Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Sosialisasi dan Konseling Pencegahan Stunting Serta Pemberian Makanan Tambahan berbahan Daun Kelor Zul Fikar Ahmad; Wirda Y Dulahu; Ulfa Aulia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi : Pharmacare Society Vol 2, No 1 (2023): Volume 2, Edisi 1, 2023
Publisher : State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (608.045 KB) | DOI: 10.3731/phar.soc.v2i1.18442

Abstract

Stunting dapat mempengaruhi dan menghambat proses tumbuh kembang anak. Memberikan makanan pendamping dengan kandungan gizi yang cukup dan seimbang pada saat balita sangat menunjang proses tumbuh kembang balita. Metode yang dilakukan dalam pengabdian ini adalah pemberian sosialisasi terkait pencegahan dan percepatan penurunan stunting serta pemberian makanan tambahan berbahan dasar daun kelor. Berdasarkan data yang didapatkan di Desa Panggulo Barat, terdapat 33 balita dimana 3 balita beresiko stunting. Percepatan penurunan stunting melalui sosialisasi dan pembuatan serta pembagian makanan tambahan berbahan dasar daun kelor merupakan bentuk usaha yang dapat dilakukan untuk mencegah dan menurunkan angka kejadian stunting. Sosialisasi dan pemberian makanan tambahan berbahan kelor diberikan kepada masyarakat yang memiliki risiko stunting maupun masyarakat yang menderita stunting. Kegiatan berlangsung selama 1 minggu dimulai dari tahap persiapan hingga pelaksanaan kegiatan. Kegiatan berlangsung dengan baik dan diikuti oleh masyarakat kelompok sasaran dan di dukung oleh aparat desa.
Factors Associated with Breast Self-Examination Behavior (BSE) in Young Women Nurhaya S Patui; Anggi Arum Yudiana; Bertin Ayu Wandira; Ulfa Aulia
Journal of Health and Nutrition Research Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jhnresearch.v2i1.117

Abstract

Breast cancer is the second largest death in women. One of the preventions of breast cancer by early detection is Breast Self-Examination (BSE). It aims at finding out abnormal lumps in the breast. There were 20 cases of breast cancer in Palu in 2017, 10 of them died, then increased in 2018 to 25 cases, and 14 died. Based on preliminary research at Senior High School of SMA 7 Negeri Palu, in 2021, there was 1 case of breast cancer. This research aimed to determine the correlation between knowledge, attitudes, information exposure, parental support, and Breast Self-Examination (BSE) behavior. This was quantitative research with a cross-sectional approach. The samples were taken through the Slovin method with the Proportional Stratified Random Sampling technique. The total population was 396 students, and the total samples were 80 students. The majority of respondents are 17 years old, namely 52.5% with good behavior, namely 52.5%, knowledge including lack, namely 55%, attitude including negative, namely 60%, and information exposure including high, namely 56.2%, and parental support including lack, namely 51.2%. The results show that there was no correlation between information exposure and BSE behavior (p = 0.128), while knowledge (p = 0.022), attitudes (p = 0.001), and parental support (p = 0.003) showed a correlation with BSE behavior. It is expected that the school will cooperate with the health sector by providing material on reproductive health and prevention of non-communicable diseases, and the students are also more proactive in seeking information related to BSE
Penyuluhan Pencegahan dan Percepatan Penurunan Angka Kejadian Stunting di Desa Suka Damai Wirda Y Dulahu; Ulfa Aulia; Mihrawaty S Antu
Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi : Pharmacare Society Vol 2, No 2 (2023): Vol 2. Edisi 2 , 2023
Publisher : State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3731/phar.soc.v2i2.19578

