Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Faktor Yang Berhubungan Dengan Gangguan Neurobehavioral Akibat Paparan Pestisida Pada Petani Jagung Di Desa Tabongo Kecamatan Dulupi Kabupaten Boalemo: Factors Associated with Neurobehavioral Disorders Consequences of Pesticide Exposure in Corn Farmers in Tabongo Village Dulupi District, Boalemo Regency Luthfita Datau; Irwan; Tri Septian Maksum
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Januari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.10364

Abstract

Gangguan neurobehavioral pada petani dapat mengakibatkan penurunan daya kognitif yang selanjutnya dapat menyebabkan penurunan kinerja bahkan penurunan hasil produksi pertanian. Tujuan penelitian mengetahui faktor yang berhubungan dengan gangguan neurobehavioral akibat paparan pestisida pada petani jagung di Desa Tabongo. Jenis penelitian ini adalah observasioanal analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini 498 petani dengan penemuan sampel menggunakan simple random sampling sehingga diperoleh subjek penelitian berjumlah 213 petani. Data di analisis menggunakan uji chi square. Hasil penelitian variabel yang berhubungan dengan gangguan neurobehavioral adalah lama penyemprotan (p=0,000), frekuensi penyemprotan (p=0,000), waktu paparan (p=0,000), masa kerja (p=0,000), dan penggunaan APD (p=0,000). Disimpulkan ada hubungan yang signifikan antara lama penyemprota, frekuensi penyemprotan, waktu paparan, masa kerja dan penggunaan APD dengan gangguan neurobehavioral. Saran bagi petani untuk menjaga kebersihan diri dan menggunakan APD dengan benar dan lengkap. Bagi pemerintah untuk memberikan penyuluhan mengenai pengaplikasian yang benar.
Analisis Faktor Risiko Kejadian Shoulder Pain Pada Pekerja Depot Air Minum Isi Ulang Di Kecamatan Kota Tengah Kota Gorontalo: Risk Factor Analysis of Shoulder Pain Occurrence in Refill Drinking Water Depot Workers in Kota Tengah District, Gorontalo City Mohammad Tasyrik Zakaria; Irwan; Moh. Rivai Nakoe
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i6.7744

Abstract

Nyeri bahu sering kali dirasakan pada bagian depan bahu maupun bagian atas lengan dan dirasakan ketika melakukan pergerakan lengan sepeti pengangkatan benda contohnya pada pekerjaan pengangkatan galon air. Tujuan penelitian untuk menganalisis faktor risiko kejadian Shoulder Pain pada pekerja depot air minum isi ulang di Kecamatan Kota Tengah Kota Gorontalo. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian analitik observasional. Desain penelitian cross-sectional. Sampel penelitian ini seluruh pekerja depot air minum di kecamatan kota Tengah kota Gorontalo yang berjumlah 46 pekerja dari 25 depot air minum. Teknik pengambilan sampel adalah total sampling. Hasil analisis menggunakan uji Spearman’s Rho terdapat hubungan antara; usia dengan nilai 0.014, lama kerja dengan nilai 0.038, masa kerja dengan nilai 0,001, dan postur kerja dengan nilai 0,000 dengan kejadian shoulder pain. Tidak terdapat hubungan antara indeks masa tubuh dengan kejadian shoulder pain dengan nilai 0,407. Kesimpulan terdapat hubungan antara; usia, lama kerja, masa kerja, postur kerja dengan kejadian shoulder pain dan tidak terdapat hubungan antara indeks masa tubuh dengan kejadian shoulder pain. Saran untuk pekerja depot air agar dapat memperhatikan lagi prosedur pengangkatan yang baik dan benar serta jika perlu menggunakan alat bantu pengangkatan untuk menghindari terjadinya shoulder pain.
Analisis Faktor Risiko Kejadian Stress Kerja Pada Polisi Di Polres Bone Bolango: Analysis of Risk Factors for Occupational Stress Incidents in Police at the Bone Bolango Police Station Fitriyanti Kasim; Irwan; Ulfa Aulia
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juli 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i7.8277

Abstract

Stres adalah keadaan internal yang dapat diakibatkan oleh tuntutan fisik dari tubuh atau kondisi lingkungan dan sosial yang dinilai potensial membahayakan, tidak terkendali atau melebihi kemampuan individu untuk mengatasinya. Stres dapat timbul dari berbagai macam sumber, diantaranya adalah tuntutan. Tuntutan terhadap pekerjaan bisa merupakan sumber stres yang potensial. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor risiko kejadian stress kerja pada Polisi di Polres Bone Bolango. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel untuk penelitian ini adalah seluruh populasi menjadi sampel atau disebut total sampling yang berjumlah 35 orang. Instrumen pada penelitian ini adalah kuesioner untuk mengetahui stress kerja pada polisi Polres Bone Bolango. Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Spearman. Hasil penelitian di dapatkan dari 35 Polisi, bahwa ada hubungan antara rutinitas dengan tingkat stress kerja (p=0,002), tidak ada hubungan antara umur dengan tingkat stress kerja (p=0,574), ada hubungan antara masa kerja dengan tingkat stress kerja (p=0,026), dan ada hubungan antara rekan kerja dengan tingkat stress kerja (p=0,004). Hasil analisis bivariat didapatkan bahwa massa kerja, rekan kerja dan rutinitas berhubungan dengan stress kerja. Disarankan kepada Polres Bone Bolango sebaiknya menyelenggarakan pelatihan rutin mengenai identifikasi dini gejala stres dan strategi koping yang efektif bagi seluruh anggota.