statistik uji chis-square dengan tingkat kepercayaan 95% Hasil penelitian: menunjukkan tidak ada hubungan status gizi dengan kejadian preeklamsia dengan nilai p (0,057). Ada hubungan hipertensi dengan kejadian preeklamsia dengan nilai p (0,024). Kesimpulan: Terdapat hubungan status gizi dan hipertensi terhadap kejadian preeklamsia pada ibu hamil Di Puskesmas Sudiang Raya Kota Makassar.
Hubungan Tingkat Pendidikan Ibu Dan Pendapatan Keluarga Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Di Puskesmas Tamangapa Makassar Tahun 2024 Adila Syakir; Darmiati
Jurnal Manajemen Bisnis dan Kesehatan Vol. 1 No. 3 (2025): Volume. 1 No. 3 2025 January-March
Publisher : Edu Berjaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70817/jmbk.v1i3.20

Abstract

Latar Belakang: Stunting didefinisikan sebagai tinggi badan yang kurang menurut umur (<-2 SD), yang disebabkan oleh terlambatnya pertumbuhan anak, yang mengakibatkan ketidakmampuan mereka untuk mencapai tinggi badan normal sesuai usia mereka. Dampak jangka panjang adalah penurunan kognitif anak, penurunan capaian pendidikan, kesulitan bekerja, dan peningkatan penyakit tidak menular, sedangkan dampak jangka pendek peningkatan mortalitas dan morbiditas. Tujuan Penelitian, Untuk mengetahui hubungan tingkat pendidikan ibu dan pendapatan keluarga dengan kejadian stunting pada balita. Metode, Penelitian ini adalah kuantitatif analitik observasional yang dilakukan melalui pendekatan cross-sectional. Populasi pada penelitian ini ibu yang memiliki balita yang berusia antara 12 dan 59 bulan di Puskesmas Tamangapa Makassar, sampel adalah sebanyak 65 orang balita, teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, didapatkan menggunakan wawancara kuesioner. Uji chi square digunakan untuk menganalisis data univariat dan bivariat. Hasil, Di dapatkan hasil p value antara tingkat Pendidikan ibu (0.000), tingkat pendapatan keluarga (0.002) dengan kejadian stunting pada balita di Puskesmas Tamangapa Makassar. Kesimpulan, Di Puskesmas Tamangapa Makassar pada tahun 2024, ada hubungan antara tingkat pendidikan ibu dan tingkat pendapatan keluarga.