Abstract

Stunting merupakan ancaman utama terhadap kualitas manusia, juga ancaman terhadap kemampuan daya saing bangsa. Salah satu bentuk upaya dalam pencegahan stunting, adalah melalui pendidikan yang ditujukan kepada ibu dalam perubahan perilaku peningkatan kesehatan dan gizi keluarga. Berdasarkan permasalahan tersebut menjadi landasan kami untuk membuat pengabdian kepada masyarakat di desa Suka Damai. Metode yang digunakan adalah pemberian sosialisasi terkait pencegahan dan percepatan penurunan stunting. Kegiatan tersebut diberikan kepada masyarakat yang memiliki risiko stunting maupun masyarakat yang menderita stunting. Kegiatan berlangsung selama 1 minggu dimulai dari tahapan persiapan hingga pelaksanaan kegiatan. Penyuluhan dimulai pada pukul 09.00 WITA pada hari Selasa, 20 Desember 2022 untuk masyarakat Dusun I Desa Suka Damai dan dimulai pada pukul 09.00 WITA pada hari Rabu, 21 Desember 2022 untuk masyarakat Dusun II dan Dusun III Desa Suka Damai, penyuluhan ini berhasil mencapai target dengan jumlah peserta penyuluhan 33 orang masyarakat yang mengikuti kegiatan sampai selesai.
Gerakan Gemar Makan Ikan untuk Meningkatkan Hemoglobin Ibu Hamil dan Status Gizi Balita: Fish Eating Movement to Increase Hemoglobin in Pregnant Women and Nutritional Status of Toddlers Ridha Hafid; Ulfa Aulia
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 6 No. 9: SEPTEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v6i9.4079

Abstract

Gerakan memasyarakatkan makan ikan (Gemarikan) merupakan program pemerintah yang diinisiasi oleh Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP RI) yang bertujuan memotivasi masyarakat untuk gemar makan ikan. Metode yang dilakukan dalam pengabdian ini adalah dengan memberikan sosialisasi tentang pentingnya mengkonsumsi ikan bagi ibu hamil dan balita demi mencegah terjadinya anemia ibu hamil dan masalah gizi pada balita. Kegiatan sosialisasi dirangkaikan dengan kegiatan pelatihan pengolahan ikan menjadi bakso ikan dan nugget ikan dan dilaksanakan selama 3 hari. Sasaran kegiatan tersebut adalah ibu hamil dan ibu yang memiliki balita. Kegiatan juga di hadiri oleh tenaga kesehatan setempat, aparat desa, dan karang taruna desa Taulaa. . Kegiatan ini digelar di tiga tempat berbeda di desa Taula’a yang dibagi dalam tiga pos, pos pertama di sekolah PAUD Harapan Bunda, pos kedua di dusun dua tepatnya di rumah salah satu warga, dan pos ketiga bertempat di rumah salah satu warga. Agar kegiatan dapat berjalan lebih evektif dan agar ibu hamil dan ibu yang memiliki balita dapat berpartisipasi maka kegiatan di laksanakan di 3 tempat yang berbeda.
Inovasi Pengolahan Pangan Lokal Berbahan Umbi dan Limbah Kulit Singkong: Local Food Processing Innovations Made from Cassava Tubers and Skin Waste Sarinah Basri K; Herlina Jusuf; Ulfa Aulia; Vidya Avianti Hadju; Zainuddin Zainuddin; Tayong Siti Nurbaeti
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 6 No. 9: SEPTEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v6i9.4091

Abstract

Salah satu potensi pangan lokal di Kabupaten Indramayu adalah singkong, yang banyak diolah menjadi berbagai makanan tradisional. Namun, masih banyak potensi dari umbi singkong dan limbah kulit singkong yang belum dimanfaatkan secara optimal. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan inovasi dalam pengolahan pangan lokal berbahan dasar umbi singkong dan limbah kulit singkong di Desa Babadan, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu. Sasaran utama dari inovasi ini adalah ibu rumah tangga dan ibu-ibu Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), kegiatan ini dilaksanakan di Balai Desa. Metode pelaksanaan pengabdian mencakup penyuluhan dan pelatihan. Hasil dari pengabdian ini adalah peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah umbi singkong menjadi bolu yang lezat serta limbah kulit singkong menjadi keripik yang renyah. Selain itu, inovasi ini juga membantu meningkatkan perekonomian masyarakat setempat melalui peningkatan produksi dan pemasaran produk olahan lokal. Pengabdian kepada masyarakat tentang inovasi pengolahan pangan lokal ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan ekonomi masyarakat Desa Babadan. Selain itu, pengalaman ini juga dapat dijadikan sebagai model bagi komunitas lain dalam memanfaatkan potensi pangan lokal untuk pengembangan ekonomi lokal dan pelestarian budaya.
Pelatihan Metodologi Penelitian Eksperimen Bagi Mahasiswa Tingkat Akhir Ulfa Aulia
Genitri: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Kesehatan Vol 1 No 1 (2022): juni
Publisher : Politeknik Kesehatan Kartini Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36049/genitri.v1i1.54

Abstract

Penelitian eksperimen merupakan salah satu metode penelitian yang penting untuk di fahami oleh mahasiswa terutama mahasiswa tingkat akhir yang akan melaksanakan penelitian. Oleh karena itu, pada kegiatan pengabdian ini dilakukan pelatihan yang ditujukan untuk mahasiswa tingkat akhir yang akan melaksanakan penelitian sebagai proyek akhir perkuliahannya. Hal ini dilakukan sebab masih rendahnya pemahaman mahasiswa terkait metode penelitian eksperimen berdasarkan hasil assessment lapangan dan tinjauan skripsi. Pengabdian ini bertujuan untuk menambah pengetahuan mahasiswa terkait penelitian eksperimen sehingga kedepannya mahasiswa dapat menggunakan metode tersebut untuk penelitian mereka. Metode yang digunakan adalah persentasi informasi serta simulasi. Hasil dari pelatihan adalah meningkatnya pengetahuan mahasiswa terkait metode penelitian eksperimen. Mahasiswa mampu memahami konsep penelitian eksperimen dan dapat mempraktikannya pada tugas akhir mahasiswa.
Edukasi dan Pembagian VCO dan Biskuit Blondo untuk Meningkatkan Tinggi Badan dan Berat Badan Balita Ulfa Aulia; Herlina Jusuf; Sitti Radhia; Sarinah Basri K; Vidya Avianti Hadju; Lintje Boekoesoe; Ryman Napirah
Genitri: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Kesehatan Vol 1 No 2 (2022): Desember
Publisher : Politeknik Kesehatan Kartini Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36049/genitri.v1i2.68

Abstract

Masalah kekurangan gizi secara global sampai saat ini masih mendapatkan perhatian utama terutama di sebagian negara berkembang. Stunting dapat mempengaruhi dan menghambat proses tumbuh kembang anak. Masalah stunting di kabupaten parigi, tingginya angka stunting di kabupaten Parigi mendorong perlunya upaya-upaya penanggulangan sehingga menjadi latar belakang kami dalam melakukan kegiatan pembagian VCO dan biskuit blondo serta memberikan edukasi pada kelompok sasaran bahwa kelapa yang melimpah di sekitar mereka dapat dimanfaatkan untuk mengatasi masalah stunting. Kegiatan ini dilakukan dengan bekerjasama dengan beberapa pihak diantaranya Baznas, Bapelitbangda, dan instansi terkait. Kegiatan berlangsung selama satu hari yang dimulai dari koordinasi bersama pihak Bapelitbangda, baznas, dan puskesmas terkait masyarakat sasaran pemberian VCO dan biskuit blondo. Kemudian mempersiapkan alat dan bahan yang akan digunakan, mengukur tinggi badan dan berat badan balita, memberikan informasi tentang manfaat VCO dan biskuit blondo bagi tumbuh kembang balita dan memberikan VCO dan biskui blondo pada balita.
Edukasi Stunting, TBC, dan Jamban Sehat untuk Mewujudkan Keluarga Sehat di Desa Patoameme Nur Rasdianah; Ulfa Aulia; Fika Nuzul Ramadhani
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Maret 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i2.971

Abstract

Masalah kesehatan di desa Patoameme masih cukup banyak, berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan aparat desa dan masyarakat ditemukan terdapat 3 masalah yang menonjol adalah stunting, TBC, dan jamban sehat. Metode pengabdian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan melakukan wawancara pada aparat desan dan masyarakat, obserfasi, dan diskusi mendalam. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan pemberian edukasi, kegiatan tersebut dilakukan selama 1 bulan dimulai dari koordinasi hingga kegiatan edukasi yang dilaksanakan di kantor desa Patoameme. Materi yang diberikan berupa upaya pencegahan, dampak yang ditimbulkan serta efek yang ditimbulkan dimasa yang akan datang apabila masyarakat tidak melakukan upaya pencegahan sedini mungkin. Hasil dari kegiatan tersebut adalah masyarakat memahami materi yang diberikan dibuktikan dengan banyak masyarakat yang bertanya dan berdiskusi terkait materi yang diberikan. Melalui kegiatan ini diharapkan selain peningkatan pengetahun juga ada perubahan berilaku ke arah yang positif sehingga masalat stunting, TBC, dan jamban sehat bisa teratasi dan derajat kesehatan masyarakat di desa Patoameme bisa meningkat.
Total Carbohydrate Content Test of Banana Kepok (Musa Paradisiaca L.) On different steaming processes as an alternative energy source Sri Nurindah Bakari; Sunarto Kadir; Ulfa Aulia
International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) (Special Issue) - International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) April 202
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/ijhess.v8i2.11061

Abstract

Banana ( Musa paradisiaca L.) is one of the local foods that has a high carbohydrate content and has the potential to be developed as an alternative energy source. Carbohydrates act as the main source of energy for the body. However, processing processes such as steaming can affect the carbohydrate content due to changes in starch structure during gelatinization and reshaping starch structure. The formulation of the problem in this study includes what is the difference in carbohydrate content in 2 variations of steaming time, as well as the most optimal steaming time in maintaining carbohydrate content. This study aims to analyze the effect of steaming time on the total carbohydrate content of kepok bananas and assess its potential as an alternative energy source. This study also fills a research gap related to the effect of specific steaming duration on carbohydrate stability in local foods. The research uses a laboratory experiment design with a post-test only design. The sample was in the form of physiologically ripe kepok bananas steamed at a temperature of ±100°C with a time variation of 30 and 35 minutes. Carbohydrate content analysis was conducted using the Luff-Schoorl method (SNI 01-2891-1992) and tested with Mann-Whitney (?=0.05). The results showed average carbohydrate content of 36.66% (30 minutes) and 35.85% (35 minutes). The statistical test showed a value of p = 0.05 which was at the limit of significance, thus showing a tendency for difference but not statistically strong enough. It was concluded that 30-minute steaming tended to better maintain carbohydrate levels, although further research with larger samples is needed.
Analysis of the Influence of the Efficiency of the Implementation of the Queue System in Improving the Quality of Administrative Services At the Hulonthalangi Health Center Anak Agung Reduari; Herlina Jusuf; Ulfa Aulia; Sarinah Basri K; Tri Septian Maksum
International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) (Special Issue) - International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) April 202
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/ijhess.v8i2.11062

Abstract

The implementation of a good queue system can help manage the flow of services so that waiting time can be minimized and the service process becomes more orderly and efficient. This study aims to analyze the effect of the efficiency of the implementation of the queue system on the quality of administrative services at the Hulonthalangi Health Center. Type of quantitative research, analytical survey research method with cross sectional approach. The research population of all patients who performed administrative services at the Hulonthalangi Health Center in November was 867 patients. The number of samples using the Lemeshow formula was 236 respondents. The sampling technique in this study uses accidental sampling techniques. Data analysis was conducted using a Simple Linear Regression test. Based on the results of data analysis, a p-value = 0.000 (P<0.05) was obtained, so there was an influence between the implementation of the queue system and the quality of administrative services at the Hulonthalangi Health Center. The correlation coefficient value (R) of 0.897 shows a very strong influence, while the determination coefficient value (R²) of 0.805 shows that the implementation of the queue system contributes 80.5% to the quality of administrative services. In conclusion, the implementation of the queue system can have a positive effect on the quality of administrative services at the Hulonthalalangi Health Center. Suggestion to the Puskesmas to continue to improve the management of the queue system so that administrative services to patients become more efficient.